Dia Yang Tak Terlihat

Dia Yang Tak Terlihat
Bab 6


__ADS_3

Setelah seminggu berlalu setelah kematian Dafa kini Dila mulai kembali seperti dulu,Dila pun sudah tau tentang kemampuan Tia begitu pun dengan Fini ia juga sudah tau tentang kemampua Tia.


SEKOLAH


"Hay Ti sapa"Fini saat melihat Tia yang baru saja datang.


"Hay"ucap Tia singkat.


"Singkat banget sih jawabnya"ucap Fini kesal.


"Kebiasaa deh"ucpa Dila yang ikut menipali omongan Fini.


"Hemm"ucap Tia kemudian langsung pergi menuju kelasnya.ia langsung duduk di bangkunya sambil memandang ke arah luar jendela.Tak lama lonceng pun berbunyi dan guru pun masuk ke kelas tia untuk mengajar mapel pertama.Tia tidak terlalu mendengarka penjelasan sang guru ia hanya melamun.sampai pelajaran pertama selesai.


Fini dan Dila berniat untuk mengajak Tia makan ke kantin,mereka langsung menuju meja Tia.


"Ti kekanti yu aku laper nih"ucap Fini.


"Iya Ti ayo"ucap Dila.


"Hemm,,ayo"ucap ku kemudian bangkit dari kursi dan berjalan keluar menuju kantin,sampai di kantin aku dan teman-teman ku langsung duduk di kursi paling pojok.


"Bu mau pesan"pangil Fina.


"Iya neng mau pesan apa"tanya Bu inem.


"Bakso satu sama minumnya jus sirsak,kalau kalian apa?"tanya Fini.


"Kamu mau pesan apa Ti"tanya Dila pada ku.


"samain aja kaya punya Fina"ucap ku.


"oke,Bu baksonya tiga jus sirsakanya juga tiga"ucap Dila.


"baik neng'tunggu sebentar yah"ucap Bu inem.


"iya Bu"

__ADS_1


Tak lama pesanan kami pun datang,kami langsung menyantapnya hingga tiba-tiba aku kaget dan tersedak saat tiba-tiba ada yang menyentuh bahu ku.


"Uhukkk....uhukkk.."batuk ku


"Eh Ti ini minum dulu"ucap Dila sambil meyerahkan minuman pada ku,aku langsung meminumnya sampai habis.


"Terimakasih"ucap ku .


"Iya sama-sama kamu gak papa kan"tanya Dila.


"iya aku ngak papa kok cuma kaget aja tadi"ucap ku.dan aku pun langsung menatap orang yang telah membuat ku kaget hinga tersedak.yang di tatap malah pura-pura tidak tau.


"kenapa kau tiba-tiba muncul di sini dan membuat ku kaget"tanya ku pada Mita.


"Aku hanya inggin melihat mu saja apa kau baik-baik saja selama aku tidak ada dan maslah kau yang tersedak itu bukan salah ku"ucapnya santai tanpa rasa bersalah.


"huhh kau masih saja meyebalkan"ucap ku.


"Sudahlah sebaiknya aku pergi saja,sepertinya kau baik-baik saja dan satu lagi sepertinya akan ada yang meminta penjelasan dari mu"ucap mita kemudian menghilang.


"Ehhh'aku belum selesai bicara dia sudah main pergi menghilang saja dasar tidak sopan dan siap yang akan meminta penjelasa!"ucap ku kesal,


"apa"jawab Dila


"Tia ngomong sam siapa yah kok aku jadi merinding liatnya"ucap Fini.


"aku ngak tau"ucap Dila yang kembali memakan baksonya


dan saat itu juga aku baru sadar saat Fini dan Dila menatapku dengan tanda tanya.


"Huhh sepertinya aku harus menjelaskan semuanya pada mereka''batin ku.


"Apa kalian sudah selesai makannya"tanya ku


"iya" jawab mereka serempak.


"Baikalah kalau begitu kita bayar dulu makanan kita habis itu kalian ikut aku sebentar ada yang inggin aku jelaskan"ucap ku kemudian memangil Bu inem.

__ADS_1


"Bu"pangil ku.


"iya neng"ucap nya sambil berjalan ke arah meja kami.


"semuanya jadi berapa Bu"tanya ku sambil menujuk makanan kami.


"semuanya 54 ribu neng"ucap Bu inem sambil terseyum.


"ini Bu sambil meyrahkan uang sebesar 60 ribu kebalian nya buat ibu saja"ucap ku.


"Terimakasih neng"ucap Bu inem.


"iya sama-sama Bu,kalau begitu kami pergi dulu"ucap ku kemudian pergi dengan di ikuti Fina dan Dila menuju taman belakang sekolah.Sampai di sana kami langsung duduk di bangku yang ada di sana,aku pun memulai pembicaraan.


"kalian pasti binggung ketik melihtku berbicara sendiri waktu di kantin tadi kan"tanya ku dan hanya di balas agukan kepala dari mereka.


"Kalian kan sudah tau kalau aku bisa melihat mereka yang sudah tidak ada lagi "tanya ku dan lagi-lagi mereka hanya mengagukan kepala.


"tadi aku sedang berbicara dengan teman ku"ucap ku dan itu mebuat mereka kaget.


"Dia gadis yang seumuran dengan kita munggkin usianya hanya beda tiga tahun dari kita dan namanya adalah Mita"ucap ku dan sekali lagi hal itu membuat mereka kaget bukan kepalang.


"Apa!!."teriak mereka.


"Hey kenapa kalin berteriak seperti itu"tanya ku.


"Apa kau serius nama nya mita!!"tanya Dila


"iya'kenapa memangnya?"tanya ku


"Apa kau tidak tau dulu di sekolahan ini ada seorang gadia yang bernama Mita leonardo dia adalah gadis yang di idolakan di sekolah ini dan pada suatu hari ia hilang dan di temukan tewas di gudang sekolah kita ini"ucap Fini.


"Dan satu lagi banyak yang bilang bahwa dia bunuh diri karna saat ia di temukan tewas di gudang polisi menemukan pisau di tangannya,tapi ada juga yang bilang bahwa ia di bunuh oleh pacarnya dan sampai saat ini pacarnya juga belum di temukan oleh polisi"jelas Dila.


Dan tanpa mereka sadari ada seorang peria yang sedang memperhatiak dan menguping pembicaraan mereka


"Hemm'jadi begitu,tapi kenapa!! Mita tidak menceritakan itu pada ku,aku akan bertanya saat ia muncul nanti:batin ku.

__ADS_1


""" Tolong like,commen,dan vote cerita author.Dan maaf kalau masih ada kata-kata typo nya.Dan author juga mohon sama kalin jagan jadi pembaca gelap harap tinggal kan jejak,karna jadi penulis itu sulit mohon pengertiannya yah😊😊


__ADS_2