
hallo guys,apa kabar kalian ?? semoga sehat terus ya,om david up nih,ada yang kangen?.jangan kangen si om ya,,,si om milik authoršbecanda kok hehe ,jangan lupa like n comen supaya author semangat 45 ,eh 85 ajaš.
.
jam menunjukkan pukul 10.00 ,dian,ibu david baru saja pergi.sekarang hanya ada david,calista juga dean.canggung,itu yang mereka rasakan saat ini.
(" suasana macam apa ini,astaga david apa yang terjadi padamu,") batin david .
suara dering telpon berbunyi,suasana canggung pun buyar.david pun mengangkat telpon masuk tersebut .
percakapan didalam telpon david.
call.
" hallo,bapak david mahardika ,bukankah semalam saya mengatakan hari ini anda harus kekantor? lalu mengapa anda belum datang?." ucapan panjang dari suara lelaki yang tak lain sekertaris david.
" aku akan kekantor,aku baru mau siap siap." padahal dia belum siap siap.
" baiklah ,saya tunggu dikantor ,berkas yang harus anda tanda tangani sudah tersusun rapih dimeja anda," ucap evan ,sekertaris david.
" apa hari ini tugasku hanya tanda tangan?" tanya david sambil sedikit melirik calista.astaga pandangan david tak bisa lepas dari calista
" emm,jam makan siang nanti anda ada janji temu dengan pak sutomo direstaurant X ," jawab evan .
" pak sutomo?,perasaanku , aku tidak punya janji dengannya." balas david sambil mengernyitkan dahinya.
" oh kalau soal itu ,anda bisa tanyakan pada ayah anda ,pak david." balas evan sambil mengakhiri telpon .tut telpon mati.
(" papa? .. hmm kenapa perasaanku jadi ngx enak ya." ) david pun kembali ketempat duduknya ....
" siapa kak? " tanya lista pada david.
david tersenyum sambil memandang lista lekat lekat.lista yang melihat itu menaikan 1 alisnya sambil menjauhkan mukanya .
" kenapa kamu ingin tau lista? " tanya david pada lista ,
" tidak papa ,hanya bertanya saja ." jawab lista sambil sedikit menjauh dari samping david.
(" cemberut saja masih terlihat menggoda ,apalagi tersenyum." ) batin david .
" ih kak stoop ngelihatin aku,emang aku tv yang harus dilihatin terus?." ucap lista sambil menutup mukanya dengan bantal sofa.david yang melihat itu hanya terkekeh pelan .
" aku mau mandi." david berdiri dari duduknya .
" jadi?." tanya lista singkat.
" hanya ingin kasih tau " balas david sambil tersenyum.
" oh ya bisa bagi no telpon kamu?,agar aku mudah menghubungimu nanti ," sambil menyodorkan hp david kelista .
" apa ini modus? ." mengambil hp david .
" apa mukaku terlihat seperti lelaki yang modus lista? ." david mendekatkan wajahnya kewajah lista,agar lista bisa menatap wajahnya .
" hm ,tidak." ucap lista sambil menjauhkan wajah david dengan jari telunjuknya .
lista pun mengembalikan hp david setelah mengetik no telponnya.david mengambil hpnya lalu berjalan kekamarnya.saat didepan pintu kamar david,david menelpon lista.
" hallo ," lista mengangkat telpon .
" hallo,ini aku,....apa suaraku terdengar sexi via telpon? " ucap david sambil memandang lista.lista pun menengok kearah kamar david ,setelah itu dia mematikan telponnya.
(" kenapa aku tidak bisa marah,? astaga,sepertinya aku tergoda pada duda itu.,WHAT ?,tidak ,tidak mungkin.huff." batin lista sambil mengelus dadanya .
______________
david keluar kamar dengan setelan jasnya,
" lista,aku akan kekantor." ucap david sambil berjalan mendekat lista.
" hm." balasan singkat lista membuat david terdiam.
" apa itu hm?. jawab dengan benar lista." david pun duduk disebelah lista.
" iya kak." lista senyum kedavid tapi cuma singkat abis itu mukanya datar lagi .
(" harum sekali, " ) batin lista sambil mencium bau harum tubuh david.
" kalau kamu lapar,telpon aku,nanti aku pesankan makanan.dan juga dean tertidur dikamarku ,ketika dia bangun tolong beri tau dia bahwa papanya kerja." ucap david sambil menatap lista.lista mengangguk .
" kenapa kamu tidak menatapku? " tanya david pada lista.
" kenapa aku harus menatapmu?" lista balik bertanya.
" ya siapa tau kamu akan merindukan aku nantinya." jawab david sambil tertawa ha ha ha...lista hanya melongo sambil melihat kepergian david.
----------
dikantor david.
" van kenapa banyak sekali berkasnya? aku kira hanya 3 atau 5 berkas saja." david mulai membuka berkasnya.
" sejak kapan bapak david mulai mengeluh melihat banyak berkas diatas meja?." balas evan sambil meletakan beberapa berkas lagi.
" harus selesai dalam 1 jam ,ingat bapak ada janji dengan pak sutomo." evan berjalan keluar ruangan david.
" tunggu," .david menatap evan tajam.
" tolong panggilkan edho." ucap david kepada evan,evan mengangguk lalu berjalan keluar .
.
.
edho adalah wakil CEO ,sedangkan david seorang CEO.
tok..tok..tok..suara pintu diketuk.
" masuk." ucap david.edho pun memasuki ruangan david.
" bapak memanggil saya?." tanya edho pada david.
" hm.duduk.," david memberikan beberapa berkas ke edho.
__ADS_1
" baca semua berkas ini.lalu tanda tangani ." ucap david sambil menatap edho.
" tapi pak ,ini tugas bapak,semua berkas ini membutuhkan persetujuan bapak,bukan saya." ucap edho kepada atasannya tersebut.
" saya tau ini tugasku ,tapi kamu wakilku ,apa gunanya kamu bila aku harus membereskan semua berkas ini, " balas david kepada edho.
" baiklah pak." edho pun mulai membuka berkas tersebut.
.
.
jam menunjukan pukul 12.00 siang .
david berniat untuk menelpon lista ,namun bukankah dia harus bertemu pak sutomo? .
("ah sebentar saja , tidak papa kan? .hanya untuk melepas rindu." ) batin david sambil berjalan kemobil .dimobil ada evan dan edho.
" restaurant X bukan? " tanya edho pada evan .
" iya.." balas evan.
" sssstttt diam lah,aku akan menelpon seseorang,.." ucap david sambil membuka kontak hpnya.
" bukankah pak sutomo hanya ingin bertemu david,kenapa kita harus ikut?." bisik edho pada evan.evan hanya menggelengkan kepala ,sambil mengangkat kedua bahunya.
" hallo," ucap david mulai berbicara via telpon.
" iya kak." balas lista pada david.
(" perasaan apa ini,kenapa aku menyesal menelpon lista,mendengar suaranya ,aku semakin merindukan lista .").batin david sambil menjauhkan telponnya ,tapi malah diraih edho.
" calista lee,? siapa ini dav.." tanya edho pada david.
" hallo,,kak david ,," lista bersuara ,david pun langsung meraih hpnya kembali .
" eh..iya kenapa lis?." tanya david pada lista
" loh bukankah seharusnya aku yang bertanya?. kan kakak yang telpon lista." ucap lista menjawab pertanyaan david.
" ah...aku hanya ingin bertanya ,apa kalian sudah makan?." tanya david pada lista
" ini aku lagi makan direstaurant bersama dean." balas lista pada david.
" oh ya sudah nikmati makanmu ,aku akan menyusul bila urusanku sudah selesai." ucap david.
" baiklah ,,," ucap lista setelah itu mematikan telpon .
///////////////////////
david membuang nafas lega.setelah itu dia menatap edho tajam.
" kenapa kamu mengambil hpku ?.apa aku menyuruhmu ?." tanya david pada edho.
" tadi kau mengarahkan hpmu padaku,aku pikir kau menyuruhku untuk mengambil alih hpmu.btw siapa calista lee?." tanya balik edho pada david.
( " bagaimana mungkin aku menjawab ,bahwa lista calon istriku.astaga ,mulutku benar benar teledor.") batin david sambil tersenyum sendiri.
.
restaurant X.
david ,edho ,dan evan memasuki restaurant ,dari kejauhan sudah terlihat bapak sutomo.,,,eh tunggu tunggu ,mengapa ada wanita?.
david berhenti .
" van,bukankah itu anak pak sutomo?." tanya david pada evan.
" iya betul. kenapa," tanya evan pada david.
" tidak papa." mereka pun melanjutkan langkahnya .
" selamat siang pak." sapa edho pada pak sutomo.
" wah sudah datang ternyata." pak sutomo tersenyum sambil berdiri dari duduknya.
" eh ,,,bukankah ini nona miranda? ," tanya evan pada miranda.
" iya ,miranda tersenyum.lalu menatap langsung pada david.miranda berdiri dari duduknya melangkah kedavid berniat ingin memeluk david.
" ah ,,maaf ." david menjauh dari miranda sambil mengangkat tangannya.
miranda tersenyum kecut mendapat penolakan dari david.
" ayo duduk duduk," pak sutomo pun menyuruh mereka duduk.david duduk ditengah tengah diantara evan juga edho.
" maaf pak sebelumnya,apa kita punya hal yang harus dibahas? " tanya david pada pak sutomo.
pak sutomo tertawa,lalu bertanya pada david.
" apa papamu tidak memberi tahumu david?." tanya pak sutomo pada david.
" memberi tau apa ya pak?." tanya david balik.
" aku dan papamu akan menjodohkanmu ...,,dengan anakku tentunya,miranda." balas pak sutomo pada david .
" dijodohkan?." tanya david lagi.
" iya,kenapa? ,apa kamu mau menolak?." tanya pak sutomo pada david.
" tentu saja." balas david .
" kenapa dav.? , apa aku tidak cocok untuk menjadi nyonya david?." tanya miranda pada david.
" tentu saja tidak...sebulan yang lalu ,aku melihatmu dengan lelaki yang berbeda beda ,,lalu apa sekarang targetnya aku?." tanya david pada miranda .
" david!!!,apa maksudnya ini? ,jaga bicaramu." pak sutomo mulai berbicara .
__ADS_1
" maaf sebelumnya pak sutomo .bukannya saya ingin bersikap kurang ajar,saya juga menghargai persahabatan bapak dengan papa saya.,tapi saya tidak bisa menerima miranda." tegas david pada pak sutomo.
" tapi kenapa?." tanya pak sutomo pada david.
" 1.miranda belum bisa merawat anak,sedangkan saya ada anak.
2.miranda tidak cocok dengan saya.
3.saya juga tidak cocok untuk miranda.
4 saya tidak mencintai miranda.
apakah sudah jelas?." david bertanya pada pak sutomo dan miranda .
" david kenapa kamu sombong sekali?." tanya miranda pada david.
" saya tidak sombong miranda.saya hanya terlalu berhati hati dalam memilih istri sekaligus ibu untuk dean anak saya." jelas david pada miranda.
miranda terdiam., miranda kuliah di amerika ,tentu saja dia sudah terbiasa dengan kehidupan disana ,terlalu bebas,,lalu jika tiba tiba dia harus menjadi istri sekaligus ibu,apa bisa?. mungkin bisa tapi butuh waktu...
" kak david.? " panggil seseorang pada david.
david menoleh ..
" papa.." panggil dean pada papanya dan langsung berlari kearahnya .
" hey,ternyata kamu makan disini.,apa sudah kenyang?." tanya david pada anaknya.
.
" tentu saja sudah pa,kak calis memesan begitu banyak makanan.,,,sampai sampai perut dean tidak muat ." gerutu dean pada papanya.
" ah benarkah?." tanya david pada dean ,dean pun mengangguk.
" dean kenapa kamu mengadu pada papamu? huh ,bukankah tadi kita sudah berjanji,tidak akan memberi tahu siapapun?." calista melipat tangan sambil menatap dean..david hanya bisa terkekeh melihat dean juga lista .
david meniup wajah lista.
" ih kak apaan sih." omel lista pada david.
" jangan melotot,bola matamu hampir lompat keluar tadi ." jawab david pada lista.
lista kembali melotot.
" apa wanita ini yang membuat kamu menolak miranda anak saya ,david?." tanya pak sutomo pada david,sambil memandangi lista dari atas sampai bawah.
david berdiri didepan lista bermaksud menghalau pandangan pak sutomo.
" itu bukan urusan bapak." balas david singkat.
" woow ,david,sejak kapan kamu menyukai gadis ingusan ? " tanya miranda pada david.
" miranda!!,jaga mulutmu itu." balas david pada miranda .
" kamu menyuruh anakku menjaga mulutnya,lalu bagaimana mulutmu tadi." tanya pak sutomo pada david.
" yang saya katakan,itu fakta pak,jika anda tidak percaya tanya anak anda,anda sebagai seorang ayah apa tidak mengetahui kegiatan anak anda?." balas david lagi.
" dan lagi,wanita ini" david menunjuk lista .
" dia seumuran dengan kamu miranda,jika dia ingusan lalu kamu apa?." tanya david pada miranda.
" david,aku dan dia berbeda ,bisa dilihat dari penampilannya ," miranda memandang rendah lista.
lista hanya diam , dia juga tidak mengerti,sebenernya apa yang mereka bicarakan.
david tertawa,sambil menghela nafas.
" dia ini calista lee,anak dari tuan lee juga nyonya lee, apa kamu mengenalnya.? " david bertanya pada miranda.
" aku tidak percaya." balas miranda.
" calista berikan hpmu pada ku
...lihatlah." david menunjukan gambar layar hp lista pada miranda.
" kau percaya?." tanya david.namun miranda hanya diam.
" saya peringatkan.,jangan memandang rendah orang lain hanya dari penampilannya, bisa jadi orang yang kamu rendahkan itu jauh lebih tinggi kekayaannya dari pada kamu.,,jika tuan lee tau,anaknya direndahkan,apa dia akan diam saja? kamu fikir?.." david tersenyum puas.
" karna sudah tidak ada lagi yang harus dibicarakan ,saya pamit undur diri ."
" ayo kita pergi." david memegang tangan lista
diikuti edho dan evan dibelakangnya.
" lista,apa kamu merindukanku ? sehingga kamu menyusulku kesini." tanya david pada lista .
" ih pd banget sih kak,jelas jelas aku kesini buat makan.,ngapain juga ngangenin kakak.." jawab lista pada david.
" benarkah??""..david memandang wajah lista..
"" ih terserahlah..kakak mau anggep apa." lista berjalan cepat mendahului david....
david terkekeh melihat lista yang sedang merajuk.
" van ,tolong gendong dean sebentar.," pinta david .
david pun mengejar lista.
david melepas blazernya ,lalu memakaikan ketubuh lista.
" baju kamu terlalu tipis,dibagian belakang." bisik david pada lista,,lista hanya menunduk malu.david mengelus rambut lista sambil tertawa kecil....
~~~~~~~~~~~
oke guys sampai segini dulu part ini.jangan lupa like n comen biar makin semangat hehehe...
salam hangat dari om david bye bye...ā¤ā¤ā¤
__ADS_1