Dinikahi Seorang Pengacara

Dinikahi Seorang Pengacara
mulai mengobrol


__ADS_3

dan saat Niena sampai di taman belakang rumah Naufal ,dia sangat senang karna banyak sekali bunga bunga yg membuat dia inget kepada bundanya . dan Naufal yg ada di belakang Niena tersenyum tipis saat melihat ekspresi wajah Niena yg sangat senang tidak lam setelah itu niena duduk di sebuah kursi yg ada di taman itu sambil melihat bunga bunga tanpa menyadari keberadaan Naufal yg sedang melihatnya . lalu Niena pun mengambil hpnya dia ingin memoto bunga bunga yg cantik di depan nya tidak lama setelah itu niena pun menyadari bahwa adanya Naufal yg ada di rumhnya lalu Niena pun menawarkan untuk Naufal duduk di kursi sebelahnya .


Niena "ehhh kamu masih disini dari tadi" kaget


Naufal "iya" di jwab dg ketus Niena pun sangat kesal tapi dia berusaha untuk mengajak Naufal itu ngobrol biar mereka tidak terlalu canggung.


Niena "pasti ibu kamu suka bunga ya, mngkanya dia menanam bunga yg cantik kayak gini"


Naufal "iya ibu saya suka bunga ,tapi yg menanam bunga ini bukan ibu saya"


Niena "lalu siapa, oh iya kok aku dari tadi GK liat ibu kamu apa dia lagi GK ad dirumh"


Naufal "ayah saya yg menanam bunga ini, ibu saya sudah meninggal 7 tahun lalu"

__ADS_1


Niena "emm maaf ya aku GK tau"


Naufal "iya gak papa, lalu ibu kmu knpa tidak ikut mkn mlm kesini" tanya Naufal balik


Niena "bunda ku juga sama kayak ibu mu dia sudah meninggal sekitar 4 atau 5 lalu" sambil tersenyum


Niena "pasti dulu bundaku dan ibumu sering mengobrol tentang bunga ,karna ibu juga sangat suka dg bunga"


Naufal "iya, oh iya tentaang perjodohan kita bukannya kata om Hendra kmu sempet menolak lalu kenapa tiba tiba jadi setuju"


Naufal "sama seperti mu ,aku tidak mau ayah ku kecewa dan GK ad slhnya juga kita saling knl dulu mslh nnti cocok atau enggak belakangan pikir ku, apa lagi saat kesehatan ayah ku semakin memburuk beberapa bulan ini"


Niena "memang ayah kamu sakit apa"

__ADS_1


Naufal "jantung"


Niena "ohhh gitu" dan saat Niena dan Naufal yg sedang duduk dan ngobrol bersama di taman ayahnya Niena dan ayahnya Naufal mengintip mereka dan mereka sangat senang melihat Niena dan Naufal yg duduk berdua itu


ayah Naufal "hen liat anak anak kita ,sepertinya sudah ada kemajuan"


ayah Niena "iya har, aku juga senang melihatnya"


ayah Naufal "pasti istri istri kita sedang bahagia sekarang melihat anak anknya bisa duduk dan ngobrol seperti itu"


ayah Niena "iya har ini kn keinginan mereka dari dulu"


ayah Naufal "Gimana kalok kita mintak untuk pernikahannya di percepat her biar kita bisa menimang cucu dg capat"

__ADS_1


ayah Niena "iya har aku setuju" lalu mereka pun kembali ke ruang tamu untuk lanjut mengobrol dan membiarkan Niena dan Naufal lanjut untuk mengobrol juga. dan Niena pun melihat ke langit seolah sedang melihat ibunya dan Naufal hanya diam sambil melihat bunga bunga yg ada di depan nya. entah sadar atau enggak Naufal seperti sudah lumayan nyaman dekat dan mengobrol dg Niena adalah setelah meningglnya tunangan nya itu dia bahkan tidak prnh ngobrol dg wanita dan bahkan duduk pun dia tidak nyaman jika berdekatan dg wanita dan mereka pun cuman bisa diam saja sampai akhirnya jam sudah menunjukan pukul 21.00 wib dan Niena sudah merasakan kedinginan karna dia hanya menggunakan sebuah dress pendek ,dan Naufal pun sadar saat melihat Niena melipat kn tangan karna kedinginan kemudian Naufal memutuskan untuk mengajak Niena untuk masuk ke dalam rumah saja karna angin di luar sangat dingin dan tidak baik untuk kesehatan karna bisa membuat orng masuk angin .


__ADS_2