Dia Yang Tak Terlihat

Dia Yang Tak Terlihat
Bab 5


__ADS_3

setelah 20 Menit di perjalannan akhirnya mereka pun sampai di rumah Dila.


"Asalam'mualaikum"ucap kami bertiga


"Wa'alaikumsalam'sahut orang-orang yang ada di rumah Dila.


Tia segera mendekati Dila yang sedang menagis,begitu pun dengan orang tua Tia mereka juga mendekati orang tua Dila,yang sedang berbincang-bincang dengan para pelayat lainnya.


"Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya Dafa"


"Terimakasih pak silahkan masuk"


"Saat aku masuk aku melihat arwah Dafa di samping jenazahnya.ia menoleh ke arahku dengan tatapan penuh penyesalan.


"La kamu jangan nagis terus nanti arwah Dafa sedih liat kamu kaya gini"ucap ku menghibur Dila.


"Iya Ti aku tau,tapi aku hanya tidak menyangka dia akan pergi secepat ini meninggalkan kami,hiks...hiks...hiks..


"Ti tolong kamu bawa Dila kekamarnya yah"


"oh iya tante"aku langsung membawa Dila ke kamarnya untuk menenenagkn nya.sampai di kamar aku lagsung membaringkan Dila.


"La kamu istirahat dulu yah sepertinya kamu sangat kelelahan.lagi pula pemakamannyakan di adakan nanti sore sehabis asar"


"iya Ti"tak lama Dila pun tertidur dan saat itu juga Dafa muncul di samping ku.


"Ti tolong bantu aku"


"Apa yang bisaku bantu pasti akan aku bantu"


"Tolong kau ambil surat yang ada di kamarku dan berikan kepada Dila dan orang tuaku,aku mohon setelah itu aku akan pergi dengan tenang"

__ADS_1


"Di mana kau meletakannya"


"Di dalam lemariku ada sebuah kota kayu jati kau bukalah kotak itu,di sanalah surat.


"Baiklah aku akan membantu mu"


"Terimakasih Ti"


"kau tidak perlu berterimakasih ini memang sudah tugas ku untuk membantumu.ucap Tia sambil terseyum.


"Baiklah sekarang tiba waktunya aku untuk pergi,aku akan pergi dengan bahagia"ucap Dafa kemudian menghilang seiring dengan hembusan angin.


"Tak lama suara komandang azan pun terdengar semua laki-laki yang ada di rumah Dila menuju mesjid untuk solat ashar dan menyolatkan jenazah Dafa.


"La...la...la bangaun ini waktunya kita solat"


"Emmm"


"Ayo cepat bangun kita solat ashar dulu habis itu kita ikut memakamkan jenazah Dafa.


"ayo kita wudu dulu"


setelah berwudu kami pun segera melaksanakan solat ashar berjamaah,selesai solat kami langsung menuju pemakaman.


saat jenazah Dafa di masukan ke dalam kuburan ibu Dafa pingsan saat melihat hal itu,ibu mana yang tak sedih ketika melihat anak yang di lahirkan susah payah pergi meninggal untuk selamanya.


"selesai pemakaman aku tidak langsung pulang karna aku akan mengginap di rumah Dila,sedangkan kedua orang tuaku sudah pulang karna ada urusan yang harus ayahku selesaikan.


"La boleh aku masuk ke kamar Dafa sebentar"


"Boleh,aku juga mau melihat kamar Dafa.

__ADS_1


"Kami masuk ke kamar Dafa,aku dan Dila segera menuju lemari Dafa,saat aku dan Dila sibuk mengelurkan baju dalam lemari Dafa aku menemuka kota yang di maksud oleh Dafa.


"La coba kamu kesini"


"Ada apa Ti"


"coba kamu lihat ini"


"apa ini??..


"coba kita buka'


"iya'


kami membuka kotak tersebut dan saat membukanya kami melihat banyak surat yang di tulis Dafa,Dila mengambil salah satu surat tersebut dan langsung membacanya.pada saat membaca surat itu Dila menagis.


"*untuk Dila saudara kembarku,maafkan aku,aku harus pergi meninggalkan mu dengan cara seperti ini..


aku sudah tidak sanggup lagi menjalani semua ini karna wanita yang ku cintai menghiyanatiku,aku mohon pada mu jangan membencinya.


semua ini bukan salanya,ini semua salahku,aku kurang perhatian dengannya sehingga ia memilih peria lain,


dan aku harap kau mau memaafkan semua kebodohan ku ini,


tolong kau jaga ibu dan ayah hanya kau yang mereka miliki saat ini.sayangi mereka untuk ku.


saat ini aku sudah bahagia di alam baka aku sudah tidak menderitaan lagi .dan untuk mu,kau harus bahagia walau tanpa saudara tampan mu ini.


Dafa*...


"setelah membaca Dila terseyum"

__ADS_1


Tolong vote karya autor😢😢😢 dan like,commen karna author sangat membutuhkan dukungan dari kalian 🙏🙏


Terimakasih😊


__ADS_2