
-
-
-
-
-
Sesampainya di kamar Aska
Jendela Aska tidak ada apa apa hanya ada batang pohon
Vania tertawa
Aska lansung bingung
" Adek.. Adek, hahaha.. Lucu banget!.. Mending kamu tidur aja, udah malam nih " Vania mengelus rambut Aska
Aska lansung membereskan bukunya
Juga Vania membantu Aska
Lalu setelah memberes kan
Vania mengingat kan jika berdoa sebelum tidur
Aska menggangguk
Vania menutup pintu kamar Aska
Lalu ke kamar nya
Tiba tiba Aska Ada di depan rumah kakek itu
Aska lansung kaget ternyata rumah kakek itu di belakang kuburan
Aska menelan Liur nya
Aska mengetuk pintu rumah kakek itu
Tiba tiba pintu terbuka sendiri
Aska mengangkat kaki nya ke dalam rumah kakek itu
Tiba tiba kakek itu datang dari belakang Aska
Aska lansung melihat semua tubuh kakek itu dari atas sampai.... Kebawah
Ternyata.... Kakek itu... Gak ada kaki....
Aska lansung teriak
Aska terbangun dengan berkeringat
Vania yang sedang menyapu di kamar Vania terkejut
Vania ketawa
" dek, kamu pasti gak doa kan? Jadi mimpi horor " Vania ketawa
Aska mengusap kan keringat nya yang di muka nya
" aku udah doa kak " Aska kesal karena Vania tertawa
Vania lansung diam
" oh ya kak, tadi aku mimpi kalo rumah kakek itu di belakang kuburan dan... Ini yang seram kak.... Kakek itu... Tidak... Punya.. Ka... Ki.... K-kaki... "
Tiba tiba ayah datang
" Ayah, pergi dulu ya nak. Kalian jangan lupa makan sudah ayah siapkan " ayah merapikan dasi nya
" baik ayah "
Ayah pergi ke gedung kota lumayan jauh dari desa melati
" dek, mandi dulu gih. Bau liur mu! " Vania tertawa
Aska ngambek
Aska keluar dari kamar nya
3 hari kemudian
Ada yang aneh dengan warga
Di mulai dari orang yang namanya lia
Dia membuat kue yang membuat ibu meninggal
Kedua yang punya warung
Ia mengejar vania entah mengapa
Sekarang ada seorang anak yang ingin berkenalan dengan Aska
Tetapi ia beda dengan warga lain
Dia seperti orang biasa saja
" Seru ya film ini, walaupun horor "
Aska menutupi bantal di muka nya saat melihat film di tv
" ini udah jam 15 aku pamit ya "
Namanya adalah Ali
" oh oke. Nanti datang lagi? "
" ya jelas dong nanti aku datang lagi " Ali berdiri ke pintu
Lalu Ali pergi dari rumah Aska
Aska yang berkeringat saat nonton tv
Lansung mengambil air dan kipas kecil berwarna hijau
Gluk... Gluk.... Gluk...
__ADS_1
Vania datang dari dapur membawa buah buahhan
" kamu capek kan? Nih kakak kasih buah buat vitamin " Vania meletakkan buah nya
" ih kak, aku gak mau buah. Mau nya Sup ayam! "
Vania menggeleng kepala nya
Lalu Vania mengambil remot
Untuk menghidupkan tv dan mengambil bantal
" Aaaaa kak aku takuut "
Vania tertawa
lalu Vania mematikan televisi
Lalu ada yang telpon
Ternyata itu adalah ayah
Vania segera mengangkatnya
" nak, ayah akan pulang kemaleman. Jaga Aska yaa, jangan lupa makan " Ayah mengingatkan
" iya ayah "
Telpon di matikan
3 jam kemudian
Seperti biasa Aska membaca komik dan novel
Sedang kan Vania sedang mencuci piring di dapur
Hujan sangat deras
Tiba tiba ada sebuah petir muncul di jendela dapur
Suaranya begitu keras
Vania lansung kaget setelah melihat petir itu
Petir itu tak henti henti menghilang
Suara makin keras
Tiba tiba ada suara air di ruang tamu
Vania lansung cek ke arah ruang tamu
Dengan menutupi telinga nya
Ternyata atap bocor jadi nya air hujan masuk dalam lubang atap
Vania segera mengambil ember
Dan menaruh nya di arah lubang atap
Lalu Aska keluar dari kamar nya
" bocor kak? "
Tiba tiba...
Blerr!!
Suara petir sangat keras sampai mati listrik
Aska lansung memeluk Vania karena ketakutan
Vania mencari lilin dalam gelap
Sedang kan Aska mengikuti arah Vania sambil memegang tangan Vania
Akhirnya lilin udah ketemu
Ternyata ada di kamar ayah
Tetapi korek api belum di temukan
Vania mencari korek api di dalam kamar ayah
Lalu Vania mencari di ruang tamu
Semua tidak ada
Tiba tiba ada yang membuka pintu ruang tamu
Ternyata itu Ali
Ia kesepian orang tua nya telah meninggal 2 tahun lalu
Mereka berdua tentu saja kaget
Lalu mereka menghembuskan nafas nya
" maaf aku gak ngetuk pintu, boleh gak aku nginap disini? "
" boleh kok "
Lalu Ali tersenyum
" ngomong ngomong aku bawa korek api dan lilin nih "
Lalu Vania segera menyalakan lilin tersebut
Lalu Ali bilang
Saat di perjalanan ia melihat sosok wanita hitam yang tidak terlihat mukanya
Yang duduk di dekat pos ronda
" Aku juga lihat! "
Lalu Aska menceritakan saat ia juga melihat sosok wanita hitam tersebut.
Suasana jadi sunyi hujan mulai berhenti
Tetapi listrik belum hidup
__ADS_1
Vania mengajak Aska dan Ali untuk tidur
Ali tidur dengan Aska
Jam 00.00
Aska terbangun
Aska haus ia pergi ke dapur
Di dapur ada sosok wanita hitam yang sedang melihat jendela
Aska terkaget ia mencubit pipi nya
Tetapi itu sakit
Ternyata itu tidak mimpi
Ia malah teriak
Jadi nya sosok wanita hitam itu menoleh ke arah nya
Memang benar ia....
Tidak punya muka....
Aska lansung kaget
Dia pingsan
Jam 03.30
Vania terbangun
Ia keluar dari kamar nya
Ia melihat Aska tergeletak di lantai dekat pintu dapur
Vania lansung membangunkan Aska
Tetapi tidak bangun
Vania mengendong Aska ke kursi ruang tamu
Lalu Vania ke kamar ayah
Tetapi ayah tidak ada
Vania segera menelpon Ayah
Ternyata Ayah terjebak banjir di kota jadi ia harus di kota terlebih dahulu
Untung saja banjir nya hanya meliputi kaki ayah
Tetapi kendaraan tidak bisa digunakan
Vania lansung mematikan telepon
Lalu ia menggendong Aska ke kamar Aska
Vania melihat jika ada aura hitam yang ada di tubuh Ali
Vania curiga dengan Ali
Vania tidak jadi meletakkan Aska ke kasur Aska
Ia kembali menggendong Aska ke kamar Vania
Jam 06.00
Ali pamit tetapi Aska belum bangun dari pingsan nya
10 menit kemudian
Akhirnya Ayah pulang tetapi dengan baju basah
Vania segera mencopot baju ayah nya
Dan menaruh nya di mesin cuci
Ayah lansung memakai baju kaos warna putih dan celana panjang warna hitam
Dan memakai jaket buatan ibu
Vania membuat kan teh hangat
Lalu ayah meminumnya
Ayah tanya kepada Vania
" adek mu mana? "
" Adek masih tidur "
Lalu Vania menceritakan hal yang tadi
" mungkin adek mu ngingau "
Di kamar Vania
Aska membuka matanya perlahan lahan
Lalu Aska melihat ke sekitar
Aska tau jika ini ada di kamar kakak nya
-
-
-
-
-
-
-
-
__ADS_1
-
-