
Pagi hari Dian dan Radit jalan - jalan mengelilingi Bandung untuk membeli oleh-oleh khas kota itu, karena nanti malam Dian harus terbang lagi kesurabaya .
Seletah mencari oleh - oleh mereka pergi ke Transtudio Bandung yang kalah itu sedang hitz, mereka bermaian wahana berfoto - foto. mereka menghabiskan waktu bersama disana . Saat mereka duduk untuk istirahat sejenak, tiba- tiba bunyi suara
Crucukkkkk..
" Suara apa itu ?". tanya Radit langsung Menoleh ke arah Dian
" hehehe suara perut aku " jawab Dian sambil tersenyum kecil
" Astaga kamu lapeeeerrr!!! kenapa gak bilang dari tadi?? " ujar Radit
" Habisnya mainannya seru sih " jawab Dian sambil tersenyum kecil
" yaudah ayo sekarang makan dulu, nanti main lagi !" ucap Radit kepada Dian sambil mengusap rambut Dian
" okee deh " jawab Dian dan kemudian mereka bediri
Akhirnya mereka pergi menuju food court untuk mencari makan. setelah lima menit akhirnya mereka sampai.
" Mau makan apa ?" tanya Radit sambil menengok kanan kiri mencari makan yang pas
" hemm bakso aja hehehe " jawab Dian
"Siap tuan putri !" jawab andre sambil tersenyum dan pergi untuk memesan makanan
Tak lama kemudian Radit kembali dan duduk disebelah Dian
" hemm aku mau ngomong boleh " ucap Radit
" ngomong apa ?" jawab dian dengan tatapan serius
" hemmmmmm kamuu masih dekat gak sama Yang waktu laki ditokoh buku itu ? " tanya Radit
shock Dian mendengar pertanyaan Radit
" hemm .. hemm iyaa masih tapi gak terlalu Deket si aku sama dia Cuman temen biasa aja " jawab Dian sambil menggaruk kepalanya yang aslinya tidak gatal
" ohh gituu,, hemm teruss aku boleh minta tolong gak ? " ucap Radit
" Apa?? " tanya Dian
Belum sempat menjawab pertanyaan Radit pesanan makanan mereka sudah dayang .
" ini mbak 2 bakso dan 2 es jeruk ya? " ucap pelayanan itu
" iya mas makasih,,, ! " jawab Dian
"makan dulu aja ,,nanti aku jelasin ! " suruh Radit
akhirnya mereka makan dengan lahap
setelah makan akhirnya mereka pulang dan Dian berisap untuk pulang ke Surabaya
Dan Dian lupa akan hal yang dipertanyakan oleh Radit .
****
Malam harinya pukul 18.00 Dian Harus berangkat Ke bandara Soekarno-Hatta karena jam 22.00 dia sudah take off, Dian segera mempersiapkan diri untuk berangkat dan setelah selesai semuanya Dian menuju lobby hotel karena sudah ada yang menunggu siapa lagi kalo bukan Radit.
" Maaf ya nunggu lama !?". ujar Dian dengan membawa koper dan tas yang super ribet
" sini aku bawain kopernya " ucap Radit yang langsung meraih kopernya
__ADS_1
" yaa kan sudah terbiasa nunggu kamu yang super lama ! jawab Radit sambil tertawa
" Yee dasarr ! " jawab Dian
Akhirnya mereka bergegas menuju parkiran mobil dan pergi meninggalkan hotel.
Tiga jam perjalanan menuju Bandara akhirnya mereka sampai juga .
" Makasih ya udah dianterin ! " ujar Dian
" iyaa,, tunggu aku ya ,, semoga keterima kuliah disurabaya ! " jawab Radit
Tiba- tiba Dian mencium pipi Radit dan berkata
" Aku pergi dulu ya! "
" iya hati-hati yaa!! "
kemudian Dian beranjak pergi dan Radit kembali keparkiran
*****
Ke esokan harinya
Dian dan Rani begitu juga Sasa pergi untuk nongkrong bareng di kedai kopi yang hitz kala itu apa lagi kalo bukan Jokori disana banyak anak remaja yang sedang nongkrong, bercerita, dan tertawa bersama teman-temannya . Tiga puluh menit kemudian akhirnya mereka sampai dan memesan kopi dan mereka menunggu di meja
" Rame juga ya ternyata ! " ujar Sasa melihat sekelilingnya
" iyalahh Jokori gituulohh " cetus Rani sambil ngejek Sasa
" Yee biasa aja dong, namanya juga anak rumahan " jawab sasa
" udah- udah jangan ribut!! ini aku bawain oleh -oleh dari Bandung " ujar Dian
Dian lalu mengeluarkan Sesuatu dari tasnya
" wahh bagus sekali !" ujar Sasa
" iyaa bagus !! " saut Rani
tiba - tiba ada yang memanggil nama Dian
dari arah berlakang, ternyata itu suara Barista yang memanggil dan itu pertanda bahwa Kopinya sudah siap untuk diambil
" Biar aku yang ambil " ujar Sasa
" iyaa " saut Dian
tak lama kemudian Sasa kembali dan membawa kopi dan cemilan.
" ini kopi kalian " ujar Sasa sambil duduk disamping Rani
" makasihh " jawab Rani dan Dian
Dian kemudian meminum kopi itu
" hemmm enakk juga yaa " ujar Dian
" iya donggg " cetus Rani
*****
Malam harinya Dian sedang belajar untuk mengasah kemampuannya karena selama ini dia selalu juara kelas, setelah berlajar ada telepon masuk dari Radit .
__ADS_1
dreeeeet..... dreeeeet....dreett
Radit : Lagi apa ?
Dian : ini habis belajar si
Radit : hemm boleh minta tolong gak ?
Dian : Apa ?
Radit : hemm ituu
Dian : itu apa ?
Radit : hemm boleeh minta nomernya cowok yang kemarin ditoko buku kalo gak salah Andre
Dian : buat apa ?
Radit : adalah pokonya
Dian : yaudahh!! nanti aku kirim lewat wa ya
akhirnya Dian menutup telponnya dan membuka wa untuk mengirimkan Nomor Andre .
******
Suara hp Radit berbunyi pesan dari Dian
Dian : ANDRE
Radit : makasih ya bby ♥️
Dian : iyaaa
Radit : iya ,, btw sampe kapan liburan UAS
Dian : yaa besok Senin sudah masil si
Radit : yaudah buruan tidur .
Radit pergi ke ruang keluarga untuk menghampiri mama dan papanya
" Sampai kapan kamu sembunyikan ini dari Dian ?" ucap mama Radit
" nggak tau ma aku juga bingung" jawab Dian yang sudah duduk di sebelah mamanya
" kamu harus bicara soal ini ke Dian Dit ! " ucap mama
" iya ma secepatnya aku bakal bilang kok maka sama papa tenang saja " ujar Radit
" Aku kekamar dulu ya ma capek mau istirahat " ucap Radit
" iya sana istirahat kamu gak boleh capek " jawab mama Radit
kemudian Radit kembali ke kamar meninggalkan mama dan papanya yang asik menonton film kala itu.
*******
Wah terimakasih ya para pembaca sudah membaca sejauh ini, trimaksih untuk like komen dan votenya .
tunggu bab selanjutnya yaa pasti bakalan lebih seruh terimakasih sudah membaca
I love you 😁
__ADS_1