
Dikisahkan di Tiongkok sedang terjadi serangan penjajah dari Utara, yaitu Bangsa Hun. Kaisar Tiongkok pun memerintahkan satu pria dari setiap keluarga harus bergabung dengan pelatihan tentara kekaisaran. Keluarga Hua hanya memiliki dua orang putri, menyisakan ayahnya yang merupakan purnawirawan.
Akan tetapi, usia sang ayah juga kondisi kakinya yang pincang akibat perang bertahun-tahun lalu tidak memungkinkan ayahnya untuk bisa kembali lagi hidup-hidup jika berperang kembali.
Hua Mulan, putri tertua dari keluarganya, memutuskan menggantikan ayahnya tanpa persetujuan dari anggota keluarga Hua. Mulan pun menyamar sebagai seorang lelaki dan pengganti namanya menjadi Ping, lalu berlatih bersama pria-pria lainnya di camp tentara.
Walaupun tahu jika ketahuan berbohong imbalannya adalah nyawanya, Mulan tetap tak gentar berjuang untuk menjadi tentara. Akan tetapi, dengan semua rekan prianya, tentu Mulan mendapatkan banyak kesulitan. Mulai dari postur tubuh dan kekuatan, Mulan tentu lebih kurang dari semua calon tentara.
__ADS_1
Suatu hari, Mulan dan Chen Honghui (pengganti Li Shan di versi kartun), terlibat 'perkelahian' yang membuat Mulan tidak sadar mengeluarkan 'chi'-nya. Akhirnya seluruh camp, termasuk pemimpin pasukan, mengetahui kekuatan terdalam Mulan yang selama ini sengaja disembunyikan, karena sebagai wanita dia selalu diajari kalau perempuan itu tidak boleh menunjukkan kekuatan.
Setelah diminta untuk menunjukkan performa terbaiknya, Mulan sebagai Ping (nama samarannya saat menjadi pria), pun berubah menjadi tentara terbaik di camp. Dia juga berhasil meluluhlantakkan 90% dari pasukan Rouran dengan idenya melambungkan meriam ke gunung es. Sebelum itu, dia bertemu dan terlibat perkelahian sengit dengan The Witch, kaki tangan ketua pasukan Rouran.
The Witch merasa kalau dirinya sama dengan Mulan, sama-sama memiliki 'chi' yang kuat. The Witch mengatakan kalau semua orang tahu rahasia Mulan yang sebenarnya (kalau dia wanita yang menyamar dan memiliki 'chi' besar), maka Mulan akan diperlakukan berbeda. Mulan yang tak percaya akan perkataan The Witch, setelah berhasil menghilangkan sebagian besar Bangsa Rouran, mengaku pada comrade-nya kalau dia adalah wanita dan dia telah berbohong.
Di perjalanan, Mulan melihat bahwa ketua Rouran dan beberapa bawahannya ternyata masih hidup dan berencana untuk menjatuhkan kaisar Tiongkok. Mendengar rencana tersebut, Mulan tak bisa tinggal diam. Dia pun kembali ke kelompok tentaranya walaupun telah diultimatum kalau dia menampakkan dirinya kedua kalinya maka akan dibunuh.
__ADS_1
Untungnya, setelah mendapatkan dukungan dari beberapa rekan tentara lainnya, pimpinan tentara Mulan percaya akan perkataan gadis itu dan segera pergi menuju kaisar. Terjadi pertempuran cukup sengit dan di sini kita bisa melihat aksi Mulan yang lebih keren lagi dari scene gunung es sebelumnya. Ketua Rouran pun berhasil ditumbangkan Mulan sendirian!
Sang Kaisar yang melihat itu semua secara langsung begitu kagum dengan kehebatan Mulan dan ingin mengangkatnya menjadi pemimpin tentara kekaisaran. Mulan juga dihadiahi Sword By The Emperor seperti pedang ayahnya yang Mulan gunakan selama berperang dengan Rouran.
Amanat Cerita Mulan
Cerita Mulan mengajarkan bahwa sebenarnya setiap orang berhak untuk melakukan suatu hal sesuai keinginan, tanpa memandang batasan gender.
__ADS_1
Saatnya Perempuan membuktikan bisa menjadi seorang ksatria tangguh melindungi orang-orang sekitar. Hal itu pun telah dibuktikan oleh Mulan.