
setelah xiaoling bertanya kepada xiaozi.tetap diam dan menyerang xiaoling,
"siapa kamu dan siapa yang menyuruhmu" ujar xiaoling
"......" ujar xiaozi
"jadi begitu kamu tidak mau menjawab pertanyaanku" ujar xiaoling,
"penjaga ada penyusup disini" ujar xiaoling sambil berteriak
mendengar hal itu para penjaga datang dan melindungi xiaoling
"serang lelaki itu dan bunuh dia disini" ujar xiaoling
"baik tuan. serang semuanya" ujar kapten penjaga
"serang.serang.serang." ujar para penjaga yang menyerang xiaozi
"bak..buk..bak..bbuk..derr" suara pukulan demi pukulan yang dilontarkannya oleh xiaozi. kepada para penjaga itu
"bagaimana bisa kamu sehebat itu?" ujar xiaoling dengan binggung
saat xiaozi mau mendekati xiaoling tiba tiba ada aura kuat yang datang,
"siapa yang berani menyerang kediaman keluarga xiao." ujar kakek tua itu
tetapi xiaozi tetap diam dan tidak menjawab pertanyaan tersebut,
"cihh berasi sekali anak kecil meremehkanku" ujar kakek tua itu
•••••••
gak berselang lama mereka bertarung,
__ADS_1
"baiklah anak muda terima serangan ku ini" ujar kakek tua itu
tetapi xiaozi tetap diam,
"dasar sombong terimalah kematianmu disini anak muda" ujar kakek tua itu
akhirnya mereka bertarung dan xiaozi hampir terpojok. karena perbedaan kekuatan dan pengalaman,
"bocah bertukarlah denganku" ujar zhou sang artefak
"baik paman uhhuk" ujar xiaozi
sesaat kakek tua itu merasakan aura yang tidak asing,
"heyy anak kecil kamu berani membunuh muridku ini hahh" ujar zhou sang artefak yang meminjam tubunya xiaozi,
"aura ini sepertinya aku pernah merasakannya" ujar kakek tua itu sambil memikirkannya
•••••••
"apakah anda tuan Zhou" ujar kakek tua itu
mendengar hal itu zhou sang artefak kaget dan binggung
"siapa kamu bagaimana kamu tau tentangku" ujar zhou sang artefak
"tuan ini saya xiao Han pembantu saat tuan masih hidup" ujar xiao han
"sebentar xiao han pembantu dirumahku?" ujar zhou sang artefak dengan binggung
sesaat xiao han menjelaskan dan benar aja zhou sang artefak mengingat akan hal itu,
"jadi begitu kamu sianak kecil lugu itu" ujar zhou sang artefak
__ADS_1
"benar tuan" ujar xiao han
"lalu apa kita akan bertarung?" ujar zhou sang artefak
"tidak tuan saya tidak berani" ujar xiao han
"baguslah lagi pula aku tidak mungkin menyerang orangku sendiri" ujar zhou sang artefak
"jadi sekarang tuan menjadikan tuan muda xiaozi menjadi murid anda?" ujar xiao han
"benar. karena dia memiliki ambisi yang kuat.soal kematian ibunya" ujar zhou sang artefak
"ibunya xiaozi maksud tuan?" ujar xiao han
"benar apa kamu mengetahui tentang hal itu" ujar zhou sang artefak
"tuan. sebenarnya ibu dari tuan muda xiaozi tidak mati. tetapi dibawa oleh keluarga Kerajaan Yun" ujar xiao han
tiba tiba xiaozi memaksa zhou sang artefak untuk bertukar tubuh
"apa jadi ibuku tidak mati paman" ujar xiaozi
"benar tuan muda. ibu anda tidak mati melainkan dibawa paksa" ujar xiao han
setelah itu xiao han menjelaskan. motif kenapa ibunya dibawa pergi dengan paksa. dan yang membuat xiaozi kaget adalah.bahwa mayat yang dimakamkan oleh keluarganya adalah orang asing. yang dirubah wujudnya oleh ahli sihir ilmu hitam,
"jadi begitu. selama ini aku pikir akan kehilangan ibuku" ujar xiaozi sambil menangis
••••••••
akhirnya xiaozi pulang dan xiaoling berjanji.untuk tidak membuat masalah dengan keluarganya xiaozi.karena ada dukungan dari xiao han,
Note : ini ceritanya dirubah ya / direkap ulang oleh author
__ADS_1