Dunia Baru: Petualangan Di Antara Dua Bulan

Dunia Baru: Petualangan Di Antara Dua Bulan
A Mysterious Journey


__ADS_3

Seorang laki-laki berusia 24 tahun bernama Adam pulang ke rumah yang diwariskan oleh kakek nya yang telah lama meninggal dengan berjalan kaki setelah tiga hari kerja lembur yang melelahkan. Wajahnya tampak pucat dan mata terlihat lelah. Dia merasa sangat ngantuk dan tidak sabar untuk beristirahat. Begitu sesampainya di rumah, Walaupun rasa ngantuk yang tak tertahankan Adam segera menuju dapur untuk menyiapkan makanan mie instan karena rasa laparnya dia hanya hidup sebatang kara dan tidak ada yang menyiapkan makanan setelah dia pulang kerja karena kakek dan nenek nya sudah meninggal dan kedua orang tua nya tidak diketahui lagi. Setelah itu Dia tidak ingin menunda lagi, karena rasa ngantuk yang tidak tertahankan sudah menghampirinya.


Setelah selesai makan, Adam meletakkan mangkuk kosongnya di wastafel dan langsung menuju kamar tidur. Dia merasa begitu lelah sehingga dia hanya perlu memejamkan mata sejenak. Setelah beberapa saat, Adam membuka matanya dan kaget dengan apa yang dilihatnya.


Dia tidak berada di kamar tidurnya. Sebaliknya, dia berada di dalam sebuah goa yang sangat asing baginya. Ada kegelapan di sekelilingnya, tetapi sinar yang redup masuk melalui celah-celah batu di goa tersebut. Adam merasa pusing dan bingung. Dia berusaha mengingat apa yang telah terjadi, tetapi tidak ada yang bisa dia pikirkan selain pulang ke rumah dan tidur.


Dengan langkah ragu, Adam memutuskan untuk berjalan keluar dari goa. Saat keluar, dia melihat pemandangan yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya. Dia berada di tengah-tengah hutan yang tak dikenal. Pohon-pohon tinggi dan lebat menyelimutinya, dan suara burung dan binatang liar memenuhi udara.


Namun, yang benar-benar membuat hati Adam berdebar adalah dua bulan yang menghiasi langit malam. Satu bulan berwarna biru cerah, sedangkan bulan yang lain berwarna merah muda yang menakjubkan. Adam terpesona dengan keindahan langit yang aneh ini, namun pada saat yang sama, dia menyadari bahwa ini bukanlah bumi yang dikenalnya.


Pandangannya beralih dari bulan-bulan yang mempesona ke sekelilingnya. Dia merasakan adrenalin mengalir dalam dirinya. Sesuatu yang tidak masuk akal terjadi. Adam merasa bahwa dia telah terbawa ke dunia lain, jauh dari rumahnya yang biasa.


Tanpa tujuan yang jelas, Adam duduk di atas batu besar di tengah hutan. Ia memandang langit yang indah sambil memikirkan apa yang telah terjadi. Pertanyaan berkecamuk dalam pikirannya. Bagaimana dia bisa tiba-tiba berada di sini? Dan bagaimana dia bisa kembali pulang?


Dengan hati yang penuh kebingungan, Adam memutuskan untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya. Dia harus mencari tahu di mana dia berada dan apa yang menyebabkan dirinya berpindah ke dunia ini yang jauh dari kenyamanan yang dia kenal. Dengan tekad yang baru ditemukan, Adam berdiri dan mulai menjelajahi hutan yang misterius ini, tanpa tahu apa yang menantinya di depan sana.

__ADS_1


Dengan langkah hati-hati, Adam melangkah ke dalam hutan yang misterius. Setiap langkah yang dia ambil dipenuhi dengan keajaiban alam yang belum pernah dia saksikan sebelumnya. Tanaman-tanaman berwarna-warni, pohon-pohon yang menjulang tinggi, dan buah-buahan yang tampak menggoda mata. Namun, yang membuat Adam tercengang adalah adanya display transparan di dekat setiap objek yang dia lihat.


Ketika Adam mendekati tanaman, pohon, atau buah-buahan, display transparan itu memberikan informasi rinci tentang mereka. Deskripsi-detil tentang jenis tanaman, manfaat obat-obatan, atau rasa enak dari buah yang bisa dimakan tertera jelas di depan mata Adam. Bahkan, ketika Adam memandang batu-batu yang tersebar di sekitarnya, dia melihat deskripsi yang memberitahunya tentang material yang dapat dihasilkan dari batu tersebut.


Adam teringat akan novel-novel isekai yang pernah dia baca sebelumnya. Dunia ini terasa seperti imajinasinya terwujud. Semua elemen alam di sekitarnya memiliki deskripsi yang terperinci, serupa dengan sistem status yang ada dalam cerita-cerita tersebut. Rasa terkejut dan keheranan menyapu pikirannya saat dia menyadari hal ini.


Tanpa membuang waktu, Adam mengucapkan, "Status!" Dan dengan ajaib, sebuah layar transparan muncul di depannya dengan semua informasi yang terorganisir dengan rapi.


-------------------------------------------------------


Level: ???


Mana: ????


Keberuntungan: ???

__ADS_1


Skill yang Dimiliki: 9999+


Level Skill: Max (999+)


-------------------------------------------------------


Adam memandangi statusnya dengan takjub. Semua informasi yang ditampilkan melebihi imajinasinya. Level, jumlah mana, keberuntungan, dan skill-skill yang dimiliki semuanya menunjukkan angka maksimum. Dia merasa seperti karakter protagonis dalam dunia isekai yang sering dia baca. Hanya saja, ini bukanlah fiksi, melainkan kehidupan nyata yang baru.


Dengan hati yang berdebar, Adam memutuskan untuk menguji salah satu skill yang dia miliki. Dia melihat sebuah pohon tua yang berdiri tegak di hadapannya. Tanpa ragu, Adam menggunakan salah satu skill yang dimilikinya, yaitu "Manipulasi Tanaman."


Dalam sekejap, pohon tua itu mulai bergetar dan terasa terhubung dengan kehadiran Adam. Pohon itu tumbuh dan berubah bentuk, ranting-rantingnya berayun dengan anggun. Bunga-bunga berwarna-warni bermekaran di sekitarnya, menghiasi pohon yang dulunya kering dan usang.


Adam merasa campuran kekuatan dan keajaiban mengalir melalui tubuhnya saat dia menyaksikan hasil dari skill-nya. Dia tersenyum puas, mengetahui bahwa dia memiliki potensi besar di dunia ini yang baru baginya.


Dengan semangat yang membara, Adam melanjutkan perjalanan melintasi hutan yang misterius. Dia ingin menemukan jawaban atas misteri keberadaannya di dunia ini dan memahami lebih dalam tentang kekuatan-kekuatan yang dia miliki.

__ADS_1


Dengan langit malam yang indah di sekelilingnya, Adam terus melangkah, melewati pepohonan yang tinggi, dan menyusuri jalan yang belum dia kenal. Petualangannya di dunia ini baru saja dimulai, dan dia siap menghadapi apa pun yang menantinya.


__ADS_2