
Di sebuah restoran mewah di kawansan kota A terlihat seorang pria dengan pakaian rusuk mencuba masuk ke dalam restoran tersebut malah dihalang oleh pelayan wanita direstoran tersebut kerana pakaiannys yang lusuh
"ehh.. Kamu lihat enggak ini tempat apa ini bukan tempat untuk orang miskin kayak kamu seperti seorang pengemis lagi"ucap pelayan itu menyindir dirinya
"aku ingin makan jadi apakah kamu akan tetap menghalangiku kerana pakaianku yang lusuh ini ucap Wei chuan mengabaikan sindiran yang dilontarkan pelayan tersebut
"heii.. Kamu orang miskin ini bukan tempat kamu sebaiknya kamu pergi sebelum dipermaluksn lebih teruk "ucap pelayan itu lagi
"ehh..macam mana bisa ada pria miskin di sini kawasan restoran ini bisa tercemar kernanya"ucsp seorang wanita yang berjalan masuk ke dalam restoran
"ia betul enggak punys uang kamu bisa pergi dasar pria miskin"ucap lelaki disebelah wanita tersebut memandang Wei chuan dengsn pandangan merendahkah
Melihat sekeliling ramai yang tidak menyukai kehadirannya disitu ia pun pargi tanpa melihat kearah mereka walau ramai yang menghinanya terlihat sebuah warung kecil yang membuat ia tertarik sehingga ia masuk terlihat seorang pelayan lelaki menyapanya dengan ramah
"enmm.. Encik ingin memesan apa ya"ucap pelayan itu tersenyum ramah dari pelayan yang berada di restoran yang ia lalui tadi
__ADS_1
"Enmm.. Beri makanan yang psling enak disini dan bungkuskan untuk dibawa pulang nanti"ucap Wei chuan pada pelayan itu ia mengangguk dan memberi senyuman pada Wei chuan
Walaupun ramai orang yang merendahkan dan menghinanys dia tetap akan bersikap biasa dan tenang tetapi jika ada yang berani menyinggungnya bersiaplah untuk menerima padahnya dia seorang yang bersikat tenang dan tidak mudah terganggu dan sangat menakutkan ketika merasa dirinya tersinggung dan akan memberikan tatapan dingin pada orang yang tidak sukai dan akan tersenyum lembut pada sesuatu yang ia sukai
Selepas mengambil makanan ia menyerah kan dua koin tembaga dan emas kepada pelayan tersebut membuat pelayan itu menatap heran dan terkejut padanya
'kenapa riasinya begitu besar apa koin ini tak berguna uang lebih mahal dari koin ini atau kenapa'batin wei chuan menaik alisnya heran melihat tingkah pelayan tersebut
Klip dialong bertemu leliharaan.. Binatang spiritual
"iya betul tuu.. Cepat menjauh"ucap seekor helang jantan
"kalian lihat master dah pergi kenapa dirinya pergi begitu pasti tak ingin mendengar perdebatan kalian ishh"ucap seekor kelinci bulan yang bernama wan er
"enmm.. Tak payah berdebat master berpesan untuk menunggu kedatangan nya nanti selepas ia menyelesaikan tugas"ucap seekor naga hitam bernama shen long
__ADS_1
"enmm.. Kerana kalian terlalu berisik sebab itu master pergi tanpa pamit dengan kalian hahaha"ucap seekor kera berbulu kuning pada binatang spiritual lain
"arhh dasar kera busuk bikin orang panas aja"ucap miao er pada kera itu dengan nada menyindir
"apa yang kamu bilang mau di pukul hahh"ucap si kera bernama wu sun
"kalian lebih baik berhenti berdebat jika tidak master tidak akan pernah datang jumpa kalian lagi dan tidak akan disayangi lagi"ucap yan long si naga merah kesayangan dewa imortal
"huft mentang-mentang selalu di panggil ingat dirinya yang paling disayangi"gumam mereka pelan
"hahh.. Ye baiklah"ucap mereka berdamai
Tunggu bab selanjutnya okay Shu@08
Klip dialog ini cuma tambahan alur ceritanya harap kalian suka
__ADS_1