Dewa Imortal Menjadi Seorang Ayah

Dewa Imortal Menjadi Seorang Ayah
Bab 6 wei chuan dan koin kuno


__ADS_3

Terlihat Wei chuan menyerahksn 3 koin emas pada pelayan tersebut sehingga ia gagap untuk bicara Wei chuan lebih banyak bicara dari dirinya yang biasa tspi sekarang dia harus membiasakan dirinya untuk bicara supaya ia dapat berinteraksi dengan orang lain lebih mudah berbicara dengan orang jika ia rasa perlu berbicara dan kerana sebab lain juga untuk memudahkan dia untuk bergaul dengan tempat ini walaupun begitu dirinya tetap pencinta ketenangan


"an..anda betul2 ingin membeli tempat ini kerana ini hanya warung me biasa enggak ada yang istimewa dari ini apa yang membuat anda tertarik"ucap pelayan itu dengan nada yang sikit tidak percaya dengan apa yang dirinya dengar


"ya..dan saya ingin bertanya tentang uang selebihnya itu saya akan memberikannya selepas saya menukarkan koin ini menjadi uang nanti dan jangan risau saya tidak akan mengingkar kesepakatan antara kita"ucap Wei chuan pangjang lebar


"ahh.. Baguslah jika begitu tuan bisa bicara kan ini dengan ibu saya kerana ini adalah warung jadi saya tak punya hak kerana saya hanya membantu dengan bekerja disini"ucap pelayan itu tersenyum bahagia


"anu..saya permisi untuk memanggil ibu saya untuk ke sini ya tuan"ucap pelayan yang dibalas anggukan Wei chuan


"ahh.. Maaf tuan anak saya bilang anda ingin membeli warung kami dan anak saya udah jelasin semuanya jadi saya akan menjualkan warung ini kepada anda"ucap ibu pemilik warung kepada Wei chuan dengan tersenyum ramah


"baiklah.. Tetapi kalian yang harus mengurus warung aku hanya membelinya dan kalian yang mengurusnya"ucap Wei chuan membuat mereka berdua tersenyum bahagia

__ADS_1


"terima kasih tuan kami akan laksanakannya dengan baik anda jangan risau"ucap mereka berdua serentak pada Wei chuan sehingga di dengari oleh pelanggan lain


"pelankan suara kalian..dan aku pergi dulu dan besok aku akan datang lagi seperti yang aku bilang sebelumnya"ucap Wei chuan beranjak pergi


"maaf..tuan b..baik tuan dan sampai besok.. "ucap mereka berdua


"ehh..apa nama tuan tadi lupa msu nanyain namanya kerna asyi membahas tadi"ucap lelaki itu yang didengar oleh sang ibu


"Tuk.. Sakit ibu"ucapnya pada sang ibu


"Baik ibu"gumamnya lemah


Klip dialog membeli warung ibu

__ADS_1


"I..bu!!"ucap pelayan lelaki itu yang bernama hao du pada ibunya


"hahh.. Ishh ada apa tk perlulah menjerit begitu ibumu masih belu pekak lagi"ucap sang ibu pada sang anak


"iya maaf ibu tapi hao du ada kabar untuk ibu yang ada orang yang ingin membeli warung kita dia ada di luar sekarang macam mna ibu mau jual atau tidak sepertinya tuan yang ingin membeli warung kita bukan orang biasa walau dia berpakain sedikit lusuh"ucap hao du pada sabg ibu


"enmm..berapa yang ia janjikan hao du kamu tahukan walau kita sedang memerlukan uang sekarang ibu masih menyangi warung ini kerana ini adalah hasil titik peluh mendiang ayah kamu dan ibu jadi ibu sedikit berat hati untuk menyerahkan nya pada orang lain apalagi orang yang kita tidak kenal"ucap sang ibu pada sang anak


"kalau begitu apa kata ibu pergi jumpa dengan tuan yang ingin membeli warung kita mungkin ibu akan berubah fikiran jika melihat dan mendengar nya sendiri kerana ini warung ibu hao du tak ada hak atas kedai ini kerana ia milik ibu"ucap hao du pada ibunya dengan perhatian


"iya kamu anak yang baik.. Baiklah ibu dengarkan kamu okay mana bawa ibu padanya ibu ingin melihat dan mendengarnya sendiri baiklah ibu"ucap sang ibu pada sang anak


Tunggu bab selanjutnya okay Shu@08

__ADS_1


Klip dialog ini tambahan dari alur ceritanya harap kalian suka


__ADS_2