Diakah Sejatiku?

Diakah Sejatiku?
SEKRETARIS BARU


__ADS_3

pagi hari di puncak


mereka menikmati udara segar di luar villa


"huhh di sini sangat sejuk"gumam chel menikmati


"chel aku mau bi cara dengan mu"arnold manarik tangan chel


"chel jelaskan padaku maksud kamu bicara melupakan dan siapa yang kamu mau lupakan"ujar arnold


"oh,,emm,anu"gugup chel


"anu apa chel jelaskan padaku" ujar arnold penasaran


chel pun pasrah dan menceritakan nya pada arnorld semua maksud 'ingin melupankannya' secara ditail,dan membuat arnold tertawa


"jadi itu toh maksud kamu hahahaha"tawa arniold membuat chel menahan rasa malunya


"sayang hanya karena itu kamu berusaha melupakan nya???itu tidak akan bisa di lupakan sayang"ujar arnold


"benarkah??"tanya chel dengan wajah serius


"karena kamu pun akan merasakan nya ketika nanti kita menjadi sepasang suami istri dan aku akan melakukan nya seperti itu"goda arnold membuat chel bergidik ngeri


"babang jangan macem macem ya sama chel"kesal chel meninggalkan arnold


--------


dikediaman hendra


sarah dan baby abi berniat untuk berkunjung kekantor karena sarah sudah lama tak menginjakkan kaki nya ke kantor karena sibuk mengurus baby abi.


dikantor


sarah dan baby abi memasuki kantor semua pegawai menunduk hormat dan banyak pegawai menatap gemas baby abi


sarah menaiki lift menuju ruangan ceo,sesampainya di pintu tanpa mengetuk sarah langsung menyelonong masuk


"sayangg aku datangg"ujar sarah memasuki ruangan abra


"sayang kenapa tidak mengabariku jika kekantor"ujar abra menciumi baby abi


"hehe aku hanya membuat kejutan"sarah cengengesan


"mas ini siapa"tanya sarah menatap wanita yang sedari tadi berdiri mematung


"oh ini kirana sekretaris baruku"jawab abra


"bukanya mas sudah punya sekretaris"ujar sarah


"dia mengundurkan diri "ujar abra


"kenapa kau tidak bilang pada ku"kesal sarah


"mas taukan aku tidak suka jika mas memiliki sekretaris perempuan"bisik sarah dengan suara mengancam


"sayang maafkan mas tidak bicara dulu padamu"ujar abra memeluk nya dari belakang


"cih! aku kira pak abra masih single,tahunya sudah mempunyai istri dan anak!!!tapi aku tidak peduli aku akan merebut pak abra darinya"batin kirana

__ADS_1


"abi tolong daddy mu ini"ujar abra memelas pada baby abi agar membantunya


baby abi pun seakan mengerti dan tangan nya memegang pipi sarah dan tersenyum


"baiklah aku memaafkanmu"ujar sarah


"terima kasih sayang"abra mencium tengkuk sarah


"abi sayang terima kasih sudah membantu daddy"abra menciumi abi


"pak kalo gitu saya permisi"pamit kirana diangguki abra


"mas pokonya aku mau mas mengganti sekretaris itu dengan sekretaris pria"ujar sarah


"sudahlah sayang jangan seperti itu dia baik"ujar abra


"mas aku gak mau kamu tergoda dengan nya,lihat saja dari penampilan nya pakaian seksi aku tidak suka,di itu sengaja memperlihatkan lekukan tubuhnya"kesal sarah


"sayang mas janji tidakk akan tergoda dengan nya"abra menyakinkan


"aku tidak yakin,,,,,baiklah jika mas tidak mau mendengar ucapanku! jangan menyesal jika suatu saat nanti apa yang ku maksud itu terjadi!"sarah dan baby abi langsung meninggalkan ruangan abra


"sayang"abra mengejar sarah namun pintu lift sudah tertutup


"aaaaa bagaimana ini"abra prustasi mengacak rambutnya


dikediaman hendra


dengan kesal sarah langsung menaiki tangga untuk kekamarnya tanpa memperdulikan mommy n daddy yang tengah asik menonton


"mom sarah mengapa sepertinya lagi kesal"ujar hendra


"pasti lagi ada masalah dengan abra"tebak gina


"aaaa mas abra kenapa tidak percaya dengan ucapanku!"sarah merebahkan tubuhnya dikasur


"aku tahu dia menggoda mas tidak terang terangan namun dengan pakaian nya saja sudah terlihat dia ingin menggoda mas,mass kamu itu pria normal!aku yakin wanita itu akan melakukan apapun untuk memilikimu"sarah berbicara sendiri


di puncak


arnold terus membujuk chel agar memaafkan nya karena sudah menggodanya,hingga arnold meminta bantuan pada rahma dan oxsel agar membujuknya tapi nihil chel masih marah padanya


"chel sayang maafin aku,aku hanya bercanda"arnold memelas menggenggam ke2 tangan chel


tidak ada jawaban


"sayang aku minta maaf,janji deh apapun yang chel mau aku kasih"arnold terus memohon namun chel masih tetap diam


"hahaha di cuekin"ledek jordan


"beli balon dah biar si chel maafin lo"ledek firzi


"diam loh!"ketus arnold melempar bantal sofa


"hahahaha"tawa firzi dan jordan


chel yang moodnya belum baik ia langsung beranjak ke kamarnya,belum sempat menutup pintu nya arnold sudah menahan nya dan ikut masuk


"chel plis bicara jangan diam seperti itu kamu boleh menghukum ku"arnold mengikuti chel yang duduk di sisi ranjang

__ADS_1


"chel maafin aku"arnold memelas


arnold yang habis kehabisan kesabaran pun langsung menindihkan chel di ranjang


CUP


arnold mencium bibir mungil chel


"babang apa yang kamu lakukan"ujar chel terkejut mendorong tubuh arnold


"maaf sayang,aku minta maaf"ujar arnold


chel pun melangkah ke jendela yang menampakkan pemandangan


"sayang jangan seperti ini,aku minta maaf"arnold memeluk chel dari belakang


"aku janji akan membelikan coklat kesukaan kamu berapa pun yang kamu mau"bujuk arnold


"benarkah?"tanya chel yang mulai berbinar


"iyah asalkan kamu memaafkanku"ujar arnold


"iyah aku sudah memaafkan mu,tapi janji babang akan membelikan ku coklat yang banyak"ujar chel


"iyah aku janji"arnold mengecup tengkuk chel


"babang geli"ujar chel


"sayang aku hanya ingin menciumnya saja,apa boleh"ucap arnold dengan suara berat dan diangguki chel


arnold langsung mengecup tengkuk chel dengan penuh gairah dan meninggalkan tanda merah di leher chel,,,,,dan kini tangan arnold menggerayang memegang kedua g*nd*kan chel dan m*r*m*s nya dengan penuh kelembutan


"aahh babang"desah chel yang menikmati sentuhan arnold


"sayang hanya sebentar"ucap arnold dengan suara berat,dan melanjutkan nya mengecup tengkuk chel dan m*r*m*s ke2 g*nd*kan k*ny*l milik chel


dua puluh menit berlalu arnold mengakhiri nya karena takut akan kebablasan


"terima kasih sayang"ujar arnold mencium pipi chel dan chel hanya tersenyum


"ayo kita keluar,kita gabung dengan teman teman"titah arnold


"ayo"jawab chel


arnold dan chel keluar kamar beegabung dengan teman tanya yang tengah asik menonton dan tak lupa sambil memakan cemilan


"wahhh kayanya ada yang udah baikan nih"ujar rahma yang melihat wajah arnold tesenyum senyum sumrigh


"di sogok pake apa chel sama si arnold"canda firzi


"pake coklat"jawab chel santai


"hahaha pintar lo ar bisa bisanya lo bujuk pake coklat langsung di maafin"tawa jordan


"chel leher lo kenapa ko merah merah gitu"tanya oxsel yang dudukk di samping chel


"oh,,,,in,,i,,,,,,di gigit serangga"ucap chel gugup dan menatap tajam arnold


jawab oxsel hanya ber oh ria

__ADS_1


arnold yang mendapat tatapan tajam dari chel langsung tersenyum memelas seakan meminta maaf


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2