Dosen Cantik Arogan

Dosen Cantik Arogan
Awalll


__ADS_3

11:30 𝚊𝚝 π™Έπš—πšπš˜πš—πšŽπšœπš’πšŠ


π™°πš•Sa Si Gadis Baik, Cantikk dan baik Hati Sedang mempersiapkan Kejutan Ulang Tahun untuk sang tunangan.


ya Alsa Akan menikah setelah selesai sekolah, "Karena Bucin Pe kerja" orang manado bilang, hehe


Melihat Jam sebentar lagi mulaii, Alsa pun bersiap dan Berdandan Sexy Berkelas demi sang kekasih.


Selesai Dekorasi Sederhana namun Mewahnya Alsa Mengurus dirinya Dan mempersiapkan semua dengan baik.


Melihat Segala sesuatunya Sudah Siap Alsa Pun dengan Tawa kecilnya Menghampiri sang kakak.


tok tok tok "Kak reyy ayokk" Teriak Alsa


"iya bentarr, astga" Ucap rey


"Lamaa kak, Ayok nnti Abis nih makeup aku" sungut Alsa Manja


"Iya bentar dek dah siap kok in" jawab Rey.


ceklekk.. "Yuk capcuss" Ucap Rey


" Ehh ehh bentar, lu kakak gw kan? " Tnya Alsa "Haisss,,,Apa sihh dek ngomong kok gtu" Jawab Rey kesal


"A hehehe canda kakk, Abiss kakak bikin pangling sihh gantengg benerr" ucap Alsa


"Iyaa dong Gw gtu lohh" ucap Rey narsis


Hahahahah Tawa Rey dan Alsa


"Stop ketawa, yuk brangkat ntar telat lagi" ucap Alsa.


"Letss goo" jawab Rey sambil menggandeng tangan Alsa


Dalam Perjalanan Alsa Pun memberi Instuksi Agar Menunggu Aba2 darinya sebelum masuk dan Memberi kejutannya.


"inget ya kak, gak boleh buru2 ntar gak asik" ucap Alsa lagi


"Iya Bawel" balas Rey


Sesampainya Di Apartemen sang kekasih Alsa Dan Rey serta yg lainnya Telah siap di posisinya masing Dann


Ceklekk...


SURPRISEEEEE... Happy Bdayyyy!!!!


Suara bising itu mengagetkan Dua sejoli yg sedang bermesraan.


Heninggg.. Melihat Hal Tak Terdugaa, Dengan Perasaan Hancur Alsa Bertanya" sejak kapan?! " tnya Alsa dingin tanpa ekspresi


"All Aaaku...akuu...bisa jelasin Al, ini gak seperti yg kamu lihat Al" ucap terbata Ryan


"Udahh berapa Lama haaa !!! " Teriak Alsa


"Dari kapan? " tanya Alsa lagi


"JAWABBB!! " Teriak Alsa


"eh Al gak udah bentak2 gitu kali" ucap Kiara


"Diem lo" Marah Alsa


"Lo yang diem! gak usah drama. Yang lo liat itu kenyataannya" ucap Kiara Tanpa perasaan


"Lagian Ryan tuhh sygnya ama gw bukan Lo" sambungnya lagi

__ADS_1


"Ki udahhh" ucap Ryan


"Apaan sih kamu, Alsa Harus tau yg sebenarnya Aku gak mau Sembunyi lagi! Ingett Aku Lagi Hamill" Bentak Kiara


"Haammilll? " Ucap Alsa Gemetar


"Sejauh itu? Hahahahaha Bodohhh, Bodohhh Ternyata Aku selama ini, haha. Salah Akuu Apaaa? Haaa? Apa salah Aku" Tanya Alsa


"JAWABBB Ryan!!!" Teriak Alsa


"Maaf All" Ucap Ryan pelan


"Maafin Aku All" ucapnya lagi


"Gakkkk.. gakkk. gw benci lo!! " Teriak Alsa Sambil Berlalu meninggalkan Tempat Terkutuk itu.


"All.. dekk.. " Teriak Rey dan yang lainnya


Bughhh. bughhh..


"Bangunn lo! bangunn!" Teriak Rey


"Puass lo ha? puas lo nyakitin Adek gw ha? puas lo udah ngancurin Dia haa?!! " Teriak Rey lagi


bughhh bughhh..


"Astagaa.. Rey udah Rey udah.. " Teriak Teman Rey. Setelah puas Memukuli Ryan, Rey Terduduk diam sambil ngos-ngosan karena emosi. Mengingat Hal yg barusan Terjadi Terlintas di benaknya mengenai sang Adik. Menyadari itu dengan Tergesaa Rey Berlalu Mencari Adeknya..


"All.. " Teriak Rey


"All dekk kamu dmn? dekk?" sambungnya lagi


Sembari Berkeliling mencari adeknya dengan perasaan tak menentu.


Semntara itu di Apartement


"Dann lo, lo tuh sahabatnya Alsaaa. Dia udah nganggep lo sodaranya!! Tega bangett lo" Ucap yg lainnya


"Gak peduli" ucap Kiara


"Dihh gak tau diri, Dasar Murahan" maki Teman Rey Mengebu-ngebu


"Dann lo.. Lo bakal nyesel! " sambungnya lagi.


"Cabut gaess" ucap Teman Rey


Melihat Semuanya Telah Pergi Ryan Terduduk Diam


"Ry, kamu gak apa2? " tanya Kia


"Kenapa sih ki, Aku kan udah blg. Kita bakal jelasin ke Alsa secara baik2 gak gini!!" ucap Ryan geram


" Kamu apaan sih, lagian dia ngeliat kita tadi. udah biarin aja" ucap kia kesal


Tanpa menjawab Ryan Meninggalkan Kia sendiri


Sementara Di Tempat Lain..


"Lo Dmn sih dekk" ucap Rey Lelah seharian Mencari Sang adik


Drett.. drettt... drettt


"Hallo, Rey kamu dmn? " tanya sang Mama


"Iyaa ma Rey di jalan ini" jawab Rey

__ADS_1


"Alsa mna? " tanya Mama lagi


"Ada kok tuhh" Jawab Rey sesantai mungkin karena tak ingin membuat sang ibu khawatir.


"Udah dulu ya maa,byee" Ucap Rey


"Iyaa, ati2. Jagain adek yah Kak" ucap mama


"Iya Maa" jawab Rey


Tut.. tutt. tutt.


Telpon di matikan..


"Rey udah ketemu Alsa nya? " Tanya Temannya


"Belumm" Ucap Rey lesuhh


"Di Telfon gak di angkat2 juga, gak tau kemana lagi nyarinya" keluh Rey


"udahh yukk nyari lagi, siapa tau ketemu deket sini" ucap temannya


"Iya" ucap Rey seadanya


Di lain Tempat, Di posisi Alsa


hikss hiksss hiksss


"Kenapa Kamu Tega Ry, aku salah apa" ucap Alsa dengan tangisnya


"Kenapa??!!! Kenapa haruss kiaaa?!! Teriak Alsa


Huaaaaaa,, Tak Lama Berselang..


" Dekkk.. All" panggil Rey Lembut ketika melihat sang adik Terlihat Berantakan dengan muka sembab. Dengan Lembut Rey Kembali Memanggilnya "Dekk" ucap reyy


"kakk, hiks.. hiksss.. hikss Huaaa aku kurang apa sihh kak" ucap Alsa terbata karena tangisnya


" Udahh gak apa2 udahh,, jangan nangis.. Air mata kamu tuh berharga Stopp...kamu buang2 Percuma Buat Mereka! " Ucap Rey Tegas


Hikss.. hiksss... "Sakittt kak" Ucap Alsa


" Udahh tenang okk, Shuttttt...udahhh..kakak di sini buat kamu" Jawab Rey sambil memeluk Alsa.


Tak lama itu Alsa pun tenang dan Tertidur di pelukannya.


Menyadari sang adik sudah terlelap dengan Perlahan Rey mengangkat Alsa Dan membawanya ke mobil.


" Gaess Alsa udah ketemu, gw pulang dluan Soalnya Alsa tdr ini. Makasih juga ya udah bantuin gw tdi" bunyi pesan singkat Rey ke temannya


Melihat sang adik sesegukan dan berantakan Rey Berfikir untuk tidak pulang ke rumah karena nanti bisa menimbulkan masalah besar meski Seharusnya Org tua mereka sdh tau apa yg terjadi melalui para bodyguard tersembunyi namun Sang papa Tdk mencampuri urusan anaknya Jika tidak Terus terang dahulu.


Namun Tdk dengan urusan sang princess kesayangannya. Tanpa di Minta Sang papa telah melakukan hal yg besar untuk Alsa..


Tak Lama setelahnya Bunyi ponsel Yg Di Yakini panggilan Dari sang Ibundahara


Drettt drettt drettt...


"Astgaa Mama nelfon lagi" ucap Rey Cemas


Hufttttt Hela nafas Rey Pelan


" Hallo, iya ma? " ucap Rey pelan


"Pulangggh!!! sekarang!" ucap dingin sang Mama Dan mematikan Telfonnya.

__ADS_1


Mendengar Suara dingin sang Mama Rey hanya bisa pasrah dan menyiapkan kupingnya ketika Akan di Sidang oleh sang Ratu dalam rumahh....


__ADS_2