Dikhianati Sahabatku

Dikhianati Sahabatku
4


__ADS_3

pagi ini sesuai rencana Willi kemarin. Sekarang Willi dan Kayra berada di bandara diantar oleh kedua orang tua willi. awalnya mereka berdua juga ingin ikut cuma karna ada hal lain yang harus mereka urus jadi mereka tidak bisa ikut hanya menitipkan salam untuk orang tua Kayra.


"kalian hati-hati ya disana" ucap Mama Anne


"kalau ada apa-apa cepat kabari kami"ucap Papa Rey


"jaga kesehatan kalian dan jika sudah sampai tolong kabari kami ya"ucap Mama Anne


"iya Ma, Mama sama Papa juga jaga kesehatan ya"ucap Willi


"salam untuk kedua orang tuamu Kayra bilang pada mereka kalo kami tidak bisa ikut datang kesana"ucap Papa Rey


"iya om nanti akan Kayra sampaikan ke Papa sama Mama"jawab Kayra


"kami pamit dulu ya pa ma"pamit Willi


"ayo Kay"ucap Willi mengajak Kayra dan Kayra pun menganggukkan kepalanya


setelah memastikan kepergian Willi dan Kayra, orang tua Willi pun meninggalkan bandara.


setelah melewati perjalanan selama beberapa jam akhirnya Willi dan Kayra telah sampai di bandara x dan saat tiba disana mereka berdua disambut oleh orang tua Kayra.


"Kayra,kamu apa kabar nak"ucap Mama Kinar sambil memeluk Kayra dengan mata yang berkaca-kaca

__ADS_1


"kami rindu sekali denganmu nak"kata Papa Tio


"Kay juga rindu sama Mama dan Papa"ucap Kayra.


"o iya Kayra hampir aja lupa,ma pa kenalin ini Willi pacar Kayra"ucap Kayra mengenalkan Willi pad orang tuanya.


"halo om Tante, kenalin saya Willi"ucap Willi memperkenalkan dirinya


"jadi ini pacar kamu yang kamu ceritain ke Mama Kay?"tanya Mama


"tampan sekali kamu nak,ya kan pa?"ucap Tante Kinar dan Om Tio pun menyetujui ucapannya


"Tante bisa aja deh"ucap Willi malu


"astaga gara-gara keasikan ngobrol jadi lupa yaudah yuk sekarang kita pulang"ajak Om Tio


sesampainya di rumah orang tua Kayra menunjukkan kamar tamu yang akan ditempati Willi untuk sementara waktu "nah Willi ini kamarnya kamu kalo kamu butuh apa-apa kamu bisa minta ke pelayan ya, kalo gitu Tante tinggal dulu ya"ucap Tante Kinar.


"iya Tante "ucap Willi


sepeninggalnya Tante Kinar Willi langsung saja membereskan pakaiannya dan setelah selesai dia langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sudah lengket. beberapa menit kemudian dia telah selesai mandi dan berganti pakaian dia langsung menuju ruang keluarga dimana Kayra dan kedua orangtuanya sedang berkumpul disana.


"eh, Willi sini nak" ucap Om Tio saat melihat Willi mendekat ke arah mereka.

__ADS_1


"eem Tante,om Willi mau bicara sama om dan Tante boleh?"tanya Willi


"boleh emang kamu mau bicara apa nak bicara aja"ucap Om Tio.


"sebenarnya kedatangan saya kesini berniat untuk melamar anak om dan Tante sekaligus meminta restu"ucap Willi pada orang tua Kayra


"kami serahkan semua ini pada Kayra nak karna dia yang akan menjalaninya, bagaimana Kay"ucap Om Tio kemudian dia bertanya pada putrinya itu dan Kayra pun menganggukkan kepalanya sebagai jawaban bahwa dia menerima lamaran ini.


"Willi bolehkah Tante bertanya padamu nak?"tanya Mama Kinar


"boleh Tan" ucap Willi


"eeh dimana kedua orang tuamu kenapa mereka tidak ikut kesini?"tanya Mama Kinar


"sebenarnya mereka ingin sekali ikut kesini Tan cuma karna ada halangan jadi mereka tidak bisa ikut,mereka hanya menitipkan salam untuk om dan Tante " ucap Willi dan kedua orang tua Kayra pun menjawab salam tersebut


"em baiklah, bagaimana kalo sekarang kita tentukan tanggal pernikahan saja" usul Tante Kinar


"Kayra dan Willi bagaimana, apakah kalian setuju?" kata Om Tio


"kami setuju" ucap Kayra


setelah menemukan tanggal yang pas mereka pun bercerita mengenai apa yang selama ini terjadi sampai tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam.

__ADS_1


"ayo kita ke ruang makan" ucap Om Tio sambil melihat jam tangannya dan mereka berempat pun langsung berjalan menuju ruang makan sesampainya disana semua makanan sudah tersedia di meja makan


__ADS_2