
kalian sudah mau pergi ? tanya nyonya besar kepada sehlina tiara dan mbo ita
"iya bu ini kami sudah selesai jadi akan langsung balik saja"
dan ibu sinta apakah masih ingin ada yang di belanjakan ? Sehlina pun menjawab dan bertanya balik pada nyonya besar
sudah tidak ada saya juga sudah selsai
belanja nya
Sehlina pun melirik mengamati nyonya besar bukan maksud apa tapi Sehlina berpikir jika selesai berbenja di pasar pasti ada barang yang sedang di tenteng sang nyonya
"kamu kenapa Sehlina tanya tnya sang nyonya "
Owh tida apa bu
belanjaan saya sudah ada di baca di mobil supir ibu sudah memasukan di dalamnya seprti nyonya tau apa yang ada di pikirkan Sehlina
Owh iya bu manggut manggut tanda mengerti
Sehlina maksud ibu menemui kamu dan Tiara juga sebenarnya saya juga ingin mengajak kamu dan Tiara untuk ke rumah menemani ibu
sambil menatap lekat sehlina ibu kesepian di rumah ibu juga merindukan kamu dan Tiara
Sehlina binggung menjawab apa karena dia hanya di tugas ke pasar bersama mbo ita oleh mama rania takut jika menyetujui permintaan nyonya besar pastilah dia akan di hukum saat pulang nanti
Tapi bu saya harus pulang dulu meminta izin memberi tahu mama ucap Sehlina berbicara pelan
begini saja nak ibu akan ke rumah kamu juga untuk meminta ijin sama mama kamu
wah shel mau aja aku yakin mama kamu ngga akan bisa nolak jika nyonya sinta yang menghadap langsung dan minta ijin sama mama kamu shel kata Tiara berbisik di kuping Sehlina
apakah ibu tidak keberatan
tidak, saya sama skli tidak keberatan nak justru karana ibu yang ingin kamu dan Tiara menemani ibu jadi ingin meminta ijin pada mama kamu
Sehlina pun menatap mbo ita, mbo ita pun mengerti akan tatapan Sehlina
dan menganggukan kepala nya sambil tersenyum
baiklah bu gadis itu menganggukan kepala tanda menyetujui permintaan nyonya besar
asik akhirnya kita bisa pergi ke rumah nyonya sinta lagi aku juga bosan di rumah papa di kantor mama juga lagi ke luar negri jadi lebih baik ke rumah nyonya sinta saja ucap Tiara cengesaan
Sehlina mbo ita dan nyonya besar hanya tersenyum melihat tingkah Tiara yang masih ke kanan kanakan
ke empat wanita berbeda generasi itu pun
masuk ke mobil dengan persis seperti semula hanya nyonya besar yang menaiki mobil nya sendri dengan seorang supir yang mengendarai mobil sang nyonya
__ADS_1
saat sudah sampai di kediaman sehlina
Sehlina pun masuk ke dalam Rumah di ikuti mbo ita Tiara dan nonya besar
nyonya besar pun melihat lihat seisi ruangan rumah Shelina yang cukup besar dan tertera pajangan pajangan foto pernikahan sang mama rania dan papa Sehlina
silahkan duduk bu ,Tiara ,mama mungkin ada di kamar ucap Sehlina shelina akan panggilan mama dulu
di sambut anggukan oleh nyonya besar
tok tok
Sehlina yang sedang berdiri di depan pintu kamar nyonya besar pun mengutuk pintu
pintu pun terbuka dan keluarlah mama rania dari dalam kamar
sudah pulang ada apa kemari tanya mama rania sambil menaruh tantang nya yang di lipat ke dada
di ruang tamu ada ibu sinta ma dia ingin bertemu dengan mama kata Sehlina sambil tidak berani menatap wajah mama rania
apa nyonya sinta mama rania kaget dan tidak percaya seorang nyonya sinta bisa ada di rumah nya sekarang
kamu jangan bercanda Sehlina mana mungkin
nyonya sinta datang kemari
tidak ma Sehlina tidak bercanda nyonya sinta memang ada di sini sekarang sedang berada di ruang tamu bersama Tiara teman aku
Ya Tuhan sebuah kehormatan bagi keluarga kami karana nyonya sinta yang Terhormat mau datang berkunjung kemari ucap mama rania yang baru sampai
di ruang Tamu mama rania begitu tidak percaya dengan ap ap yang di lihat di depan matanya
nyonya besar pun langsung menoleh dan berdiri di tempat duduk nya dan bersalaman dengan mama rania
Tiara yang sedang duduk pun hanya dia saja enggan menyalami tangan wanita jahat yang ada di depannya ini
silahkan duduk nyonya sinta mempersilahkan nyonya sinta untuk duduk kembali ke tempat semula
trimahkasih ucap nyonya besar dan sambil tersenyum
mama rania pun duduk di sofa berhadapan dengan nyonya sinta
Sehlina sayang mama rania memanggil Sehlina yang baru muncul di ruang Tamu
Sehlina tolong buatkan teh dan cemilan untuk nyonya sinta dan teman mu
berbicara lembut seprti layaknya seorang ibu yang sangat menyayangi anak nya
tidak usah repot repot maksud kedatangan saya kemari hanya sekedar meminta ijin untuk Sehlina karena saya ingin Sehlina ikut pergi ke rumah saya
__ADS_1
hanya sekedar untuk menemani saya di sana
karana sejujurnya saya sedang butuh teman untuk mengobrol di rumah apakah anda mengijinkannya? ucap nyonya besar seraya bertanya pada mama rania
tentu saja tidak masalah silahakan nyonya sinta Sehlina pun bisa menginap semalaman di sana jika itu perlu sungguh saking mama rania menghormati wanita di di depanya ini dia pun tanpa pikir panjang memberikan ijin sampai memberitahu juga bahwa sehlina bisa menginap di mension sang nyonya besar
wah anda serius Sehlina bisa menginap di rumah saya seperti mendapat angin seger sang nyonya besar pun bertanya kembali
iya nyonya sinta saya sangat serius ucap mama rania sambil tersenyum
sangt tulus pada nyonya sinta
Sehlina yang mendengar apa yang di katakan mama nya merasa tidak percaya tetapi juga dalam hati sehlina merasa senang karana mendapat ijin lagi pula selama ini saat bersama nyonya sinta Sehlina bisa merasakan sebuah kasih sayang seorang ibu yang selama ini dia sudah tidak dapatkan lagi saat papa nya menihkah lagi dengan mama rania
baiklah jika bgitu sehlina akan menginap semalaman di rumah saya nyonya besar pun melihat shelina sambil tersenyumke arahnya
trimahkasih ma Sehlina janji besok tidak akan pulang telat kemari janji Sehlina pada mama rania
tidak masalah sayang lagian kamu pergi bersama nyonya sinta dan mama tidak akan merasa kuathir tentang itu
saat selesai berbincang bincang dan berpamitan pada mama rania
Tiara Sehlina dan nyonya besar pun meniggalkan rumah Sehlina dan masuk ke dalam mobil Tiara
pak "mobil nya bawah saja kembali ke mension kerana saya naik bareng tiara dan shelina dan kami akan ke restoran dulu ucap sang nyonya kepada sang supir
baik nyonya kata sang supir sambil membungkukan badan nya tanda mematuhi perkataan majikanya
nyonya besar memanglah lebih suka jika berada satu mobil dengan ke dua gadis yang sudah di anggap seprti anaknya ini
apakah kamu juga mau menginap Tiara saat mobil berjalan, di tengah perjalanan nyonya besar pun bertanya pada Tiara yang sedang mengemudi
iya nyonya ehh bu kalau Sehlina menginap aku juga akan menginap donk katanya Tiara semangat 45
tapi sudah di beri ijin belum atau ibu yang datang ke rumah kamu untuk meminta kan ijin pada orang Tua kamu tanya nyonya besar menawarkan
"Hhh tawa Tiara tidak usah bu ayah sudah pasti akan mngijinkan Tiara
benarkah mana buktinya kalau kamu akan di ijinkan tanpa ketemu ayah kamu dulu ("canda nyonya bersa")
ibu seprti tidak percaya pada ku saja Tiara pun mengeluarkan handphonenyadan mengirim pesan pada sang ayah bahwa dia akan menginap di rumah nyonya besar
dan ayah Tiara pun dengan senang hati mengijinkan nya
ayah dan ibu Tiara sudah mengetahui jika
anakanya dan shelina sedang dekat dengan nyonya sinta karana Tiara sudah memberitahu ke dua orang Tuanya awalnya orang Tuanya pun tidak percaya dan Tidak menyangka akan hal itu bawah anaknya bisa dekat
dengan seorang nyonya sinta yang terkenal itu tapi setelah ayah Tiara selidiki ternyata putrinya itu memang Tidak berbohong.
__ADS_1
BERSAMBUNG....