FRIENDS OR LOVE

FRIENDS OR LOVE
05. EPISODE 05


__ADS_3


Beberapa menit kemudian, kapal pun berhenti dan mereka pun turun dari kapal menuju ke hotel. Sebelum masuk ke hotel, mereka duduk sebentar di salah satu dari deretan kursi di pinggiran pantai.


"Baiklah kita sudah sampai!" kata Jhon.


"Ini tempatnya?" tanya Justin.


"Tidak ada bunga sakuranya?" tanya Anna.


"Monumen Jepang juga tidak ada?" tanya Melly.


"Pemandian air panas?" tanya Key.


"Baiklah! Baiklah, dengarkan dulu." kata Jhon.


"Hmmm?" yang lainnya.


"Haah, jadi ini adalah Pulau Wisata Selatan, Pulau Fukuma dan juga resort hotel Fukuma. Jadi tidak ada yang namanya bunga sakura atau hal lain yang kalian tanyakan tadi." jelas Jhon.


"Eh?" kata Melly.


"Eh?" (Justin)


"Eh?" (Anna)


"Eh?" (Key)


"Eeeeeeeeh!!?" semuanya secara bersamaan.


Beberapa menit kemudian .............


"Hey Xiao Ji apa tempat ini seutuhnya milik ayahmu?" tanya Carlyn.


"Ya begitulah ayahku membeli tempat ini, hanya untuk bisnis dan tempat wisata pribadi." jawab Jhon.


"Tapi kelihatannya tempat ini banyak disewa oleh orang-orang penting." kata Justin.


"Sebenarnya tempat ini banyak disewa oleh para pengusaha-pengusaha lain dan juga orang-orang Yakuza." kata Jhon.


"Yakuza?" kata Key.


"Kalian tidak tahu tentang sebutan Yakuza itu?" kata Carlyn.


"Tidak." kata yang lainnya.


"Haah Yakuza adalah sebutan untuk orang-orang yang berprofesi sebagai penjahat atau pembunuh bayaran, bahkan mereka sampai membuat kelompok dengan lambang-lambang tertentu." jelas Carlyn.


"Yah kau banyak tahu tentang hal itu ya Carlyn," kata Jhon.


"Sigh....." (Carlyn)

__ADS_1


"Bukan hanya itu, di sini juga banyak remaja dan anak-anak. Yaa seperti para siswa yang menghabiskan libur musim panas, dan juga anak-anak dari orang kaya atau orang terhormat lainnya." jelas Jhon.


Tiba-tiba Justin berdiri dan mendekati Jhon.


"Hey cabul, kau ini sedang mengajak kami liburan atau menghabiskan hidup terakhir kami!?" tanya Justin.


"Haha----- tenang, tenanglah, kita disini untuk liburan. Mana mungkin aku membahayakan kalian." kata Jhon.


"Haah~ Ayolah kawan jika liburan, kita harus menikmatinya dengan baik, bukankah sayang jika mawar yang indah hanya dibiarkan begitu saja." kata Oreo menyela pembicaraan.


"Siapa yang mengizinkanmu untuk ikut bicara......." kata Carlyn pelan.


"Ohhh.......sungguh kejamnya~" kata Oreo.


"Baiklah!!!!!! Semuanya, ayo mulai liburannya!" kata Jhon tiba-tiba.


"Ayo!!" kata Lily dan Melly bersamaan.


"Baiklah lupakan soal yakuza dan apapun itu, mereka punya urusan mereka masing-masing dan begitu juga kita. Jadi kita hanya perlu mengurusi urusan kita sendiri." kata Key.


Mereka pun mulai menikmati liburan mereka. Setelah beberapa lama berkeliling pantai, mereka beristirahat di hotel dan berbincang-bincang di ruang tamu. Karena mereka menyewa ruang VIP jadi terdapat ruang yang bermodel seperti rumah dengan ruang tamu dan tiga buah kamar, dengan dekorasi yang modern.


"Hey," kata Key memulai pembicaraan.


"Ada apa?" jawab yang lainnya.


"Bagaiman kalau kita main sebuah game?" ajak Key.


"Game?" tanya Carlyn.


"Boleh." sahut Justin.


"Mau main apa?" tanya Oreo.


"Yang pasti bukan mainan anak-anak." kata Key.


"Baiklah, kau yang ambil komando bos besar," kata Oreo.


"Baiklah gamenya mudah,,kalian hanya perlu menyambung sebuah puisi." kata Key.


"Puisi,,boleh juga. Tapi aku tidak terlalu mahir jadi tolong dimaklumi." kata Jhon.


"Baiklah kita mulai, kita hanya perlu merangkai sebuah kalimat saja ya." kata Key.


"Okey,,let me take a lead." kata Melly.


"Sure, start it." jawab Carlyn.


"Oke baiklah, tapi harus ada hukuman untuk yang kalah." kata Melly.


"Benar! Hukuman juga harus ada." sela Lily.

__ADS_1


"Baiklah bagaiman kalau, untuk yang kalah kalian harus disemprot dengan krim ini?" kata Jhon.


"Hmm? Satu semprot untuk kata-kata yang todak masuk akal." kata Anna.


"Okey keep looking there," kata Melly.


"Go!" lanjut Oreo.


"Bulan malam lembut menggoda~" ujar Melly


"Air laut ikut berkata," lanjut Justin.


"Hm? Hanya itu?" tanya Melly.


"Baiklah aku tambahkan. Wahai gadis yang manis," lanjut Justin.


"Dengarkanlah desiran cintaku~" sambung Oreo.


"Ah aku mm apa ya---------" (Lily)


"Hayo mau di semprot hehe,," kata Carlyn dari belakang Lily dengan wajah dinginnya.


"Ahh baiklah. Cinta itu bagaikan embun." lata Lily.


"Sekejap hilang ditelan siang, dan hadir di saat pagi." kata Anna.


"Bertanya padamu wahai sang penggoda~" lanjut Key.


"Adakah cinta yang singgah sementara." kata Carlyn.


"Mengulang cerita, lirik-lirik cinta~" sambung Jhon.


Hasil Puisi ronde pertama.....


Bulan malam lembut menggoda


Air laut ikut berkata


Wahai gadis yang manis


Dengarkanlah desiran cintaku


Cinta itu bagaikan embun


Sekejap hilang ditelan siang,dan hadir di saat pagi


Bertanya padamu wahai sang penggoda


Adakah, cinta yang singgah sementara


Mengulang cerita, lirik-lirik cinta

__ADS_1



(Untuk para pembaca yang cantik dan tampan😊, ini ada sesuatu yang ingin saya sampaikan😀, saya buat kalimat puisinya tapi belum kepikiran sama judulnya, jadi untuk yang tertarik bisa tolong bantu berikan judul yang cocok yaa bye😉)


__ADS_2