
Beberapa jam kemudian saat lonceng berbuyi tanda waktu nya bahwa pelajaran telah selesai.
Akhirnyaa selesai juga ..... kata Tiara merasa lega
karna pelajaran yang terkhir adalah matematika dan itu membuat Tiara merasa bosan sedangkan bagi seorang Shelina sangt menyukai pelajaran tersebut.
Pulang yuk ajak Tiara
" Yuk" kata shelina
Kamu naik di mobil aku aja ya shel
Baiklah tapi nggapapa ni aku selalu numpang kata shelina
"Ya enggalah..." beb santai aja kamu kan Sahabat aku kata Tiara
"Shelina.....". teriak Faro
Shelina yang mendengar nama nya di panggil langsung menoleh ka arah tersebut.
Maau ngga pulang bareng aku
"Emmm maaf ya" far aku pulang bareng Tiara
Kata Shelina
jujur shelina merasa tidak enak hati kepada Faro yang selalu menawarkan agar Shelina pulang bersama nya tetapi shelina tidak mau memberikan harapan kepada Faro karna shelina tau bahwa Faro menyukai dirinya akan tetapi shelina hanya menganggap Faro sebagai teman, dan tidak mempunyai perasaan sma sekali kepada Faro.
"Owh" okelah baiklah dengan nada frustasi tetapi sambil tersenyum
"Shel yukk" masuk
Kata Tiara saat telah berada dalam mobil.
Okeyy bales Shelina
Pasti faro ajakin kamu untuk pulang bareng dia yaa tebak Tiara.
"Iya Ra" aku ngga enak gitu sama faro selalu menolak tapi aku ngga mau kasih harapan sama faro.
Kenapa ya kok faro harus sukanya sama aku kan aku biasa aja bertanya pada tiara. Shelina berpikir bahwa dirinya hanya biasa saja tetapi mengapa faro bisa sampai menyukainya.
__ADS_1
Yaampun beb jelas lah faro suka sama kamu , kan kamu cantik baik dan pokoknya kamu istimewa dee. bukan cuman faro aja yang suka tu teman teman laki -laki yang lain pada suka sama kamu.
"hUhhh" aku iri dee sama kamu shel kata Tiara dengan wajah pura pura cemberut.
"Hhhh..." .kamu terlalu memuji ku Ra
Jangan cemberut gitu donk nanti cantik nya hilang" goda sheliana
"Hhhmm" sambil memanyunkan bibirnya
10 menit kemudian saat sampai di rumah Shelina.
"Maksih yaa" Ra kata shelina sambil turun dari mobil
Iya sama sama okey aku pamit daaa
Shel sambil melambaikan tangan
("Daaa....hati hati")
Saat memasuki gerbang rumah sebuah mobil pun memasuki gerbang tersebut itu adalah fina.
"Saat fina , keluar dari mobil melihat ke arah Shelina berjalan menghampiri Shelina dan langsung membisikkan sesuatu di telinga Shelina
sambil tersenyum licik.
"Ya Tuhan" kuatkan hati ku ini kata shelina (dalam hati)
.
.
.
Maa mama.... teriak fina
Iya kenapa sayng kok pulang teriak teriak gitu..
"Mama" hiks hiks... kata Tiara sambil pura- pura menangis
Kok kamu nangis sayang?? tanya mama rania
__ADS_1
Mama tadi di sekolh shelina mempermalukan aku ma di depan banyak teman teman kata nya aku cuman saudari tirinya dan cuman numpang di rumah nya bohong Tiara . Padahl aku kn ngga sengaja ma numpahin minuman ke rok nya dia karana tersandung.. hiks hiks hiks
Apa....... mama Rania sangat emosi mendengar penjelasan fina tersebut
Shelina yang masih ada di depan pintu terdiam
Kenapa fina nuduh aku begitu kata shelina ( membatin)
pada saat itu pun Mama rania berjalan ke arah shelina dengan sorot mata yang tajam dan langsung...
"Plaaakkkkk.." menampar pipi mulus Sheliana
Au. seketika darah segar keluar dari sudut bibir shelina.
Dasar anak kurang ajar tidak tau di untung pembawa sial kata mama rania dengan emosi karana anak kesayangan nya di permalukan di sekolah.
Sini kamu sambil menjambak rambut Shelina.
Mbo ita yang melihat kejadian tersebut sangat kuathir enon kesayangan nya di perlakukan seperti itu..
" Nyonya jangn, apa apa kan Non shelin. Kata mba ita sambil memohon.
Jagan ikut campur mbo... kalo mbo masih pengn tinggal disini kata mama rania mengancam mbo ita.
Seketika mbo ita terdiam dan membiarkan shelina di tarik tangn nya oleh mama rania
Mbo ita ini pembantu yang sudah lama bekerja di rumah Sehlina saat ketika Shelina masih kecil dan mbo ita ini baru tiba di rumah Shelina karena dia izin pulkam untuk menjenguk saudara nya disana yang lagi sakit.
"Ya Tuhan" jangan sampai terjadi Apa apa dengan non kata mbo ita (dalam hati ) karana merasa sangat kuathir.
"Mama" maafkan aku hiks hiks ini tidak seperti yang mama pikirkan kata shelina sambil menangis rasa takut, sakit , kuatir bercampur menjadi satu. Shelina terus mengikuti langkah mama rania karena rambutnya yang masih terus di tarik dengan paksa.
************
Jangan lupa koment dan vote yaaa
🙁😘❤💋
Apakah yang akan terjadi pada shelina..... tunggulah di episod berikut nya🤗🤗🤗
__ADS_1
**BERSAMBUNG**