Di Jodohkan "Dengan" Ceo Kejam

Di Jodohkan "Dengan" Ceo Kejam
Menginap di mension


__ADS_3

kalian sudah mau pergi ? tanya nyonya besar kepada sehlina tiara dan mbo ita


"iya bu ini kami sudah selesai jadi akan langsung balik saja"


dan ibu sinta apakah masih ingin ada yang di belanjakan ? Sehlina pun menjawab dan bertanya balik pada nyonya besar


sudah tidak ada saya juga sudah selsai


belanja nya


Sehlina pun melirik mengamati nyonya besar bukan maksud apa tapi Sehlina berpikir jika selesai berbenja di pasar pasti ada barang yang sedang di tenteng sang nyonya


"kamu kenapa Sehlina tanya tnya sang nyonya "


Owh tida apa bu


belanjaan saya sudah ada di baca di mobil supir ibu sudah memasukan di dalamnya seprti nyonya tau apa yang ada di pikirkan Sehlina


Owh iya bu manggut manggut tanda mengerti


Sehlina maksud ibu menemui kamu dan Tiara juga sebenarnya saya juga ingin mengajak kamu dan Tiara untuk ke rumah menemani ibu


sambil menatap lekat sehlina ibu kesepian di rumah ibu juga merindukan kamu dan Tiara


Sehlina binggung menjawab apa karena dia hanya di tugas ke pasar bersama mbo ita oleh mama rania takut jika menyetujui permintaan nyonya besar pastilah dia akan di hukum saat pulang nanti


Tapi bu saya harus pulang dulu meminta izin memberi tahu mama ucap Sehlina berbicara pelan


begini saja nak ibu akan ke rumah kamu juga untuk meminta ijin sama mama kamu


wah shel mau aja aku yakin mama kamu ngga akan bisa nolak jika nyonya sinta yang menghadap langsung dan minta ijin sama mama kamu shel kata Tiara berbisik di kuping Sehlina


apakah ibu tidak keberatan


tidak, saya sama skli tidak keberatan nak justru karana ibu yang ingin kamu dan Tiara menemani ibu jadi ingin meminta ijin pada mama kamu


Sehlina pun menatap mbo ita, mbo ita pun mengerti akan tatapan Sehlina


dan menganggukan kepala nya sambil tersenyum


baiklah bu gadis itu menganggukan kepala tanda menyetujui permintaan nyonya besar


asik akhirnya kita bisa pergi ke rumah nyonya sinta lagi aku juga bosan di rumah papa di kantor mama juga lagi ke luar negri jadi lebih baik ke rumah nyonya sinta saja ucap Tiara cengesaan


Sehlina mbo ita dan nyonya besar hanya tersenyum melihat tingkah Tiara yang masih ke kanan kanakan


ke empat wanita berbeda generasi itu pun


masuk ke mobil dengan persis seperti semula hanya nyonya besar yang menaiki mobil nya sendri dengan seorang supir yang mengendarai mobil sang nyonya

__ADS_1


saat sudah sampai di kediaman sehlina


Sehlina pun masuk ke dalam Rumah di ikuti mbo ita Tiara dan nonya besar


nyonya besar pun melihat lihat seisi ruangan rumah Shelina yang cukup besar dan tertera pajangan pajangan foto pernikahan sang mama rania dan papa Sehlina


silahkan duduk bu ,Tiara ,mama mungkin ada di kamar ucap Sehlina shelina akan panggilan mama dulu


di sambut anggukan oleh nyonya besar


tok tok


Sehlina yang sedang berdiri di depan pintu kamar nyonya besar pun mengutuk pintu


pintu pun terbuka dan keluarlah mama rania dari dalam kamar


sudah pulang ada apa kemari tanya mama rania sambil menaruh tantang nya yang di lipat ke dada


di ruang tamu ada ibu sinta ma dia ingin bertemu dengan mama kata Sehlina sambil tidak berani menatap wajah mama rania


apa nyonya sinta mama rania kaget dan tidak percaya seorang nyonya sinta bisa ada di rumah nya sekarang


kamu jangan bercanda Sehlina mana mungkin


nyonya sinta datang kemari


tidak ma Sehlina tidak bercanda nyonya sinta memang ada di sini sekarang sedang berada di ruang tamu bersama Tiara teman aku


Ya Tuhan sebuah kehormatan bagi keluarga kami karana nyonya sinta yang Terhormat mau datang berkunjung kemari ucap mama rania yang baru sampai


di ruang Tamu mama rania begitu tidak percaya dengan ap ap yang di lihat di depan matanya


nyonya besar pun langsung menoleh dan berdiri di tempat duduk nya dan bersalaman dengan mama rania


Tiara yang sedang duduk pun hanya dia saja enggan menyalami tangan wanita jahat yang ada di depannya ini


silahkan duduk nyonya sinta mempersilahkan nyonya sinta untuk duduk kembali ke tempat semula


trimahkasih ucap nyonya besar dan sambil tersenyum


mama rania pun duduk di sofa berhadapan dengan nyonya sinta


Sehlina sayang mama rania memanggil Sehlina yang baru muncul di ruang Tamu


Sehlina tolong buatkan teh dan cemilan untuk nyonya sinta dan teman mu


berbicara lembut seprti layaknya seorang ibu yang sangat menyayangi anak nya


tidak usah repot repot maksud kedatangan saya kemari hanya sekedar meminta ijin untuk Sehlina karena saya ingin Sehlina ikut pergi ke rumah saya

__ADS_1


hanya sekedar untuk menemani saya di sana


karana sejujurnya saya sedang butuh teman untuk mengobrol di rumah apakah anda mengijinkannya? ucap nyonya besar seraya bertanya pada mama rania


tentu saja tidak masalah silahakan nyonya sinta Sehlina pun bisa menginap semalaman di sana jika itu perlu sungguh saking mama rania menghormati wanita di di depanya ini dia pun tanpa pikir panjang memberikan ijin sampai memberitahu juga bahwa sehlina bisa menginap di mension sang nyonya besar


wah anda serius Sehlina bisa menginap di rumah saya seperti mendapat angin seger sang nyonya besar pun bertanya kembali


iya nyonya sinta saya sangat serius ucap mama rania sambil tersenyum


sangt tulus pada nyonya sinta


Sehlina yang mendengar apa yang di katakan mama nya merasa tidak percaya tetapi juga dalam hati sehlina merasa senang karana mendapat ijin lagi pula selama ini saat bersama nyonya sinta Sehlina bisa merasakan sebuah kasih sayang seorang ibu yang selama ini dia sudah tidak dapatkan lagi saat papa nya menihkah lagi dengan mama rania


baiklah jika bgitu sehlina akan menginap semalaman di rumah saya nyonya besar pun melihat shelina sambil tersenyumke arahnya


trimahkasih ma Sehlina janji besok tidak akan pulang telat kemari janji Sehlina pada mama rania


tidak masalah sayang lagian kamu pergi bersama nyonya sinta dan mama tidak akan merasa kuathir tentang itu


saat selesai berbincang bincang dan berpamitan pada mama rania


Tiara Sehlina dan nyonya besar pun meniggalkan rumah Sehlina dan masuk ke dalam mobil Tiara


pak "mobil nya bawah saja kembali ke mension kerana saya naik bareng tiara dan shelina dan kami akan ke restoran dulu ucap sang nyonya kepada sang supir


baik nyonya kata sang supir sambil membungkukan badan nya tanda mematuhi perkataan majikanya


nyonya besar memanglah lebih suka jika berada satu mobil dengan ke dua gadis yang sudah di anggap seprti anaknya ini


apakah kamu juga mau menginap Tiara saat mobil berjalan, di tengah perjalanan nyonya besar pun bertanya pada Tiara yang sedang mengemudi


iya nyonya ehh bu kalau Sehlina menginap aku juga akan menginap donk katanya Tiara semangat 45


tapi sudah di beri ijin belum atau ibu yang datang ke rumah kamu untuk meminta kan ijin pada orang Tua kamu tanya nyonya besar menawarkan


"Hhh tawa Tiara tidak usah bu ayah sudah pasti akan mngijinkan Tiara


benarkah mana buktinya kalau kamu akan di ijinkan tanpa ketemu ayah kamu dulu ("canda nyonya bersa")


ibu seprti tidak percaya pada ku saja Tiara pun mengeluarkan handphonenyadan mengirim pesan pada sang ayah bahwa dia akan menginap di rumah nyonya besar


dan ayah Tiara pun dengan senang hati mengijinkan nya


ayah dan ibu Tiara sudah mengetahui jika


anakanya dan shelina sedang dekat dengan nyonya sinta karana Tiara sudah memberitahu ke dua orang Tuanya awalnya orang Tuanya pun tidak percaya dan Tidak menyangka akan hal itu bawah anaknya bisa dekat


dengan seorang nyonya sinta yang terkenal itu tapi setelah ayah Tiara selidiki ternyata putrinya itu memang Tidak berbohong.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2