
setelah itu seluruh anggota keluarga xiao yang ada ditempat itu terdiam dan membeku. termasuk ayahnya dan adiknya xiaozi,
"kenapa kalian diam dan tidak melanjutkan pekerjaan yang kalian lakukan sambil berteriak" ujar xiaoling dengan ketakutan
setelah itu mereka seperti ketakutan dan kabur meninggalkan ayahnya xiaozi yang tergeletak. berdarah dan penjaga yang ada dibelakang xiaoling juga ikut kabur. meninggalkan tuan mereka yaitu xiaoling,
akhirnya pertarungan selesai dan xiaozi berhasil. menyelamatkan keluarganya,
"anakku kenapa kamu memiliki kekuatan hebat dan kuat seperti itu?" ujar xiaofan dengan binggung
" ayah kekuatan ini aku dapatkan dari mukjizat dewa yang telah memberikan jalan kepadaku" ujar xiaozi sambil membangunkan ayahnya yang tergeletak,
"kakak kenapa selama ini kamu menyembunyikannya kekuatanmu. padahal jika kau mengunakan kekuatanmu itu ibu pasti......... " ujar xiaome dengan menangis
setelah itu xiaozi datang dan memeluk sang adik tercintanya itu,
"maafkan kakak yang gak bisa melindungi ibu dari bahaya tetapi kakak berjanji. kakak akan membalas dendam atas apa yang mereka lakukan ke ibu kita xiaome. jadi jangan menangis lagi oke..." ujar xiaozi sambil menenangkan xiaome
akhirnya mereka berbicara dengan selesai
"sekarang kau mau apa xiaoling penjaga yang menjagamu pergi meninggalkanmu disini..", ujar xiaozi
"kumohon jangan bunuh aku xiaozi. jika kamu membunuhku maka keluargaku tidak akan tinggal diam. dan keluargamu juga akan bahaya apa kau paham itu??" ujar xiaoling dengan mengancam
tiba tiba xiaozi mengancam xiaoling sambil mencekiknya,
__ADS_1
"ingat disini adalah wilayah kekuasaan keluargaku jadi.mau itu keluargamu atau keluarga Kerajaan tidak ada yang bisa datang membantumu paham," ujar xiaozi
setelah mendengar perkataan xiaozi.xiaoling langsung menangis dan meminta ampun terhadap xiaozi.untuk nyawanya,
tetapi xiaozi sempat berpikir untuk membunuhnya. tapi jika dia membunuh xiaoling maka kedamaian keluarganya akan hancur,
"baiklah kali ini aku akan memaafkan atas perbuatanmu. itu xiaoling" ujar xiaozi
"terima kasih xiaozi. aku akan membalas atas perbuatan kebaikanmu ini" ujar xiaoling sambil pergi
•••••••
tetapi xiaozi tau jika dia melepaskan xiaoling.maka xiaoling akan membalas dendam atas kejadian yang memalukan ini,
akhirnya setelah pertarungan itu keluarga xiaozi. merapihkan mansion keluarga karena rusak akibat serang itu,
"ayah dimana kakak? kenapa belum datang" ujar xiaome
"tadi saat ayah mau mengajak makan. kakakmu akan pergi sebentar" ujar xiaofan
"ohhh begitu ya" ujar xiaome sambil duduk
padahal kakaknya pergi untuk membunuh xiaoling. agar dimasa depan tidak menyusahkan keluargannya,
"nak apa kamu beneran serius." ujar zhou sang artefak sambil meyakinkan xiaozi
__ADS_1
"iya paman aku serius.dan apapun yang terjadi aku xiaozi akan melindungi keluargaku dari bahaya" ujar xiaozi dengan yakin
"baiklah jika itu keputusanmu. tapi jika kamu dalam bahaya bertukar lah dengan paman" ujar zhou sang artefak
"bertukar maksud paman. paman bisa memasuki tubuhku?" ujar xiaozi dengan binggung
"yaps kamu benar" ujar zhou sang artefak
"ohh jadi begitu" ujar xiaozi
•••••••
gak berselang lama akhirnya xiaozi mencapai mansionnya xiaoling,
"tuan muda para gadis sudah menunggu anda dikamar" ujar pelayan xiaoling
"begitu baiklah aku akan segera kesana" ujar xiaoling
"baik tuan" ujar pelayan xiaoling
Xiaoling tidak mengetahui bahwa xiaozi sudah menunggu dikamarnya. untuk membunuh xiaoling...,
"brukk..bruuk.." suara pintu dibuka dengan tendangan
"siapa kamu dan apa maumu?" ujar xiaoling saat sedang bersenang-senang
__ADS_1
note: direkap ulang bab 1-8 biar gak acak acakan