![Famous [Tokyo Revengers] X Male Reader](https://asset.asean.biz.id/famous--tokyo-revengers--x-male-reader.webp)
POV M/N
Hari ini hari yang bisa di bilang cerah...
Aku berjalan pulang menuju rumahku yang tidak terlalu jauh dari sekolahku. Saat hendak melangkahkan kaki ku masuk kedalam rumah aku mendengar Ayahku sepertinya membawa wanita lain lagi kerumah.
Keluarga kami bisa dibilang cukup kaya, karena ibuku bekerja menjadi seorang manager di sebuah perusahaan, hal itu dapat membuat kami bertahan hidup di dunia yang kejam ini
Saat melangkah kan kaki ku ke dalam rumah, aku melihat ayahku berpelukan dengan seorang wanita. Itu bukan ibuku, melainkan pelacur yang hanya menginginkan uang ayahku, Tidak... dia tidak memiliki uang, dia hanya meminta kepada ibuku.
Aku yakin, orang tua itu pasti mengancam ibuku, tetapi ibuku selalu mengatakan Tidak kepadaku...,
Setiap malam ibuku selalu menangis karena orang tua brengs*k itu, Aku pernah menghajarnya dan ingin membunuhnya, karena dia seenaknya memukul ibuku
Tapi ibuku menahan ku untuk tidak melakukan nya
"Tidak M/n jangan melakukannya, aku tidak mau kehilanganmu... " ucap ibuku sambil menangis dan memelukku
Aku menahan diriku untuk tidak melakukannya
"Apa yang bisa kulakukan?, apa yang bisa kulakukan untuk menyelamatkan ibuku dari penderitaan nya?" pikirku setiap malam
Aku mengatakan bahwa ibuku harus menceraikan ayahku, aku tidak tahu mengapa, ibuku menolaknya, aku tidak habis pikir...
Mengapa ibu sangat ingin tersiksa? apakah itu tidak sakit? apakah ibuku sudah tidak memiliki perasaan?
Aku muak... aku sangat muak melihat ayahku setiap hari hanya membawa wanita dan mabuk mabukan
Aku ingin membunuhnya, walaupun itu juga dapat membunuhku, aku hanya ingin wanita yang melahirkanku hidup dengan wajah yang bahagia, aku tidak peduli dengan diriku sendiri...
"Sudah cukup..., Okasan tolong ceraikan Otousan saat ini juga... " ucapku kepada ibuku yang sedang mengerjakan sebuah dokumen
"Apa yang kau katakan M/n? " ucapnya sambil mengelus wajahku
"Aku tidak tahan lagi, aku sedih melihatmu yang menangis tiap malam karena bajing*n itu" -M/n
"M/n..." -ibu
__ADS_1
"Tolonglah! aku hanya akan meminta ini! aku mohon!" ucapku sambil bersujud dan menahan tangis di depan ibuku
Ibuku hanya diam, aku tidak tau apa yang dipikirkannya
"Baiklah" satu kata, tapi sangat berarti keluar dari mulut ibuku
"Huh?" wajahku terlihat bingung sendiri saat dia mengatakannya
"Haha, kenapa kau terlihat bingung M/n? ucap ibuku sambil melukis senyuman di wajahnya
Sudah lama aku tidak melihat ibuku tersenyum setulus itu, biasanya dia hanya seperti terpaksa karena tidak ingin aku khawatir
Aku tersenyum. Tapi air mata ku keluar dan membasahi pipiku, aku sangat senang, aku bahagia mendengar itu dari mulut ibuku
Aku memeluk ibuku erat, sangat erat
" Terimakasih M/n" ucap ibuku sambil mencium kening ku
Aku hanya mengangguk, setelah itu aku dan ibuku pergi keluar kamar dan ibuku mengatakan pada ayahku bahwa ia ingin cerai darinya
Ayahku tidak terima, dan ingin memukul ibuku, aku dengan sigap menahan tangan nya dan memukul nya dengan sekuat tenaga ku, ayahku tersungkur di lantai sambil meringis kesakitan
Keesokan Harinya
Ayah dan ibuku resmi bercerai, aku hanya diam melihat ibuku yang sepertinya sedih
"Apa yang istimewa darinya?" tanyaku yang membuat kaget ibuku
"Tidak ada, hanya keburukan yang ada padanya" ucap ibuku sambil tersenyum
"lalu mengapa ibu terlihat bersedih?" ucapku
"Ibu hanya merasa bersalah kepadamu, kau masih seorang anak SMP, tapi kau seperti menanggung beban yang sangat besar, maafkan ibu M/n, ibu tidak menjadi ibu yang baik, maafkan ibu" seketika tangis ibuku pecah, aku dengan sigap langsung memeluk ibuku
"apa yang ibu katakan? kau ibu yang tebaikkk sepanjang masa" ucapku sambil terkekeh
Ibuku hanya melihatku, dia tersenyum,
__ADS_1
Ibuku berhenti menangis, ia menarik tanganku untuk pergi ke suatu tempat
"Mau kemana?" ucapku
"Rahasia... " ucap ibuku
"Eehh?" aku hanya pasrah ibuku menarik tanganku
Hingga kami tiba di suatu tempat, Toko Kue
"apa yang kita lakukan disini?" tanyaku pada ibuku
"Yaampunnn, bagaimana bisa lupa? ini kan hari ulang tahun mu, dasar..." ucap ibuku
"eeehhhh?!!?" aku yang bingung mulai mengecek ponselku, benar ini adalah hari ulang tahunku
Aku juga melihat pesan dari teman teman ku yang mengucapkan selamat kepadaku, mereka semua ingin menemuiku dan mengucapkan nya secara langsung.
Ini rasanya ulang tahun paling bahagia di hidup ku. Aku sangat bahagia sampai tak bisa berkata kata...
"Kriingg"
Aku membuka mataku, sambil mematikan jam weker yang sudah membangunkan ku
Ternyata aku bermimpi
"Ahh, masa lalu yang menyedihkan sekaligus menyenangkan" ucap ku sambil beranjak dari tempat
tidurku dan bersiap siap untuk pergi ke sekolah ku
M/N POV END
______________
Author POV
Oke bersambung, mwehehe (◍•ᴗ•◍)
__ADS_1
Lanjut besok, bye (〃゚3゚〃)