
*Tunggu, bukankah itu.......*
Wajar jika Xuin curiga. Kakek itu adalah yang menolong Xuin saat didekat jembatan dan hampir terjatuh dulu
*20*07
Xuin berjalan girang sambil memakan ice cream batang kesukaannya yang Ia beli tak jauh dari rumahnya.
Sore hari Xuin biasanya dipenuhi kekosongan.
Xuin sering mengerjakan tugasnya tepat waktu dan cepat selesai jadi, itu penyebab Xuin selalu mendapat kekosongan di-sore hari.
Tapi hari ini sangat berbeda.
Seolah-olah matahari tau perasaan Xuin, Ia memancarkan sinar yang menurutnya lebih terang dari biasanya. Awanpun kelihatannya berdamai, dan burung-burung seperti bernyanyi melihat apa yang terjadi sore itu.
Biasanya, sore Xuin sangat suram dan selalu terlihat awan hitam kemanapun Ia pergi. Maka-dari itu, Xuin tampak lebih ceria dari sebelumnya yang selalu muram, berjalan bungkuk dan dalam kecepatan kura-kura, dan terlihat kantung mata dimatanya padahal Ia sudah tidur tepat waktu.
Hari ini, Ia memutuskan untuk pergi kesebuah jembatan yang menurutnya sangat cocok untuk melihat semua isi sungai karena warnanya yang bening dan cukup bersih.
Dari kejauhan, Xuin melihat seorang kakek tua yang hampir terjatuh dari pijakan tangga.
Melihat kejadian itu, tentunya Xuin harus menolong sebisa mungkin. Jadi, Xuin rela melempar ice Cream yang Ia makan dan segera menolong kakek itu.
Untung Xuin membawa tali lompat. Fungsi tali lompat itu sebenarnya hanya untuk menggambil jambu atau apel matang yang ada diatas pohon.
Drngan segera, Xuin segera melemparkan tali itu pada kakek tua itu. Kakek itu tau kode-kode yang diberikan Xuin dan segera melakukannya. Perlahan kakek tua itu mulai duduk dianak tangga paling bawah setelah terpeleset dari atas.
Xuin sangat lega melihat kakek tua itu selamat. Xuin mera bahwa dirinya juga seperti pahlawan secara mendadak.
"Apa kakek tak-apa ??"
__ADS_1
tanya Xuin memastikan sambil memijat punggung kakek tua itu
"Ah..... aku tak-apa. Terimakasih telah menarikku tadi, kau cukup kuat ternyata"
puji kakek itu
Xuin hanya tersenyum yang mengibaratkan terimakasih
"Ah iya, mari kita duduk dibangku. Kita bisa mengganggu pejalan kaki yanh lewat"
kata Xuin
kakek itupun akhirnya mengiyakan permintaan Xuin untuk pidah kesebuah bangku disana
⚘⚘⚘
Setelah mereka berdua duduk, Xuin langsung memijat punggung kakek itu agar terasa lega.
Tentu kakek itu menyukainya dan tersenyum puas.
tanya Xuin sambil terus memijat punggung kakek itu
"Terimakasih atas pijatannya"
jawab kakek itu
"Sama-sama. Jika boleh tau, siapa nama anda ??"
tanya Xuin penasaran sambil duduk disebelah kakek itu
"Saya Yang XuTong. Saya bekerja disebuah perusahaan ternama dikota Shanghai dan Wuhan"
__ADS_1
kata kakek itu
⚘⚘⚘
*Ah iya. Itu kakek yang sepertinya aku kenal !! Atau jangan-jangan, nama Yang XuTong yang dimaksut Chen itu dia !! Berarti dia adalah........*
gumam Xuin dalam hati yang tiba-tiba terputus karena Chen memanggil ayahnya
"Ayah !! Apa yang kau lakukan disini ??"
tanya Chen sambil memeluknya
*Benar saja, Ia adalah Yang XuTong. Dia Yang XuTong. CEO Cube Hotel di-Shanghai dan Wuhan*
kata Xuin dalam hati
Kakek tua itu memandang Xuin dengan menyipitkan kedua matanya dan tertawa sambil meraih tangan Xuin dan membantunya berdiri
"Apa kau gadis yang menolongku dulu ?? Haha, sepertinya itu kau"
seru kakek itu
"Ah~ apa itu anda ??"
tanya Xuin
"Jadi kalian sudah kenal ??"
tanya Chen heran
Xuin dan kakek itu hanya tertawa
__ADS_1
Maafkan Author jarang update
soalnya ada masalah dari sistem perangkat milik author jadi mohon dimaklumi~