
*teman teman raka saat ini sedang berkumpul bersama disuatu tempat markas mereka dimana mereka sedang berbicara mengenai sahabat karib mereka raka dan juga arif yang belum saja kembali ke sekolah setelah mereka usai dari pertengkaran mereka semalam.
Di sebuah tempat yang sangat sunyi, disana sedang duduk seorang lelaki yang menghadap kearah sebuah jurang dengan pemandangan yang indah itu. Arif dengan sebuah rokok yang sedang ia hisap untuk menghilangkan pikiran yang sedang kacau, ia merasa frustasi karena dirinya dan sifat nya yang sangat egois itu. Ia berharap bertemu kembali dengan cinta pertama nya itu Tania, yah tania adalah sahabat kecil arif sekaligus kekasih pertama nya, ia sangat mencintai wanita tersebut dan menyayangi nya lebih dari apapun.
Namun kini wanita itu sudah tiada di dekapannya karna Tuhan sungguh merindukan hamba nya tersebut lebih rindu ketimbang rindu arif kepada nya. setetes air mata jatuh dari mata arif tanpa sengaja.
"gue cengeng banget yah Tania, lo pasti sedih kalau gue kayak gini"lirih arif
*Disisi lain raka yang sedang berada dirumah nenek nya yah rumah itu sudah tidak terpakai lagi karna pemilik nya sudah pergi, sekarang tempat itu hanya kenangan semata-mata dimata Raka, namun ia tak akan pernah lupa kenangan ia sejak masih kecil bersama nenek dan juga sahabat nya.
*Pesan masuk terus bermunculan dihp raka, ia tahu bahwa teman teman nya sedang menghubungi nya namun raka memilih untuk mengabaikan pesan tersebut. Satu hal yang raka pasti ingin lakukan yaitu membuat sahabat nya sadar kembali kalau mimpi gelap selalu akan menghantui tidak akan pernah pudar.
sahabat kecil Raka adalah Lucas yah mereka begitu dekat sehingga tidak pernah terpisahkan sudah seperti saudara kandung namun suatu tragedi yang memisahkan mereka berdua. Dimana saat itu malam bulan purnama Raka yang sedang berumur 9 tahun itu berlari kecil mengelilingi jalan yang begitu senyap dan gelap gulita, Raka tidak takut akan apapun tapi sayang nya ia telah mengingkari janjinya terhadap Lucas. ia berlari meninggalkan sahabatnya itu dikampung halaman nya bersama dengan orang orang jahat pembatai yang menerobos masuk kampung mereka disana, melihat tatap terakhir mata Lucas yang nanar, walaupun Lucas telah memberikan perintah terhadap nya."Cepat lari dari sini Raka! " kata itu selalu terngiang dibenak Raka seolah-olah telah menghipnotis dirinya saat kejadian itu Raka selalu bermimpi buruk dan selalu menyesali perbuatan dirinya kini Raka berpikir Dimanakah sekarang tempat sahabat nya berada, Raka hanya berharap 1 bahwa sahabat nya itu masih hidup.
*Markas ORSEGALL
"wah gila sih nih bro! "
"kenapa lu cup? "
"ini orang 2 ini ga respon panggilan kita ***, masak iya panggilan cewek cepet direspon panggilan sahabatnya kagak direspon sama sekali "
"posting aja prendd kali aja mereka tiba-tiba nongol dengan wajah menyeringai terus bawain martabak kan"
"ya kali pala lu soplak apa!, mereka tuh berantem anjirr tadi malam "
__ADS_1
"hahaha iya nih dikira tiba-tiba langsung prank gitu woilaah kocak dah"
"yeh sapa tau kan anjirt "
"ga gitu dugong"
"dah lah mending turu"
"gue pergi dulu coy, cari cewek"
"dasar buaya kelas "
"Emangeaaaaa"
keasikan atau kesibukan para anggota ORSEGGAL sendiri tak pernah luput dari kadar tawa dan juga tangis mereka, walaupun mereka sedang tidak baik baik saja tetapi solidaritas tetap nomor satu, tetap selalu memedulikan teman temannya sendiri.
Di kedai makan dimana tempat andra dan juga fani sedang asyik menyantap makan siang mereka, sambil menghabiskan waktu dengan melihat pemandangan yang begitu indah disana.
"gue denger denger lo kemarin berantem sama anak yang namanya Leon? " tanya andra
"lah iya tuh, ngeselin banget tuh anak masak dia nindas siswi disekolah, ga punya otak apa " ucapku kesal.
"wah ternyata berani juga yah lo, ngelawan para tetinggi itu " salut andra
"bukan ngelawan sih tapi ngebelain temen yang salah doang, untung aja aku ga ketemu lagi sama anak anak berandalan itu "
__ADS_1
"Iyah mending jauh jauh dari anggota intinya aja sih termasuk Leon " tukas andra
"eh tunggu kok kamu tahu sih tentang anak anak berandalan itu, padahal kan kamu juga anak baru "
"nih nih generasi apa sih lo, jaman sekarang apa yang ga terkenal dan ga ditau sama seorang andra kayak gue! apa mau gue sebutin anggota dari Alfornix itu? " dengan sombongnya ia berkata
"eh ga peduli lah aku, lupain aja deh"ucapku datar
"jangan salah yah, gue ni spek intel jadi mudah bagi gue buat tau banyak informasi dan kalau lo butuh bantuan bilang aja ke gue yak! "
"iye iye serah deh, yuk mending sekarang pulang"
"buru buru amat neng"
*kami pun kembali ke area jalan dengan menggunakan motor milik andra yaitu motor ninja nya yang khas berwarna hitam legam itu, sebenarnya dari spesifik andra ini orang yang baik juga terus terang tetapi tidak cocok dengan gaya nya yang begitu terlihat sok cool itu.
Kemudian ditengah perjalanan ada segerombolan pasukan genk motor sedang mengikuti andra dan fani, andra yang begitu tersadar dengan langsung menaikkan kecepatan speed motor nya kemudian fani yang langsung kaget dengan reaksi tangan andra yang menarik paksa kedua tangan fani untuk memeluk nya dengan erat, fani langsung mengeratkan pelukan nya kepada andra karena ia takut jatuh jika tidak berpegangan dengan erat sekali, andra dengan laju motor nya itu menyusuri jalanan dengan mudah tidak kalah dengan para si pengejar yang ada dibelakang mereka.
"itu siapa sih?"
"udah diem aja sekarang kita cabut"
"tapi jangan ngebut lah, takut! "
"bentar doang , sampai kita alihkan perhatian mereka"
__ADS_1
*jujur saja dibenak andra sekarang sangat khwatir dan was was tapi ia tidak bisa berkelahi jika ada fani bersama nya itu sama saja akan menjadi ancaman baginya jadi hal yang terbaik adalah lolos dari mereka.