Diakah Sejatiku?

Diakah Sejatiku?
TERSERAH!


__ADS_3

pukul 16.00 abra kembali ke mansion...


abra merasa bersalah karena tidak membicarakan nya terlebih dahulu dengan sarah tentang sekretaris barunya


"mom di mana sarah?"tanya abra


"mom juga belum lihat,mungkin di kamar"ucap gina


abra pun langsung menaiki tangga menuju kamar nya


"sayang"abra membuka pintu


"sayang,pasti kau sangat lelah mengurus abi"abra mengelus pipi arah yang terlelap tidur


"maafkan aku"abra mengecup kening sarah


sarah yang merasa ada yang menyentuhkan,langsung terbangun dari tidurnya dan pertama yang ia lihat adalah wajah sang suami


"maaf mas mengganggu tidur mu"ucap abra lembut


"hmm tidak apa apa"sarah beranjak bangun dan hendak keluar kamar namun tangan nya ditahan oleh abra


"sayang jangan seperti ini,mas minta maaf"ucap abra menarik sarah kedalam pelukannya


tidak ada jawaban dari sarah


"mas minta maaf karena tidak bilang terlebih dahulu padamu tentang sekretaris baru itu"ucap abra mengeratkan pelukannya

__ADS_1


"sudah minta maaf doang??lalu apa yang mas akan lakukan dengan sekretaris itu???apa mas akan menggantinya atau memecatnya"tanya sarah


"sayang mas bukannya tidak mau mengganti atau memecatnya tapi"ucap abra terpotong dengan sarah


"sudahlah percuma mas ngomong panjang lebar aku sudah tahu apa yang mas akan katakan"sarah melepas pelukan abra


"sayang mas minta maaf"abra menggenggam tangan sarah


"TERSERAH!,,,aku akan menyiapkan makanan untuk mas" sarah menepis tangan abra dan melangkah keluar


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


di tempat lain


seorang wanita merencanakan balas dendam yang terpendam,dan kini wanita itu akan membalasnya


"baiklah tapi kau jangan lupa untuk mengirimkan uang padaku"ujar seorang wanita dia adalah kirana sekretarisnya abra


"kau tenang saja jika kau berhasil membuat keluarga nya hancur aku akan memberimu uang lebih dari ini"citra memberikan amplop berisi uang


"baiklah aku pastikan rencana ku berhasil"ujar kirana berlalu pergi


"hahaha sarah aku akan membalaskan dendam mu!!akun akan menghancurkan keluarga kecilmu dengan cara memisahkan mu dengan suamimu"citra tersenyum licik


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


dikamar

__ADS_1


"mas makanlah"sarah menyimpan nampan di meja kecil


"terima kasih"ucap abra diangguki sarah


sarah pun melangkah unruk keluar kamar namun terhenti abra menariknya


"temanilah mas makan"pinta abra


"iyah"singkat sarah duduk di samping abra


"mas kamu memang keras kepala,tidak mau menuruti apa kataku.mas bukan nya aku mengatur ngatur mu untuk menentukan sekretaris hanya saja aku takut kehilangan mu,aku takut wanita itu menggoda mu karena aku tahu mas dari dia menatap mas saja itu sudah menandakan jika dia menyukaimu mas apalagi dengan dia berpenampilan seperti seorang j*l*ng aku tahu wanita itu akan menggunakan cara licik untuk mendekatimu mas" batin sarah seketika sarah meneteskan air matanya dan langsung menunduk agar abra tidak melihatnya jika ia sedang menangis


abra yang sedari tadi makan,abra mengetahui nya jika sarah sedang menangis


"sayang"ucap abra lembut


"kau kenapa menangis"


sarah pun langsung mengelap air matanya "hm aku tidak menangis mas"sarah berusaha tersenyum


"jangan berbohong sayang mas tahu kamu tadi menangis,bicara lah mengapa kau menangis"ujar abra


" apa mas tidak sadar,aku menangis karena nya,mengapa mas menanyakan nya"batin sarah


"oh iya mas aku ada urusan di dapur yang belum di selesaikan aku permisi"sarah mengalihkan pembicaraan dan berlalu pergi


\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


__ADS_2