FOUR AGENT

FOUR AGENT
2


__ADS_3

...卂Ꮆ乇几ㄒ-乂...


Jam istirahat datang Agent-X segera menuju taman belakang. Karena sepi jadi mereka bisa berdiskusi dengan tenang.


"Afrodite(Rose), kamu cari informasi dari Jo Kwon. Menurut informasi dari Yang-gun data tertinggal jejaknya di sekolah ini. Aku mencurigainya. Dengan kemampuan mu untuk telekinesis dan manipulasi otak, maka Jo Kwon jadi tanggung jawab mu. Cari siapa saja yang terlibat." Titah Athena(Jennie).


"Lalu Hera(Jisoo) kau cari petunjuk dan teliti gudang dan lab komputer. Dengan pesona kecantikanmu yang bisa membius orang-orang cari dan telusuri apa saja yang mencurigakan." Lanjut Athena.


"Artemis (Lisa). Cari petunjuk di perpustakaan dan cari buku yang mencurigakan. Dengan mata yang bisa melihat tembus pandang benda padat gunakan untuk mencari di perpustakaan terlarang. Hanya guru yang bisa masuk kesana." Sambung Athena.


"Aku sendiri akan mencari di kantor kepala sekolah dan berkeliling sekolah. Oh iya satu lagi. Beritahu aku kalian bertemu siapa ditempat. Kalau tidak ada yasudah. Lalu kembali lagi disini" Kata Athena. "Paham??" Tanya Athena. "Ne!" jawab mereka serempak.


...卂Ꮆ乇几ㄒ-乂...


Jisoo POV


Aku berjalan santai menuju gudang yang tepat berada di dekat kamar mandi dan gudang olahraga. Saat menuju gudang aku melihat cowok yang duduk di kursi kayu yang di dalam gudang.


"Hai" sapa dia.


"Oh. Ya hai." sapaku terkejut.


"Sedang apa?" tanya nya.


"Ah, tidak hanya berkeliling." jawabku.


"Perkenalkan namaku Kim Seok Jin." ucap Jin. "Namaku Kim Ji Soo." balasku.


"Jadi sedang apa disini?" tanyanya lagi.


"Oh, enggak. Aku cuma berkeliling aja." jawabku lagi.


Mataku melihat dalam gudang dan melihat lemari kecil serta ember yang berisi tali.


'Tali itu masih baru selesai digunakan.' pikirku.


"Aku permisi dulu ya" pamitku.


Aku menuju ke Lab Komputer dan melihat kedalam lab komputer. Aku menemukan komputer yang belom dimatikan.


'Komputer itu baru saja selesai digunakan. Mungkinkah untuk mencuri data itu? Ah tapi tak mungkin. Tapi bisa saja.' pikirku.


"Sedang melihat apa Nona?" tanya seorang cowok.

__ADS_1


"Ah Ani. Aku hanya melihat saja." balasku.


"Namaku Kim Namjoon. Panggil saja Rapmon atau momon" ucap Namjoon. Aku mengangguk dan memperkenalkan diri.


"Aku Kim Jisoo salam kenal." balasku.


"Aku permisi dulu ya" pamitku. Aku pun pergi dan menuju ke taman.


...~~~~...


Rose POV


Aku menuju ke ruangan pak Jo Kwon sambil membawa buku. Untung dia guru mapel Fisika. Aku mengetok pintu ruangannya.


"Masuk" perintah Jo Kwon. Aku masuk keruangan Jo Kwon.


"Ada apa Nona Rose?" tanyanya.


Sambil menutup pintu aku menyeringai. "Well, aku mau menanyakan beberapa hal yang menyangkut misiku." jawabku datar.


'Jangan-jangan dia orangnya.' pikir Jo Kwon.


"Aku mau mengetahui siapa saja yang terlibat dalam pencurian data penting negara yang dijaga oleh DoD." perintahku sambil menghipnotisnya.


"Siapa saja yang terlibat." tanyaku.


"Mark Tuan 11-A6, Im Naeyon 11-A3, Kim Donghyuk 11-A5." Jawab Jo Kwon. Aku mencatat di hp IPhone X.


'Mark Tuan 11-A6, Im Naeyon 11-A3, Kim Donghyuk 11-A5.'


"Apa ada yang..." ucapanku terputus oleh suara ketukan pintu. Buru-buru aku menanamkan memory baru di otak Jo Kwon.


"Masuk!" titahnya.


"Jadi apakah sudah paham?" tanya Jo Kwon dengan memori baru.


Aku mengangguk. "Iya pak terima kasih." ucapku.


Aku membalikkan badan dan menuju pintu untuk keluar. Kulihat dua orang pria yang menunggu didepan pintu.


"Oh kau Mark Tuan dan Bobby." ucapnya.


Aku mencoba membaca pikiran mereka. Tapi nihil. Seolah-olah mereka tidak berpikir. Aku pun tersenyum manis sambil melewati mereka. Aku menuju taman dan menunggu yang lain.

__ADS_1


...卂Ꮆ乇几ㄒ-乂...


Jennie POV


Aku sedang berkeliling sekolah dan melihat mana saja yang mencurigakan. Lalu aku menuju ke ruangan kepala sekolah. Untung aja ruangannya terpisah dan gak deket ruang guru.


'Aman'pikirku setelah tengok kanan kiri.


Aku segera masuk keruangan dan menutup pintu. Aku melihat-lihat. Ada satu lemari yang berisi buku-buku. Yah kepsek memang penggemar buku antropologi dari A-Z. Aku melihat-lihat saja. Lalu ketika mau beralih meneliti aku melihat sesuatu yang ganjil pada buku bervolume O. Lalu aku pegang buku itu.


'Ternyata benar. Terbuat dari logam.' pikirku.


Lalu kutarik buku itu dan bergeser lah lemari itu dan nampaklah jalan rahasia. Aku berniat meneliti tapi kulihat jam.


'Nanti ajalah sama Agent-X yang lain.' lalu kututup kembali pintu dan segera keluar dari ruangan kepsek. Dan menuju taman.


...卂Ꮆ乇几ㄒ-乂...


Lisa POV


Aku segera menuju perpus. Langkahku memang terlihat santai tapi aslinya aku gemetar. Aku gugup. Mau bagaimana lagi jalan menuju perpus itu ramai akan siswa-siswi. Aku takut akan ada yang curiga. Kubuka pintu perpus dan menuju ke sudut yang tidak terlihat dari pintu dan meja pengawas. Kuambil buku secara acak dan menutupi wajahku. Segera kupejamkan mataku dan kubuka lagi. Warna mataku berubah menjadi merah darah. Aku meneliti perpus terlarang.


'Buku sampul hijau tanpa nama dengan gambar bunga kobe cherry blossom red. Dirak 12 deret ke 9' pikirku sambil merobek kertas buku yang di pegangnya dan mencatatnya.


'Buku sampul hitam dengan lambang ular mata ruby. Di rak 7 deret ke 6.' tulisku.


'Buku berwarna merah darah dengan gambar burung merpati. Rak ke 19 deret ke 18.' catatku.


Setelah memastikan bahwa tidak ada buku yang mencurigakan lagi. Aku segera mengembalikan warna mataku.


"Hai." sapa Chanyeol.


Aku pun tersentak. "O.. o.. Hai." balasku gugup.


"Apa yang kamu lakukan disini?" tanya Chanyeol. Aku pun tersenyum.


"Uh fashion?" tanyanya.


"Aa.. Itu.. Aku diminta tolongi oleh Jisoo untuk mengecheck fashion terbaru." kataku.


'Untung saja Jisoo suka fashion jadi mudah memberi alasan'batinku.


"Uumm aku kembali dulu sudah bel. Permisi sunbae." pamitku segera meninggalkan perpus menuju taman.

__ADS_1


...卂Ꮆ乇几ㄒ-乂...


__ADS_2