
Memang pilihan untuk masa depan layaknya sebuah cinta untuk seorang kekasih, atas dasar cinta kita memilih kekasih untuk mendampingi hidup kita. Sama halnya dengan masa depan, hati memberi rasa suka dan meyakinkan bahwa dengan kita suka akan datang sebuah kebahagiaan. Oleh sebab itu, harus dilakukan dengan pemikiran yang matang.
Daniel berdiri dibalkon apartemennya,di temani angin malam yang mulai menusuk kulitnya,tapi dia tetap berdiri disana dan menikmatinya.
pikiran Daniel sekarang melayang ke masa lalu yang telah menjebaknya
menjadi pribadi yang dingin dan acuh.dan membuatnya tak bisa merasakan cinta lagi.
waktu demi waktu dia lalui dengan kesendirian,
kekasih..sosok itulah yang telah lama hilang darinya.bahkan cinta sepertinya adalah kata yang mustahil keluar dari mulutnya apalagi dirasakannya.
setelah lelah berdiri dibalkon dia masuk kedalam dan tersenyum melihat sahabatnya yang selalu ada untuknya.
Dia tak mengganggu sahabatnya yang sedang tidur disofa dan dia hanya melewatinya dan masuk ke kamar.
Malam ini adalah waktu dimana dia harus memantapkan masa depannya,mempertahankan yang sudah ada atau harus mencari lagi.tapi sepertinya dia akan susah mendapatkan wanita mirip Angel.
wanita yang perlahan memasuki hatinya adalah Angel karna diamnya Daniel bukan berarti dia tak melihat Angel.
Dulu dia masih menahan egonya untuk memulainya lebih dulu.tapi sepertinya dia harus bertindak karna ada seseorang yang mulai mencari perhatian Angel.
''Ketika kamu telah menemukan cinta sejati, jangan berniat untuk menemukannya lagi. Peluk dan genggamlah ia selama kamu masih memilikinya."
When love feels like magic, you call it destiny. When destiny has a sense of humor, you call it serendipity."
(Ketika cinta terasa seperti sihir, kamu menyebutnya takdir. Saat takdir berubah menjadi sebuah humor, kamu menyebutnya kejutan yang menyenangkan.)
Malam ini Daniel susah tidur karna memikirkan Angel.dia tak tau sejak kapan nama gadis itu bersemayam dalam hatinya.
Diapartemen Daniel merasa gelisah tapi tidak dikamar Angel.
Saat pulang kampus ibunya ternyata sudah ada dikamarnya.entah angin apa yang membawa ibunya malam ini.
Angel kaget tapi dia merasa senang melihat ibunya.kehadiran ibunya seolah memberi kekuatan padanya meskipun hanya Angel yang merasa senang.
Keadaan rumah sudah sunyi karna kakek dan neneknya sudah tidur.tinggal Angel dan ibunya yang sedang mengobrol serius.
''Mom...malam mom''sapa angel
Mia hanya diam dan menatap datar anak gadisnya.
''Saya datang kemari untuk bicara serius denganmu,dan penting ''sahut Mia tanpa menjawab sapaan Angel
''Masalah apa mom?
__ADS_1
''Aku tau kamu keinginan terbesarmu Angel,kamu ingin aku menganggapmu dan menyayangimu kan''ucap Mia tapi
''Maksud mom?potong Angel karna dia merasa ibunya aneh seperti ada maksud yang tersembunyi.
''kamu ini tak sopaan''geram Mia karna Angel langsung memotong ucapannya.
''Maaf mom''ucap Angel takut
''Aku akan to the point aja..jika kamu ingin aku menganggapmu anakku kamu harus meninggalkan negara ini,kamu bisa melanjutkan studymu disana.kamu tak perlu takut dengan keuanganmu,kami akan penuhi semuanya''ucap Mia menjelasakan niat sebenarnya.
''Kenapa mom ingin memisahkan aku dari keluarga ini,aku tak pernah hidup jauh dari kakek dan nenek dan aku pasti akan merindukan mereka''sahut Angel dan mulai menangis karna ibunya berniat memisahkan Angel dari kakek neneknya.
''Hanya itu cara agar aku bisa menerimu sebagai anakku,kamu tak perlu takut aku akan memberikan waktu 3hari untuk memikirkan penawaranku''ucap Mia tanpa perasaan
''Mom''
''pikirkanlah''ucap Mia dan dia langsung pergi meninggalkan Angel.
Angel hanya menatap nanar punggung ibunya yang pergi begitu saja.hatinya hancur dan kecewa.
''Mom kenapa kau lakukan ini padaku,sampai sebegitu bencinya momy padaku sampai tak ingin melihatku,mommm...''tangis Angel pecah dalam kamar untungnya kamar Angel sudah tertutup.
''Apa yang harus katakan pada kakek dan nenek,apa mereka akan mengijinkanku pergi''gumam Angel yang masih menangis.
Karena kelelahan menangis Angel pun tertidur dengan sendirinya.
Malam pun berlalu dan diganti dengan pagi yang cerah meskipun saat ini penghuni rumah atmaja ada yang sedang mendung hatinya.
Angel terbangun dengan mata yang bengkak ,sehingga pagi ini dia terlambat turun sarapan.karna harus merias wajahnya dengan make up lumayan tebal.
Hari ini adalah hari dimana dia harus mulai berpikir tentang kelangsungan hubungannya dengan ibunya.
Karena Angel terlambat turun jadi kakeknya sudah pergi duluan tapi dia akan minta ijin terlambat pada kakeknya sebagai Bosnya dikantor.
SΓ at kakeknya dikantor Angel langsung mengirim pesan bahwa dia akan terlambat.
Kakek pun tak mempermasalahkan karena dia berpikir Angel pasti kelelahan.
Mia pun sudah tak ada dimeja makan,tinggal neneknya yang menemani dimeja makan sehabis mengantar suaminya didepan.
'''Angel kamu baik baik saja?tanya nenek
''Ia nek Angel baik baik saja''boong Angel
''kok tumben make up tebal?
__ADS_1
''Oh Angel hanya kepingin nek''senyum Angel pada nenek supaya tak curiga.
''baiklah,kamu cepat habisin sarapan kamu dan pergi kekantor''ucap nenek karena tak curiga dengan penampilan Angel.
Angel yang sudah selesai sarapan langsung bergegas ke kantor.sebenarnya hari ini ada pertemuan dengan perusahaan bramantyo dan Angel harus menemani kakeknya,tapi karna dia minta ijin datang telat jadi digantikan oleh sekertaris Diana.
Angel sudah sampai dikantor dan langsung mengerjakan pekerjaannya dan pekerjaan yang mba Diana tinggalkan padanya sebelum pergi meeting.
Angel dengan sigap menyelsaikan
pekerjaannya.
Dua jam berlalu
Daniel dan ayahnya telah menyelsaikan meeting dengan perusahaan pak agus.padahal hari ini Daniel berharap Angel yang datang bersama kakeknya tapi nasib berkata lain karna dia harus mencari waktu lagi untuk bisa mengobrol dengan Angel.
Setelah selesai meeting pak agus dan diana langsung kembali ke kantor melanjutkan perkerjaan lainnya.
Beberapa menit kemudian Angel berdiri dan menyambut bosnya.
''selamat siang pak''sapa Angel
''siang''sahut kakeknya tersenyum dan langsung masuk ruangannya.
Mba diana pun langsung bergabung dengan Angel.
''Seperti ada yang beda hari ini''ucap selidik mba Diana
''ihh mba''sahut Angel merunduk
Tapi mba Diana tetap memperhatikan teman semejanya.
''make upmu hari ini ngga ketebalan ?tanya Mba Diana
'' huashh...Mba Diana jangan kencang kencang ngomongnaya''bisik Angel
''Astaga Angel...hhhh''tawa mba Diana
''Kamu ini kenapa si..,kamu itu tetap cantik meskipun tak pakai bedak,kamu tak perlu make up tebal begini,.astaga''nasihat mba Diana.padahal dia tak tau alasan Angel memakai make up tebal.
Angel hanya tersenyum kecut,karna dia tak mungkin berbagi cerita dengan mba Diana.
Dia pun harus menunggu beberapa jam lagi untuk bertemu dengan sahabat sahabatnya,karena hanya mereka berdua yang dapat menghiburnya.
ππππππππππππππ
__ADS_1