DEVIL BOYZ 3 : NEXT BATTLE

DEVIL BOYZ 3 : NEXT BATTLE
Episode 7 : Moonie Witchie


__ADS_3

Joe mendadak muncul di pintu gerbang dengan tubuh terluka dan penuh sampah.


"Joe, loe kenapa?!"


Joe ambruk di depan mereka...


"Joe! Loe kenapa?"


"Kakak!!"


Mereka membawa Joe ke kamarnya. Trison Puma mengobati pemuda itu dengan Chi nya.


Dan luka-luka Joe pun segera sembuh.


"Dia perlu istirahat satu hari, baru kubawa kalian ke mbah Tejo, okay?" ucap Trison yang sibuk mengoles tubuh Joe dengan ramuan obat.


"Baik Ayah, lusa kita bisa berlatih!"


Trison berdecak, "Joe berurusan dengan mafia Omega yang menguasai ilmu cakar tulang putih."


"Itu kan ilmu sesat yang hampir punah?" sahut Jacky.


"Ya itu sebabnya, mbah Tejo harus mengajari kalian berlima, ilmu kebenaran untuk kaum manutra. Demi keadilan dan kehormatan keluarga."


Jacky mengangguk dan memandang Joe dengan serius, "Joe, istirahatlah. Geng Devil Boyz Neo harus segera beraksi!"


Di luar kamar, Mary dan beberapa murid perguruan menunggu dengan cemas.


"Bagaimana keadaan kak Joe?"


"Tenang Mary, dia sudah sembuh hanya perlu satu hari untuk pemulihan."


"Syukurlah kalo begitu."


Andrew tampak emosi,"Setan alas, beraninya keroyokan! Bang Jacky, gua dan Bono akan hitung-hitungan ma mereka!"


"Sudahlah, Drew. Mereka mafia kelas kakap. Ilmu mereka jauh diatas kita!"


"Lalu kapan bang Jacky akan berlatih dengan Devil Boyz? "tanya Mary.


"Lusa. Saat itu adalah awal dari Devil Boyz Neo. Kami akan menggetarkan dunia!"


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


(APARTEMEN DARKSIDE)


Apartemen ini dihuni para penyihir dan manutra hybrid penyihir. Mereka memilih tempat yang jauh dari keramaian.


Moonie yang Ayahnya adalah Polisi dan Ibunya penyihir juga tak terkecuali.


Setiap bulan purnama, mereka mengadakan ritual bulan merah. Dimana mengorbankan ayam jantan dan darah domba untuk memperdalam ilmu kebatinan mereka.


Malam itu, Moonie dan Gengnya yang berjumlah 5 orang sedang berada di atap apartemen itu untuk memulai ritual.


"Moonie, semua alat ritual dan sesajen sudah siap!" seru Dinda salah satu anggotanya.


"Bagus, beri waktu 5 menit. Gua mau melihat bola kristal dulu."


Moonie menggosok bola kristal yang warnanya berubah-rubah itu.


"Balsama....idikara...satuna!"


Saat dia membaca mantera, bola itu bercahaya dan berubah warna jadi biru, muncul gambar di dalamnya seperti layar bioskop...


Terlihat dirinya sedang berada di rerumputan yang hijau dan seorang pemuda yang memakai jubah putih dengan muka samar samar sedang mengeluarkan tombak yang kemudian diberikan kepadanya.


"Siapa Ksatria suci itu?" batinnya.


Moonie menaruh kristalnya dan melangkah ke tengah tengah atap. Dimana sebuah lingkaran besar yang terbuat dari tulang belulang mengelilinginya.


5 anak buah moonie menaruh sesajen di sebuah tungku besar.

__ADS_1


"Silahkan Moonie, nyalakan apinya," seru Dinda.


Moonie melotot, lalu bola matanya memerah, dan dia berteriak dengan kencang.


"Genaaavaazima!!! "


Dari mulutnya keluar api yang langsung membakar sesajen itu...


Para anggota geng berlutut dan menyilangkan tangan sambil baca mantra.


5 menit kemudian...


Dari tungku keluar sebersik cahaya merah yang berubah jadi sesosok tubuh.


Seorang wanita cantik dengan jubah abu abu melayang keluar dari tungku.


"Salam Bunda Witchie."


Dia adalah Witchie Cloudy, pemimpin sekte Penyihir kota Bavel, sekaligus Ibu Moonie.


"Salam semuanya. Moonie kau sudah lihat bola kristalmu akhir akhir ini?"


"Sudah Ibu, semuanya sama. Ksatria itu tidak terlihat wajahnya."


Witchie Cloudy mengangguk, "Ya, tapi asal kau tahu saja. Ksatria itu akan membantumu mengalahkan orang yang mengguna-gunai ayahmu."


"Benarkah? Dimana aku bisa menemuinya, ibunda?"


"Aku tidak tahu, yang pasti dia akan mengalahkanmu dalam suatu pertandingan," ujar Witchie sambil membelai rambut putrinya.


"Nenek Kilat adalah orang yang membuat ayahmu lumpuh. Berhati-hatilah dengannya. Sebab dia sudah bergabung dengan geng Omega."


Moonie merenungkan kata kata ibunya.


▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎▪︎


(SMU TORNADO)


Lamunannya buyar saat seorang cewek blonde dengan tato tengkorak di bawah matanya menyentuh pundaknya.


"Moonie, ngelamun aja. Pinjam tongkat sihir dong!"


"Elo Sally, gua pikir siapa."


Sally tersenyum genit, "Pinjem dong."


"Dengar ya Sally, gua gak bisa terus-terusan berbohong ma gaston. Loe tidur ma bule dari aussie itu lagi kan?"


"Ember, lagian gua mau pinjem tongkat itu buat ngilangin bukti. Yaitu biar bule itu amnesia," sahut Sally.


"Ini uda keberapa kali? 4 kali! Tongkat itu cuma bisa dipakai buat kejahatan maksimal 4 kali!"


Sally mulai emosi, "Kasih pinjem gak?"


" Nggak! "


Plakkkkkk


Sally menampar Moonie.


"Anj##! Cari ribut loe!"


Moonie menyerang Sally dengan tamparan bolak balik di muka.


Sally menggeram lalu menggerakkan tangan seolah menyapu angin...


Tercipta gelombang angin ribut, dan disaat bersamaan dia mengarahkan kedua jarinya ke mata Moonie.


"JURUS JARI KUYANG"


Moonie merunduk dan menendang perut lawannya...

__ADS_1


Dia juga mengeluarkan ilmu sihirnya.


Yaitu tangannya berubah jadi sepuluh dan memukuli muka dan tubuh Sally.


"ILMU TANGAN SERIBU"


Sally mengaduh lalu merafal ilmu sakti andalan Sekte Kuyang.


"GIGITAN KEPALA KUYANG"


Kepala sally berputar 360 derajat, lalu copot dan siap menggigit Moonie.


Moonie melesat keatas dan menendang kepala itu dengan Tendangannya.


"TENDANGAN PERI BIRU"


BAGGGGGG


Kepala Sally menyatu lagi dengan tubuhnya.


Anak buah Moonie dan Sally berkumpul dan melihat bos mereka bertarung, mereka ikutan bertarung.


CUKUP!!!!!!


Sebuah bentakan keras menghentikan mereka.


Seorang cowok berambut spike dan dicat ungu dan merah dengan tubuh kurus memisahkan mereka.


"Sally! Moonie!! Apa apaan ini? Kalo gaston tahu, kalian bisa dihukum! Sesama geng saling berantem!"


Kedua gadis itu menunduk...


Mereka takut dengan cowok yang bernama Kemal Croc itu. Dia adalah adik tiri Gaston dan Ricky Kim.


Ilmunya jauh diatas mereka.


"Ayo cepat berdamai!" perintah Kemal.


Mereka terpaksa berjabat tangan.


"Awas loe Witch!" kata Sally pelan.


☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆☆


(GANG KARTOLO)


Sore itu, seorang gadis sedang menangisi ibunya yang digigit makhluk setengah Vampir.


Tiba tiba makhluk itu hendak memangsanya...


Dia berteriak, " Tolong!!!! "


Moonie yang sedang lewat segera melesat, untuk mencegah Makhluk itu menggigit gadis malang itu.


"Hentikan! Makhluk jelek ! "


Makhluk itu berambut panjang dan mukanya seperti rubah...


Moonie menyuruh gadis itu kabur. Dan dia sendiri menghadapi makhluk itu.


"Makhluk darimana loe hah?? "


Makhluk itu memiringkan kepalanya dan tubuhnya berputar seperti baling-baling.


" Wow, What the hell... "


Sapuan angin itu menerbangkan moonie.


Sebuah tendangan di mukanya, membuat dia terjatuh di tanah beraspal.


BUGGGGGGGG

__ADS_1


"Heh heh heh, kubunuh kau gadis imut!"


__ADS_2