FANI ARSENAL DIONANDO MILIKKU

FANI ARSENAL DIONANDO MILIKKU
Pengejaran beruntun


__ADS_3

Mereka yang terus terusan mengejar hingga masuki kawasan pasar yang begitu ramainyaa.


"ini kesempatan kita fan! " ucap andra


"hah maksudnya? " tukas fani yang kebingungan


*andra langsung saja masuk dan menabrak warung milik seorang penjual sayur semuanya yang sedang melakukan jual beli tersebut terkaget kemudian berlari tanpa arah, namun andra tetap fokus dan tidak peduli sedang kan, fani yang sudah bingung kini ia hanya percaya dengan andra saja.


mereka yang mengejar juga ikut menabrak berbagai rombongan gerobak gerobak pemilik warung yang tak bersalah itu, karna sangat menghalangi jalan dipejalan untung saja dipasar itu terpencil dan tidak terlalu ramai disiang hari namun ia kehilangan jejak wanita bernama fani itu.


"ah sial " ucap lendra


"gimana nih, kita kehilangan jejak nya lend" tukas Rafkal


"dah lah kita cabut aja" ucap lendra


"semuanya cabut! " sergah Rafkal


*Lendra berpikir keras, siapa sebenarnya yang sedang bersama dengan wanita itu, apakah dia seorang yang mau melindunginya atau dia menyukainya? pikir lendra.


Lendra dan teman teman nya kemudian kembali ke markas Alfornix untuk ber istirahat, disana ia bertemu dengan Leon ketua nya, Leon geram karna tidak bisa membawa wanita itu ke tangan nya, andai saja dia tidak bersama dengan lelaki itu.


"cepat kalian selidiki siapa lelaki tersebut " ucap Leon tegas


"Dia anak baru boss " ucap Rafkal


"siapa pun dia, selidiki sampai identitas keluarga nya, dan tugas ini untuk lu dan Rafkal" ucap Leon sambil menunjuk ke arah Lendra

__ADS_1


*Lendra hanya terdiam , dan dia tahu apa yang harus dia lakukan. sedang kan Rafkal hanya tersenyum sambil menggeleng kan kepalanya.


***


Di suatu tempat yang kumuh dan rumah yang sudah tidak pernah dihuni itu sedang duduk fani dengan andra yang beristirahat dari pelarian tersebut . kemudian andra mengeluarkan sebotol air minum milik nya dan memberikan kepada fani.


"nih buat lo, pasti lo haus" ucap andra


"makasih" sambil mengambil botol tersebut


"untung lah kita selamat " ucap andra


"emang nya siapa sih mereka itu, kok ngejar kita? "


"itu anggota Alfornix, dari sekolah kita yang jelas dia bukan ngejar tanpa alasan tapi pasti dia ngincar sesuatu " ucap andra serius


"hmm bisa jadi sih,hahaha " ucap andra tertawa


"yeah malah ketawa"


"makanya jangan cari masalah sama mereka apalagi sama yang namanya Leon, jauh jauh dari ke 5 inti anggota Alfornix"


"hmmmm apa Leon yang tadi ngejar kita kah? " tanya fani mulai serius


"ga deh kayaknya, paling yang ngejar itu suruhan si Leon atau anggota lainnya "


" kok kamu bisa yakin sih? "

__ADS_1


"secara udah jelas ketua cuman bisa memerintahkan bukan hahaha"


"dih serius "


"iya gw seriuss kan gue ketua kelas di xIPA 2 hahaha" ucap andra


"dah lah males , yuk anter aku balik dh mau sore nih"


"oke deh"


*langsung saja andra kembali membawa fani dengan motor nya untuk pulang kerumah nya, beruntung saja andra sudah membuat susana hati fani menjadi lebih baik dan tidak takut karena kejadian tersebut, ia hanya ingin tahu mengapa harus fani yang mereka incar dan tidak bisa dipungkiri jika tujuannya hanyalah karna balas dendam masalah keributan kemarin, pasti ada sesuatu yang membuat mereka menginginkan fani pikir andra.


*Saat sudah tiba dirumah fani pada jam 16:00 , fani kemudian turun dari motor andra, dan tiba-tiba saja yang membuka pintu gerbang adalah abangnya sendiri.


"wah bang arif" ucap fani sambil melirik andra


"hallo kak, ucap andra sopan kepada arif"


"kenapa kalian baru pulang jam segini? "tanya arif datar


"itu kak kami belajar kelompok tadi setelah pulang sekolah makanya fani saya antar jam segini" ucap andra langsung.


*fani yang hanya bisa diam saja tidak tau mau berbuat apa alhasil ia mendengar andra berbohong kepada kakak nya itu, tapi jika fani berkata jujur bahwa ia lama pulang karna pengejaran oleh seorang genk motor maka akan menjadi beban bagi arif sendiri.


"lain kali kamu bilang kalo ada kerja kelompok biar abang jemput " ucap arif


"ya udah bang saya pulang dulu, babay fan makasih buat hari ini" ujarnya

__ADS_1


"iya hati hati " ucap fani sambil tersenyum.


__ADS_2