
david datang menghampiri lista yang sedang mengobrol dengan sesosok lelaki bahkan senyuman dibibir lista terus merekah manisnya.
" apa coba yang diobrolin,sampe ketawa terus kayak gitu." Gumam david .
" hey,apa yang kalian bicarakan dari tadi tertawa terus " david langsung meluk pinggang lista lalu melirik sadis ke arah lelaki yang didepan lista.
" tidak ada,hanya membahas masa lalu yang memalukan " balas lista.
[.. masa lalu? Apa mereka pernah menjalin hubungan?...] dalam hati david berkata.
" ah,masa lalu seperti apa itu? Aku jadi penasaran. Bisa kamu ceritakan padaku sayang." Ucap david,lista merasakan sedikit tekanan dari tangan david dipinggangnya .
" aku akan ceritakan,tapi bisa kau longgarkan sedikit tanganmu? Pinggangku sakit " bisik lista pada david.
David tertawa dengan renyahnya tanpa merasa bersalah lalu melonggarkan cengkraman tangannya dari pinggang lista.
Lelaki didepan lista merasa sedikit tidak enak,sesama lelaki dia pasti bisa melihat bahwa david sedang dilanda cemburu.
" ah maaf sebelumnya,perkenalkan saya andrew.saya adalah dosen disalah satu kampus dilondon dan lista adalah salah satu mahasiswi saya ." Ucap andrew pada david.
" ah,dosen rupanya ya,salam kenal ya,terima kasih sudah datang jauh jauh diacara pernikahan kami." Ucap david membalas andrew.
" ini sudah seharusnya saya datang dipernikahan lista,karna lista termasuk murid paling berjasa dalam hidup saya." Balas andrew lagi lalu tertawa dengan memperlihatkan gigi putihnya.
" jadi, dulu itu kak andrew suka sama sahabat lista ,nah kebetulan sahabat lista juga masih sendiri jadi ya lista bantu mereka buat saling dekat.setahun setelah kami lulus kuliah kak andrew berencana buat ngelamar sahabat lista,dan sampe sekarang hubungan mereka masih awet.udah jalan 4 tahun hubungan pernikahan mereka." Jelas lista pada david,david cuma mengangguk kan kepalanya.merasa lega bahwa lelaki didepannya ini sudah menikah.
" oh gitu ceritanya,tapi yang mana sahabat kamu? Apa dia juga datang?." Tanya david.
" tentu saja datang,bukankah kakak sudah kenal,hanna loh yang dulu sempat datang kerumah sakit sewaktu lista kecelakaan." Balas lista.
Akhirnya david bisa bernafas dengan lega,gak pantas cemburu karna lelakinya saja sudah menikah.david tersenyum geli dengan sifatnya yang seperti dulu.
Cemburu memang susah dihilangkan jika sudah menjalin hubungan dengan lawan jenis.
\=\=\=
" maaf,tadi aku sempat berpikir buruk tentang mu aku benar benar tidak tau kalau kamu adalah dosen sewaktu istriku kuliah.kamu termasuk dosen paling muda yang aku kenal." Puji david pada andrew.
" ah,benarkah? Hahaha...jadi lain kali jangan berpikir buruk tentangku lagi ya. Lista sudah aku anggap seperti adikku,aku sangat dekat dengan lista ditambah istriku bersahabat dengannya." Tutur andrew pada david.
" karna sudah kenal aku tidak akan berpikir buruk tentangmu untuk kedua kalinya.sebagi permintaan maaf besok siang datanglah kerumahku,aku mengundangmu untuk makan siang bersama." Ucap tulus david pada andrew.
" baiklah baiklah,aku pasti datang. Emm,bisakah aku panggil david?." Tanya andrew.
" tentu saja boleh." Balas david sambil tersenyum.
__ADS_1
" apa yang kalian bicarakan?. Sepertinya seru sekali." Tanya hanna pada 2 lelaki yang tengah asik mengobrol.
" berbicara tentang bagaimana kamu bisa menjadi milikku." Balas andrew.
" ih kamu ini ya selalu saja buat hatiku berdebar." Hanna mencubit hidung suaminya.
" karna kamu sudah membuat aku senang maka aku akan memberimu hadiah." Kata hanna.
" hadiah? Emm." Andrew mencium bibir hanna sekilas.
" ih mesum,bukan ini." Hanna memukul bibir suaminya pelan.
" lalu? Biasanya ini hadiah yang paling sering kau kasih padaku." Tanya andrew.
Terlihat Hanna mengambil sesuatu dari dalam tas nya.
" ini,cepat buka." Hanna memberikannya pada suaminya.
Terlihat sebuah alat tes kehamilan dengan 2 garis .
" apa ini?.apa maksudnya?." Tanya andrew polos.
Andrew memperlihatkannya pada david.
David menepuk pundak kanan andrew lalu berkata
" hah!! Papa!? Beneran!?." Andrew lalu memandang istrinya.lalu hanna pun mengangguk antusias.
" akan akan jadi papa! Dav aku sudah menjadi papa." Andrew lalu memeluk istrinya dengan bahagia.
David tersenyum melihat pasangan didepannya ini,9 bulan lagi mereka akan menjadi orang tua.
Hari ini benar benar hari yang sangat membahagiakan bagi david.david harap kebahagiaan ini dapat terus ada sampai kapan pun.
\=\=\=
Jam sudah menunjukkan pukul 23.00 malam para tamu sudah kembali kerumah masing masing.
David dan lista mereka menginap dihotel,sedangkan orang tua mereka kembali kerumah.
" kak bisa bantu aku? Tolong angkat ini." Lista menunjuk pada ekor baju pengantinnya.
dengan cepat david mengangkat ekor baju pengantin lista.
" kau terlihat lelah sekali,ayo kembali kekamar agar kamu cepat istirahat." Ucap david membelai rambut lista.
__ADS_1
\=\=\=
" nek,papa sama mama gak pulang bareng kita?." Tanya dean pada neneknya.
" gak sayang,mereka menginap dihotel tapi dean tenang aja mereka akan pulang besok pagi.jadi malam ini dean tidur bareng nenek gak papa ya." Ucap nenek pada dean.
" iya nek gak papa kok,untuk seterusnya nanti dean mau tidur bareng papa sama mama.dean seneng punya mama baru." Ucap dean dengan bahagia.
\=\=\=
Setelah sampai kamar liata menghempaskan badannya dikasur,terlihat sekali diwajah lista,dia sangat kelelahan.
David duduk disisi kasur melihat lista yang langsung menutup matanya.
" tidurlah,jika lelah.besok baru mandi ". Kata david lalu merebahkan badannya disamping lista.
\=\=\=
" siapa tadi namamu? " tanya lilie pada evan.
" namaku evan,catat disini e v a n." Balas evan pada lilie sambil menyentuh kepala lilie.
" evan,kau sudah menikah?." Tanya lilie.
" tentu saja belum,jika sudah buat apa aku mendekatimu." Balas evan.
" buktinya?." Balas lilie.
" kamu bisa tanyakan pada lista,suaminya adalah atasan ku sekaligus temanku." Balas evan lagi.
Lilie menganggukkan kepala.
" karna kamu masih sendiri,apa kamu mau jadi temanku selama seminggu? Aku hanya kenal lista disini dia pasti sibuk dengan suaminya,dan temanku yang lain punya kesibukan masing masing,aku akan bosan jika sendirian." Kata lilie.
Evan sempat berpikir namun pada akhirnya dia menyetujuinya.
" aku ingin sampai seterusnya kita berteman aku tidak ingin waktu bersama kita hanya seminggu. Bolehkah?." Evan memajukan wajahnya ke lilie ,sedangkan lilie hanya melotot kaget lalu memundurkan wajahnya.
" dalam seminggu aku harus kembali ke london,aku tak bisa menetap disini lagian tidak akan bertemu lagi jadi seminggu itu cukup." Balas lilie.
" tapi aku maunya lebih gimana dong?." Evan menampakkan wajah imutnya.
" kau menyukaiku?." Tanya lilie.
Evan mendadak kaget lalu sedikit menjauh dari lilie.
__ADS_1
Mereka saling memandang.lilie yang menunggu jawaban lalu evan yang masih menata dengan benar hatinya itu apakah dia menyukai lilie atau tidak.