Future Husband Season 2

Future Husband Season 2
Bab 3. Alasan


__ADS_3

Apartment Ciu-ciu


Cinta bukanlah sebuah obsesi, segala hal yang jika diletakkan dalam tujuan, akan menjadi sesuatu yang salah, bahkan itu cinta sekalipun.


Drrrrttttttttt....


Ponsel Sean Tan bergetar dan tidak mau berhenti, akhirnya Sean Tan menyerah untuk mengabaikan getaran itu sedari tadi.


"Halo... " ujar Sean Tan serak dan malas-malasan.


" Karena tinggal sendiri, sekarang baru bangun? "


" Kakak, ini masih pagi. Ada apa? "


" Sudah sarapan? Ah.. Pasti belum, kamu baru saja bangun. Nanti aku akan menyuruh Annie mengantarkan sarapan untukmu. "


Sean Tan langsung tersadar dari rasa kantuknya, " Jangan!!!! "


Terdengar umpatan marah Seana Tan dari sebrang, Sean Tan hanya mengabaikan umpatan yang ditujukan padanya.


" Adikku, Sean Tan, aku bukan ingin mencampuri urusan pribadimu, aku juga tidak akan memaksamu untuk mau pada Annie, soal kebahagiaanmu itu kekebasanmu, hanya saja, jangan terlalu kasar padanya. Aku tau apa yang kamu katakan padanya, bukan karena dia ingin mengadu padaku, aku yang memaksanya karena melihat dia menangis terus. "


" Kak, aku hanya berusaha untuk menjadi tegas! Jika aku seperti suamimu, yang dulu berkali-kali mentolerin dan mengabaikan gelagat menjijikkan Qin Anhao sedari kecil, maka akan muncul Qin Anhao kedua, ketiga, keempat. Aku harus tegas kak! "

__ADS_1


" Bagaimana mungkin kamu menyamakan Annie dengan Qin Anhao?! "


" Aku tau, Annie adalah gadis yang polos, baik, kitapun mempunyai utang budi yang sangat besar pada ibunya. Hanya saja, sikapnya yabg terobsesi padaku membuatku takut. Cinta yang sangat terobsesi dapat membuat orang menjadi kejam dan hilang akal. Itu bukan lagi rasa cinta, tetapi ke ambisiusan ingin memiliki. Aku tidak ingin ada korban lagi seperti kakak. "


" Aku paham maksudmu, sayang. Dari awal kepindahanmu, aku sudah curiga dengan alasan ini termasuk satu alasan kamu pindah. Yang aku harapkan hanyalah, tolong lebih lembutlah sedikit, lagian kamu juga telah pindah, seterusnya kamu pasti sibuk dengan aktifitasmu. Ketika hanya berhadapan dengannya, atau ingin menolaknya, lakukan tanpa kata kasar. Aku tau kamu adik yang pintar untuk melakukan itu semua. "


Sean Tan mengurut keningnya, rasa pusing sedikit menggangu kepalanya.


" Baiklah kak, namun jangan suruh Annie kesini. Aku akan ketempat kakak Li Fen Fei untuk sarapan, sekalian melihat anaknya. "


" *Kalau begitu, tunggulah sebentar, aku akan menjemputmu. Aku juga rindu pada kakak besar kita. "


Tuttttt*.....


****


" Yakin. "


" Tapi Sean, ini masih sangat jauh dari kantor agensimu. "


"Jika kamu mengantarku dengan mobil mewahmu, sama saja aku menunjukkan aku adalah adik dari Nyonya Lu. Disini saja, dari sini aku akan berjalan."


"Nanti bagaimana jika ada paparazzi, ada fansmu, terus mereka mengganggumu? " tanya Seana Tan cemas.

__ADS_1


Mendengar itu, Sean Tan tertawa kuat.


" Kakak!! Aku belum menjadi artis, aku baru lulus casting, belum ada yang mengenalku apalagi mengejarku. Masih sangat panjang perjalananku untuk itu. "


"Masih sangat panjang? Jangan bercanda, kamu adikku, ketampananmu dan... " Seana Tan lalu memegang dada Sispack Sean Tan,


"dengan tubuhmu yang menggiurkan ini, aku yakin kamu akan terkenal dengan sangat cepat, sampai dapat mengalahkan artis-artis terkenal saat ini! "


Sean Tan tersenyum nakal, " Tetapi kakak iparku yang merupakan suamimu tercinta, mengatakan bahwa aku kurang tampan dan kurang tinggi darinya. Sejujurnya, kepopularitas Lu Feng walaupun dia bukan seorang artis, sangat tinggi mengalahkan artis-artis terkenal saat ini. Apalagi kisah cinta kalian sangat terkenal. Aku sangat tidak yakin bisa mengalahkan suamimu, bagaimana jika dia terjun kedunia artis? Aku sangat takut kakak.... " goda Sean Tan.


Seana Tan mendengus sebal mendengar sindiran adiknya, " Tenang saja, aku akan membunuhnya jika dia terjun kedunia artis. Bukan karenamu, karena aku tidak ingin membagi ketampanannya pada orang lain. Lagian jangan terlalu minder, wajah kita itu mirip, dan Lu Feng bertekuk lutut atas kecantikanmu, jadi bagaimanapun kamu tidak akan kalah dari suamiku, kalian memiliki karisma tersendiri. "


" Baiklah kakak, kalau begitu aku turun dulu." ujar Sean Tan yang masih tertawa kecil.


Ketika Sean Tan hendak turun, tangannya di tahan Seana Tan, "Tunggu, agensi manakah yang kamu masukin?"


"LM"


"LM?! Liu management???!!!!" tanya Seana Tan kaget.


"Benar, management yang itu. "


" Apakah Yuan Chi tau kamu melamar masuk keagensi diperusahaannya? "

__ADS_1


Sean Ten menggeleng, " Jika dia tau, sudah dari kemarin-kemarin dia heboh. Jika dia tau, dia tidak akan mengijinkanku ikut casting, melainkan langsung masuk saja. Jika dia tau, peran besar langsung jadi milikku tanpa susah-susah. Jika dia tau, maka semua fasilitas mewah yang dimiliki artis besar akan menjadi milikku jauh sebelum aku muncul dilayar TV. "


Kali ini Seana Tan yang tertawa, " Namun mau tidak mau, kamu akan berjumpa dengannya. Aku sudah bisa membayangkan, dia pasti mengganggumu sebagai tuan muda Liu yang ingin bertanggung jawab kepada ipar jauhnya."


__ADS_2