Flash Back

Flash Back
Bab 8


__ADS_3

"kalau kakak mau pergi juga gapapa tapi tanda tangan ini dulu yah "


Di berikan nya sebuah buku berwarna merah, semua murid disini tau kalau itu buku merah khusus untuk menulis nama seseorang yang kelewat nakal gak mematuhi aturan ,masalah nya disini apa mereka tau karna ketua osis sebelum nya tak pernah berani menunjukan di depan leo in the Genk ini .


" ketimbang tanda tangan doang " ucap nya


Namun saat mengambil buku tersebut tangan Leo di tahan seseorang memberi saran agar tanya dulu buku apaan itu . ahh benar juga .


" Buku apaan tuh ,kenapa mesti di tanda tangani lo kira rapot kelulusan mesti ada tanda tangan orang bersangkutan" Jono Jono ngomong panjang panjang gak paedah banget .


" kakak lucu ngomong nya, aku yakin yang kakak omongin tadi tanpa kakak ngerti apa maksud nya dari omongan tersebut " nahhh kan dasar dodol


Juno menggaruk garuk tengkuk yang gatal merasa bodoh sendiri.


" sini " tanpa di baca isi buku tersebut langsung saja di tanda tangani oleh Leo ." tapi Lee " cegah saga "kelamaan gue gak mau banyak urusan sama anggota OSIS gak manfaat ,udah "


" oke terimakasih "bia pergi begitu saja meninggalkan mereka yang bengong melihat tingkah bia yang kelewat polos atau gimana .


"heyyy no telepon lohh gue minta " teriak zean


" apaan sih loh zin ,ayo ahh ke kelas " ajak Juno


"zin zin sialan Lo gue tabok juga loh "


" abis nama loh ribeut "


" ribet Lo nya aja yang kaga bisa " bales zean


" udah ahhh banyak bacot Lo pada " Nicolas menimpali


Mereka berlima pergi beriringan ke kelas .

__ADS_1


Saat akan masuk kelas tiba tiba seseorang memanggil nama Leo .


" leo ? " mereka semua kompak berbalik


Mereka terheran heran biasanya juga nggak ada apa apa nih kenpa sampai bapak ini turun tangan . siapa sih yang gak tau pak Regio atau suka di sebut pak gio , kalau sudah turun pak gio berarti titah nya tak bisa ditolak pak gio bagai kan orang tua anggota OSIS kalau ada murid yang melawan tak mau menuruti, maka mereka mengadu dan pak gio turun tangan dengan syarat kenakalan yang tak bisa mereka tanga ni .


" buku merah tadi bos " tebak zean di angguki kawan kawan nya


" sialan " umpat Leo


" kalian semua ikut bapak Ke lapangan "


" what "


" tapi pak "


" gak ada tapi tapi an ayo kalian udah setuju kan untuk di disiplan kan " !!!


" hah "


terlihat senyum pada bibir Leo ,menarik pikir nya gue ikutin cara maen Lo .


Tiba lah disini di tengah lapangan, kedatangan mereka mengalihkan pandangan murid murid yang sedang di hukum, tadi nya memandang bendera diatas langsung beralih pada kedatangan most wanted .


di sana sudah ada Bianca Amanda dan liana beserta anggota OSIS lainnya .saat Bianca membalikkan badan tanpa sengaja mata mereka bertemu saling tatap sebentar Leo yang tatapan nya tajam bagai kan elang yang siap membunuh mangsanya dan Bianca yang tanpa dosa memberikan senyuman termanis nya .yahh kemenangan ada di pihak nya .


" kalian berjajar dengan mereka sampai jam pelajaran pertama habis ,setelah itu ikut ketua osis keruaangan OSIS " perintah tanpa bisa di bantah dan


" bapak serahkan pada kalian bapak masih ada urusan"


" baik pak " anggota OSIS mengiyahkan perintah pak gio .

__ADS_1


" hukuman kalian selesai 10 menit lagi ,jangan ulangi lagi kesalahan nya jangan sampe masuk ruang BK dan orang tua kalian di panggil apa lagi sampe kena skors Karena sering nya mengulang kesalahan yang sama ngerti !! " ucap bia pada anak anak yang dari pertama kena hukuman .


" baikkkk " ucap mereka kompak


"dan kalian boleh bergabung dengan mereka "


Leo melangkah mendekat saat sudah berhadap hadapan dengan bia, Leo mencondongkan badan nya sehingga orang mengira Leo akan mencium Bianca ,Bianca yang di perlakukan seperti itu diam saja biasa saja walau hati nya degdegan .


" gue ikutin permainan Lo, dasar pengadu " bisik nya tepat di telinga bia .membuat bia membeku .


Kelakuan Leo terhadap Bianca tak lepas dari Padangang anak anak Harvard lain dan teman bia beserta murid yang berada di sana .Gawattt bia kena mental nih .


" ngomong apaan sih kak jangan bisik bisik " untung ada amanda yang tau situasi .


" gak ada urusan sama loh " jawab Leo begitu saja melewati mereka .


"kak Leo " panggil bia ,Leo membalikkan badan


" terimakasih pujian nya , kalau mau ngajak ngobrol nanti di ruang OSIS kak " jawab nya enteng meninggalkan Leo dan yang lain .


Bia gak tau aja Liana dan Amanda di buat jantungan sejak tadi , sebernarnya mereka juga tak setuju dengan usul Bianca yang akan memberikan catatan buku merah pada pak gio .


" jangan berurusan sama mereka bi kita damai aja anggap aja gak ngeliat kesalahan mereka cari aman " saran Manda


" bener tuhh bi " Liana menimpali .


" gak bisa mereka harus di buat jera kalau kaya gini terus mereka beri contoh gak baik buat yang lain " kekeuh Bianca .


" kalian tenang aja "


...Dan mereka pasrah saja ....

__ADS_1


...****************...


jangan lupa jempolnya yah kakak kakak subscribe juga biar othor makin semangat terimakasih 🙏


__ADS_2