
Di sebuah rumah yang megah dan tenang seorang sepasang suami-istri sedang tidur sambil berpelukan.
Sekarang sia sedang dalam masa kehamilan sia semakin hari mengalami morning sickness dan manja pada kenzo.
Tetapi kenzo lebih senang sia bermanja-manja padanya tetapi dia sangat khawatir jika sia muntah"
Mereka sedang asik tidur sambil berpelukan.
Tiba-tiba sia merasakan ada sesuatu yang ingin di keluarkan sia.
Sia pun bangun dan melepaskan pelukan kenzo padanya dan berlari ke kamar mandi.
Di kamar mandi
Oeeeekkk... Oeeeekkk... Oeeeekkk
Sia mengeluarkan semua makanan semalam yang dimakan. Sia pun pucat dan keringatnya bercucuran.
Kenzo pun kaget dengan suara sia yang muntah, seketika kenzo pun berlari ke kamar mandi.
" Sayang kamu nggak apa- apa" Tanya kenzo dengan wajah panik.
" Jika aku tau seperti ini rasanya aku tak ingin kamu... "
Belum sempat berbicara sia sudah menutup mulutnya.
Karena sia tau apa yang akan
kenzo katakan.
" Apa yang kamu katakan sayang,, aku tidak merasa keberatan justru aku bahagia bisa merasakan mual seperti ibu hamil lainnya. " Sia menatap kenzo dengan wajah yang pucat
__ADS_1
" Kamu tahu sayang... Diluar sana banyak sekali yang ingin mengalami mual seperti ini, justru aku bersyukur. Cukup aku memiliki kamu dan dia. " Sia berbicara sambil mengelus perutnya.
" Baiklah sayang. Maafkan aku besok kita ke dokter yah. Sekarang istirahatlah . "
****
Di rumah sakit
Sia dan kenzo pergi kerumah sakit untuk memeriksa kandungan sia .
Mereka sedang duduk dan menunggu antrian untuk masuk.
Kenzo pun malah kesal pada sia karena menunggu terlalu lama.
" Sayang kenapa kamu harus menunggu sih, aku punya sepupu di rumah sakit sanjaya kenapa kamu Capek- capek untuk menunggu disini sih. " Kenzo berbicara sambil memelas wajahnya.
Sia melihatnya dan tersenyum
Sia pun ngambek dan melihat ke arah tempat lain dengan mata yang sudah berkaca- kaca.
Kalian tahu kan orang hamil itu sangat sensitif sekali di bilang sedikit saja sudah menangis.
( 𝘢𝘥𝘶𝘩 𝘴𝘦𝘯𝘴𝘪𝘵𝘪𝘧 𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘣𝘶𝘩. 𝘔𝘢𝘵𝘪𝘭𝘢𝘩 𝘢𝘬𝘶 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘮𝘢𝘳𝘢𝘩. 𝘒𝘦𝘯𝘻𝘰 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵) batinnya
Kenzo pun tak mau sia marah dan akhirnya kenzo membujuk sia dengan sabar.
" Sayang.. Sayang heii. "
" Lihat aku " Kenzo menarik kepala sia untuk melihatnya
Sia pun melihat kenzo dengan air mata yang sudah membasahi pipinya
__ADS_1
" Sayang kenapa kamu menangis hahh. " Kenzo berbicara dengan lembut dan menghapus air mata sia
" Sayang dengar kau tak pernah menyusahkan aku, tapi aku tak mau kamu kecapean sayang. " Kenzo menatap sia lekat- lekat
Sia pun mengangguk dan memeluk kenzo. Kenzo pun mencium kepala sia.
Tiba-tiba seorang perawat memanggil sia
" Ibu asesia clarevika sing
silakan masuk "
Sia dan kenzo pun masuk dokter pun memeriksa kandungan sia di monitor. Kenzo sangat berbinar dan terharu melihat anaknya.
( 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘋𝘢𝘯𝘪𝘦𝘭 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘬𝘦-2 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘪𝘬𝘢𝘵 𝘬𝘶 𝘪𝘯𝘪) batinnya sambil melihat monitor dan sia.
Setelah selesai mereka duduk untuk berbicara bersama dokter.
Dokter pun menjelaskan kandungan sia sangat baik.
.
.
.
okey masi lanjut yah 😍🙏
kalau ada yang salah atau apa author minta maaf 😔
ayo awali pagi kalian dengan wajah yang gembira 🤗😘😇
__ADS_1