
Satu bulan berlalu kini Dian sudah duduk di kelas 12 yang sibuk untuk mempersiapkan ujian dan masuk perguruan tinggi , Sedangkan Radit yang sedang sibuk untuk mempersiapkan untuk masuk perguruan tinggi negeri yang ada di Surabaya apalagi kalo bukan UNAIR.
Sore hari Dian pergi ke Supermarket untuk membeli Snack dan kebutuhan rumah lainnya karena kebutuhan dirumahnya sudah menipis dan mama Dian sedang sibuk untuk menyiapkan pesanan dibutiknya,
" Nek Dian pergi ke Supermarket dulu ya, kalo Nenek butuh sesuatu panggil Dio ya! " ucap Dian yang duduk disebelah nenek .
" iya !". jawab Nenek yang terbaring lemas diatas kasur karena akhir-akhir ini keadaan nenek mulai sakit-sakitan
Dian pergi keluar kamar dan memanggil Dio yang ada dikamar
" DIOOO !!!! ". panggil Dian dengan suara agak keras
" iyaaa apaaa???? " jawab Dio dari kamarnya
" Sini ! " . printah Dian
Dio akhirnya turun memuji lantai satu
" kakak mau ke supermarket dulu ya jaga nenek jangan ke atas dulu sebelum Kaka pulang! " ujar Dian
" iya kak " Dio
Dian akhirnya pergi ke supermarket dengan berjalan kaki karena supermarketnya tak jauh dari tempat tinggalnya .
" Kenapa ya Radit dulu minta nomernya Andre ? " batin Dian
tak lama kemudian ia sampai di supermarket dan membeli Snack dll. setelah mengambil yang ia butuhkan ia pergi ke kasir. Dian menaruh belanjaanya di meja kasir
" ini aja mbak ? " .ucap kasir itu sambil membarkot Snack
" iya mbak itu aja ? ". jawab Dian sambil mengeluarkan uang di dompetnya
" Totalnya Rp.157.800 mbak, mau Tunai atau non tunai mbak ? " .
" Tunai aja mbak !" sambil menyodorkan uangnya
" Tambah Rotinya kak, lagi promo beli 2 gratis 1 " ucap mbak kasirnya
" nggak mbak itu aja !" Dian
" atau pulsanya sekalian !" kasir
__ADS_1
" enggak mbak ! " Dian
" Oh iya, untuk yang 200 bisa di donasikan? " kasir
" iya mbak gakpapa " Dian
" uangnya Rp.160.000 kembali Rp.200 untuk didonasikan, ini barangnya dan ini struknya ! " ujar mbak kasir
" iya mbak terimakasih " jawab Dian dan pergi ke keluar
akhirnya Dian keluar dan pulang
" huh cerewet banget mbaknya " gumam Dian
Dari belakang ada yang mengelakson dari belakang
Tiiinn,,,,tttttiiinn,,,,,tiiinn
Dian langsung menoleh kebelakang ternyata pria itu adalah Andre, Andre langsung memberhentikan motornya tepat didepan Dian.
" Habis dari mana ? " ucap Andre sambil melepas helmnya
" laahh kamu dari mana ? " tanya Dian
" Hemm tadi habis dari rumah Rani ngasikan buku " jawab Andre
" ohh." ucap Dian
" mau bareng gak ?" ucap Andre
" enggak ah ngerepotin " ucap Dian
" enggalah lagian satu arah " ucap Andre
" udahh buruan naikk !!! " cetus Andre
akhirnya Dian naik motor dan kemudian mereka pergi diatas motor tiba -tiba Andre bicara tentang Radit .
" gimana kabarnya Radit ? ". tanya Andre
" baik kok, kenapa ? ". jawab Dian
__ADS_1
" oh gitu,, gak papa kok " ucap Andre
Tak lama kemudian akhirnya sampai dirumah Dian dan Dian akhirnya turun dari motor .
" nggak mampir dulu ? ". tawar Dian
" boleh-boleh ! " ucap Andre sambil tersenyum manis
" yaudah buruan masuk! " ujar Dian
akhirnya mereka masuk kedalam rumah Dian
" Assalamualaikum, Dian pulang ! " ucap Dian
" Loh sudah pulang ma ? " ucap Dian
" iya udah selesai perkerjaan mama ! loh nak Andre , silakan duduk sini nak !" ucap Dian
" ma Dian masuk dulu ya sekalian mau bikin minuman" ucap Dian
Dian kemudian masuk dan diruang tamu ada mama Dian dan Andre
" ehmm te gimana ? Dian sudah tau nggak soal Radit ? ucap Andre
" hemm belum ndre , biar dia tau dengan sendirinya. ! " ucap Mama Dian
kemudian Dian keluar dengan membawa secangkir teh kemudian duduk disebelah mamanya
" pada ngomongin apa ? kok serius banget ! " . ujar Dian
" enggak kok sayang, mama tinggal dulu ya mau nyuapin neneknya ! " ujar mama Dian ia langsung berdiri dan beranjak ke dapur .
Andre dan Dian berbincang-bincang.
" Gimana persiapan UN mu ? ". tanya Andre
" Ya gitu ! ". jawab Dian
Tak terasa sudah hampir sore dan Andre berpamitan pulang.
****
__ADS_1