
Permintaan papi kali ini benar benar di luar dugaan ku,tak pernah sedikit pun terlintas di pikiranku untuk menikah dengan seseorang yang tidak sejajar denganku, dia supirku supir pribadi ku
Papi memintaku untuk menikah dengan nya untuk menjadi ayah atas bayi yang aku kandung ini.
Bagai mana aku bisa menikah dengan nya rasa cinta pun tidak ada, aku hanya menghormati nya sebagai teman sekaligus supirku..
***
Vie ini permintaan papi sama kamu papi hanya ingin kamu menikah dengan laki laki yang bertanggung jawab, bukan karna materi papi cuma pingin kamu bahagia dunia akhirat !papi memintaku
Pih bagai mana via bisa bahagia dunia akhirat sedang kan via gak cinta sama haris pah, papi tau kan dia seorang supir gimana menghidupi semua kebutuhanku nanti?"
Iya pih lebih baik cari lelaki yang pantas buat anak kita yang sejajar dengan kita bukan haris anak nya pak adang papi mau anak kita satu satu nya hidup susah karna menikah dengan anak supir, saut mami sambil menghampiriku yang sedang menangis,
Nggak bisa mi, papi sudah pikirkan ini haris yang terbaik buat via, dan menjadi ayah dari anak yang di kandungan vie...
Tapi pi via berhak menentukan lelaki pilihan via....
Pih apa lagi untuk menjadi suami vie vie gak cinta a sama haris?
Untuk sekarang kamu nggak usah ngomong cinta yang penting kamu dapat kan orang yang baik di banding anak tadi rico? "
Aku pun tak bisa berkata papa lagi dan tak bisa berbuat apa apa lagi tentang keputusan papi karna ini semua salahku dan ku harus pikirkan kesehatan papi juga untuk saat ini! "
Iya pi vie mau menikah dengan haris? "
Papi tersenyum mendengar jawaban ku,
Nggak vie ini gak benar, saut mami
Bagus nanti setelah papi pulang dari rumah sakit kita bicarakan ini dengan pak adang dan haris.kata papi sambil mengusap tanganku.
Via ke luar bentar? "
Aku pun menuju keluar taman rumah sakit dengan sedikit merasa kecewa dengan keputusan ini.
Gimana bisa aku menikah untuk sekarang ini sedang kan aku tidak mencintai haris, memang saat ini aku mengagumi nya tapi untuk cinta aku belum ada? Ku menangis sendiri memegang perut yang ada janin nya ini.
Vie, tiba tiba mami datang.
Mih, ku memeluk dengan ke adaan masih mengeluarkan air mata.
Kamu yakin ini menikah dengan haris? "
Mih ini permintaan papi,mami tau kan papi gimana dengan ke adan nya jika vie menolak papi bisa drop mi, kata kata rico buat papi marah dan mengambil keputusan ini.
Ya udah kamu jangan sedih dan jangan terlalu memikirkan ini nanti mami akan cari jalan keluarnya untuk masalah ini? "
Magsud mami?
Ya pokonya nanti kamu tau,sekarang kamu pulang istirahat ya?
Mih, mami aja yang pulang biar vie di sini kasihan mami dari kemarin belum pulang istirahat di rumah nanti sore mami kesini lagi, kataku
Benar nggak apa apa mami pulang? "saut mami
Iya mih.
Ya Udah lau gitu mami pulang dulu ya nitip papi ya..
Iya mi,
Mami pun Pulang bersama pak adang!
__ADS_1
****
Setelah mami sudah pergi ku tetep tidak beranjak dari taman itu,
Vie, aku mendengar seperti ada yang memanggil ku,ku melihat ke samping ternyata desi.
Hai ngapain loe duduk di sini? "kata desi yang sambil cipika cipiki dengan ku
Nggak gue lagi ngadem aja? "saut ku.
"Eh tunggu tunggu loe habis nangis!
Kenapa ,apa ada apa apa dengan bokap loe? "desi yang penasaran,
Vie loe sahabat gue loe cerita sama gue ya? "
Aku pun langsung memeluk desi dan bercerita
Gue, gue,
Iya loe kenapa? "desi semakin penasaran
Gue hamil des sama rico? "
"Apa" desi sambil melepaskan pelukanku dan menatap mata ku.
Serius loe,lagi nggak becanda kan.
Nggak des, ku sambil menangis tersedu sedu
Loe kenapa nggak cerita sama gue waktu semalam di acara pertunangan rico sama amel, tau gitu gue gagal kan pertunangan mereka? Desi merasa emosi dengan kabar ini.
Tapi rico tau kan soal loe hamil? "
Apa, segitu nya itu rico ini nggak bisa di biarin vie
Loe harus ngomong sama orang tua rico agar rico mau bertanggung jawab soal kehamilan loe ini ?"
Udah terlambat des, papi sudah marah banget sama rico, dan papi menjodohkan gue sama haris? "
Haris,supir loe itu mas ganteng? "desi syok dengar aku di jodohkan dengan haris,
Masa iya bokap loe jodohkan loe dengan supir loe itu? "
Iya gue juga nggak ngerti si des dengan pemikiran papi,? "
Loe yang sabar ya vie, gue yakin loe bisa lewati ini semua? Desi memelukku dan menenangkan ku.
Des gue mau ke dalam, karna udah lumayan lama gue tinggalin sendiri,apa loe mau ikut ke dalam? "
Oh ya gue mau liat kondisi bokap loe?
***
Pih kenalin ini desi teman via? "
Hai om desi, gimana ke ada an om sekarang? "
Ya udah lebih baek, makasih udah mau jenguk om.
Iya om semoga cepat sembuh ya? "
Iya amin, saut papi.
__ADS_1
Oh ya pi tadi mami pulang dulu via kasihan sama mami dari kemarin belum istirahat di rumah.?"
Iya vie,oh ya papi sudah menghubungi haris untuk Datang kesini sekarang?
Apa pih sekarang, ku dan desi bertatapan syok.
Iya kenapa papi pengen cepat kamu menikah dengan haris sebelum perut kamu semakin membesar? "
Tapi pih papi masih di rumah sakit bisa bahas ini di rumah aja,
Aku yang mulai kesal karna papi selalu memikirkan harga diri nya hingga tidak memikirkan kesehatan nya.
Tok. tok. Tok ...
Desi membukakan pintu ternyata haris yang datang.
Aku yang sedang berdiri entah apa yang di rasakan semua badan ini berkeringat dingin setelah melihat haris,
Masuk ris, kata papi yang melihat haris di depan pintu.
Vie,, om saya ada acara mendadak jadi nggak bisa lama lama di sini, saya harus pamit dulu ya om moga cepat sembuh dan cepat pulang dari rumah sakit ya,, kata desi yang sengaja untuk pergi agar tidak mengganggu pembicaraan mereka.
Iya deh makasih udah mau jenguk om ya.. Saut papi..
Ku tarik tangan desi, loe disini temenin gue kenapa pulang si,aku berbisik bisik ke desi agar tidak meninggalkan nya.
Gue nggak enak vie, nanti loe kabarin gue ya, saut desi yang sambil mencubit kecil tanganku .
Ya udah om, vie, haris saya pamit dulu Assalamualaikum,
Walaiklumsalam,
Setelah desi meninggal kan ruangan papi dan pulang,papi memanggil haris,
Ris bisa kamu kesini samping bapak?
Haris menghampiri yang tadi nya berdiri agak jauh kini mendekati papi,
Iya pak ada apa gimana keada an bapak sekarang maaf saya baru kesini jenguk bapak,
Iya ris nggak apa apa,
Aku yang duduk di sambil berhadapan dengan haris nanya diam karna tau apa yang nanti ayah bicarakan dengan nya,
Ris bapak mau minta sesuatu dari kamu dan bapak harap kamu bisa mewujudkan permintaan bapak ini.
Apa pak selagi saya bisa saya akan mewujudkan permintaan bapak,
Aku yang mendengar haris berkata seperti itu membuatku semakin takut jika haris akan menyetujui permintaan papi, dan harapku hilang sudah, ku berharap haris menolak menikah dengan ku.
Ris, bapak ingin kamu menikahi via anak bapak,
Via?"
Apa maksud bapak,? "haris terkejut mendengar permintaan papi.
Iya saat ini via sedang hamil dan lelaki yang menghamili via tidak mau bertanggung jawab jadi bapak meminta kamu menjadi suami dan ayah bagi bayi yang via kandung,, bapak berharap kamu bersedia..
Tapi pak saya bukan laki laki yang terbaik untuk via, .?"
walau haris sangat senang mendengar ini tapi haris masih berpikir tidak layak menjadi suami via karna berbeda via dari serba ada sedang kan haris hanya seorang supir yang kuliah saja belum lulus.
Aku hanya terdiam merasa tak berdaya.
__ADS_1