
bella: "WHAT???sampai besok???(teriak bella)
...........................................................................
Back to story
disisi lain rangga baru menyelesaikan rapat pentingnya bersama petinggi petingi perusahaan yang tidak bisa di wakilkan. rangga tergesa gesa keluar dari ruang rapat menuju lift dan langsung menekan menuju lantai dasar.
rangga: "rian ayok kita pergi kesekolah gadis nakal itu"(ajak rangga kepada asisten rian sambil mendahului langah asisten rian dengan cepat).
asisten rian hanya tersenyum melihat bosanya itu sangat terburu buru keluar perusahaan untuk menemui calan istrinya.
setelah tiba lantai dasar rangga dan asisten rian berjalan berbeda arah karena asisten rian berjalan menuju parkiran perusahaan dan rangga berjalan menuju lobi perusahaan menunggu mobil. setelah mobil yang dibawa asisten rian tiba di depan lobi rangga langsung masuk kedalam mobil dan asisten rian melajukan mobilnya menuju sekolah bella.
rangga: "rian tolong tambah kecepatanya"(desak rangga kepada asisten rian karena takut gadis kecilnya menunggu teralalu lama).
asisten rian: "baik bos"(jawab asisten).
hanya itu kata yang bisa keluar dalam mulut asisten rian padahal di hatinya mengumpat rangga karena kesal soalnya asisten rian telah melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata rata namun karena rangga tidak sabaran untuk bertemu dengan bella rangga terus mendesak asisten rian untuk menambah kecepatan mobil.
asisten rian: "huh sabar sabar rian.(ujar rian dalam hati kepada dirinya sendiri)
asisten rian: "kalau buka bos udah gw pukul dari tadii"(gerutu rangga dalam hati).
rangga: "lo mengumpat gw dalam hati"(tanya rangga).
asisten rian: "kok dia bisa baca pikiran gw duh kena masalah lagi nih"(ujar asisten rian dalam hati lagi).
asisten rian: "n..gak ngak kok bos mana mungkin saya berani"(jawab asisten rian gugup).
rangga: "kok lo gugup"(tanya rangga lagi).
asisten rian: "i.. ituu i... ituu "(jawab asisten rian bertambah gugup karena merasa hawa didalam mobil mendadak dingin dengan tatapan tajam rangga).
rangga: "kali ini saya maafkan"(ujar rangga karena melihat asisten rian gugup dan gemetaran).
rangga: "yaudah fokus aja nyetirnya"(ujar rian lagi dan langsung menyandarkan kepalanya ke kursi sambil memejamkan matanya karena lelah).
setelah rangga memejamkan matanya asisten rian bernafas lega karena rangga tak menuntutnya dengan pertanyaan pertanyaan lagi yang membuatnya bertamah gugup. tak berselang lama mobil yang di kendarai asisten rian tiba di gerbang sekolah satpam langsung membukakan pagar untuk mempersilahkan mobil itu pun masuk dan asisten rian memarkirkan mobilnya di parkiran sekolah. setelah itu asisten rian melirik rangga yang tengah tertidur pulas karena lelah membangunkan bosnya itu.
asisten rian: "bos udah sampai di sekolanya nona bella bos"(ucap asisten rian sambil mengoyangkan badan rangga).
kemudian rangga mengerjap ngerjapkan matanya.
rangga: "duh gw ketiduran"(ujar rangga lagi dan langsung turun dari mobil menuju ruang bk).
setelah tiba pintu yang bertulisan ruangan bimbingan konseling rangga langsung mengetuk pintu.
tok tok tok
__ADS_1
disisi lain pak ramlan yang mendegar ketukan pintu itu pun langsung berjalan kearah pintu untuk membuka pintu karena bella telah tertidur di sofa ruang bk itu karena lelah berdebat dengan pak ramlan.
setelah pintu terbuka sempurna pak ramlan sangat terkejut dengan sosok orang yang didepannya ini.
pak ramlan: "pak rangga. ada keperluan apa bapak datang kesini"(tanya pak ramlan dengan nada terkejut karena setau pak ramlan rangga itu sangat sibuk dan adalah pembisnis muda yang lagi naik daun).
rangga: "mau menjemput calon istri saya"(jawab rangga dengan santai).
pak ramlan: "calon istri?? siapa calon istri bapak"(tanya pak ramlan lagi karena setaunya hanya dia dan bella yang ada diruang itu sedangkan guru lain paling di ruang guru dengan nada terkejut).
rangga: "apa tidak mempersilahkan saya masuk???hanya mengajak tamu berbicara di depan pintu begini???"(ujar rangga dengan datar).
pak ramlan langsung tersadar jika dia berbincang bincang didepan pintu jika murid murinya mengetahui sifat bodohnya ini hancur sudah reputasinya sebagai guru yang paling tegas di skolah ini.
pak ramlan: "ohhh iya pak .mari pak rangga kita berbincang bincang didalam"(ajak pak ramlan mempersilahkan rangga masuk kedalam ruangannya).
rangga pun masuk kedalam ruangan pak ramlan diikuti dengan pak ramlan di belakang namun tidak dengan asisten rian yang tetap diluar memantau keadaan luar.
setelah masuk kedalam ruangan itu pertama kali mata rangga langsung tertuju kepada seorang gadis yang masih memakai seragam sekilah tengah tertidur pulas di atas sofa ruangan itu yang langsung menghadap meja pak ramlan tapi yang membuat rangga emosi adalah rok pendek gadis itu mulai tersingkap keatas tapi gadis itu tetap tidak sadar. rangga langsung menuju sofa itu dan membuka jasnya lalu menyelimuti paha gadis itu dengan jasnya.
pak ramlan yang melihat tinggkah rangga seperti itu kepada bella sangat terkjut.karena setaunya rangga dikenal dengan sikap dingin kepada wanita dan tegas. jangan jangan bella adalah calon istri yang di maksud rangga tadi. karena terlalu penasaran pak ramlan angkat bicara.
pak ramlan: "calon istri bapak bella???"(tanya pak ramlan hati hati).
rangga: "iya"(jawab rangga dengan singkat)
rangga: "jadi masalah apa yang membuat bapak memanggil saya kesini"(tanya rangga to the poin).
setelah pembicaraan selesai mengenai masalah bella di skolah rangga pun langsung menuju kearah bella karena saat perbincangan mereka menjauh dari bella karena rangga takut menganggu tidur bella.
rangga: "lain kali saya tidak mengizinkan anda berduan di ruangan ini dengan calon istri saya jika ada masalah "(ujar rangga kepada pak ramlan karena tidak suka bella berduaan dengan pak ramlan apalagi dengaan keadaan bella tertidur seperti tadi).
pak ramlan: "baik pak saya mengerti"(balas pak ramlan kepada rangga).
rangga langsung mengendong bella keluar dari ruangan itu menuju parkiran diikuti asisten rian di belakang sambil membawa tas bella. bella yang di gendong tak terusik sedikitpun karena seperti biasa bella tidur sperti orang mati. rangga terus berjalan santai sambio mengendong bella menuju parkiran.
⏭️skip parkiran
setelah sampai diparkiran asisten rian dengan sigap membuka pintu mobil dan rangga langsung merebahkan bella di kursi penumpang. setelah itu rangga dan asisten rian juga naik kedalam mobil rangga duduk disisi kanan bella dengan kepala bella di atas paha rangga agar bella nyaman dengan tidurnya lalu rangga pun memejamkan matanya karena lelah. sedangkan asisten riang di kursi kemudi dan langsung mengemudikan mobilnya menuju rumah bella. tak ada percakapan di didalam mobil itu sampai di rumah bella.
⏭️skip rumah bella.
rangga mengendong bella kedalam rumahnya. rangga langsung menunu lantai atas dimana disana adalah kamar bella. setelah sampai dikamar bella rangga langsung merebahkan bella di kasur dan menyelimuti bella .
rangga: "selamat tidur calon istri"(ujar rangga sambil mencium kening bella da berlalu meninggalkan kamar bella).
⏭️skip ruang tamu
rangga: "bik bikk bik"(pagil rangga).
__ADS_1
pembantu bella: "iya den rangga"(jawab pembantu bella karena sudah tau kalau rangga adalah calon suami nona mudanya).
rangga: "tante sama om kema ya bik"(tanya rangga lagi karena melihat rumah itu sepi dan kalau abangnya bella rangga sudah tau jika dia akan pulang larut karena tau perusahan abangnya bella lagi ada masalah).
pembantu bella: "nyonya sama tuan belum pulang den mungkin lagi lembur"(jawab pembantu bella).
rangga: "yasudah kalau begitu bik saya titip bella ya bik dia lagi tidur dikamarnya soalnya saya mau pulang"(ujar rangga kepada pembantu bella).
pembantu bella: "baik den"(balas pembantu bella).
setelah itu rangga berlalu keluar dari rumah bella menuju mobilnya dan disana sudah ada asisten rian yang sedang menunggu kehadiran bosnya itu. rangga langsung masuk kedalam mobilnya diikuti asisten rian.
rangga: "langsung apartement rian"(perintah rangga).
asisten rian: "baik bos"(jawab asisten rian).
asisten rian mengamudikan mobilnya menuju apartement rangga dengan kecepatan sedang. setelah sampai asisten rian memarkirkan mobilnya di parkiran apartement dan keluar mengikuti rangga dari belakang.
rangga: "rian lo boleh istirahat sekrang"(ujar rian dan berlalu masuk kedalam apartmentnya).
asisten rian pun langsung masuk kedalam apartementnya yang bersebelahan dengan apartement rangga karena asisten rian akan datang dengan cepat jika sesuatu yang mendesak dan jika rangga dalam bahaya karena rangga sering di incar saingan bisnisnya.
setelah rangga sampai dikamar rangga langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri karena badannya lengket. setelah selesai rangga merebahkan badannya dikasur dan memejamkan mata baru saja memejamkan mata hp rangga berdering. dengan malas rangga mengangkat telepon itu karena yang menelfon adalah mamanya.
rangga: "haloo ma ada apalagi sih ma rangga capek mau istirahat nih"(ujar rangga).
mama rangga: "rangga apa kamu sudah mendapatkan menantu untuk mama"(tanya mama rangga to the point di seberang telefon).
rangga menghelas nafas panjang karena tau arah kemana percakapan mamanya.
rangga: "udah maa seminggu lagi rangga akan menikah"(jawab rangga).
mama rangga: "what???"(teriak mamanya dengab terkejut).
mama rangga: "kamu memang tidak sabaran yaa seperti papa kamu"(ujar mamam rangga lagi sambil menghela nafas bagaimana bisa anak satu satunya ini bisa sperti inii baru seminggu kenal dan sekarang langsung mau nikah)
rangga: "yaudah maa rangga mau tidur dulu nih rangga capek maa nanti mama pulang kita bicarain lagi"(ujar rangga sambil memutuskan sambungan telfon).
..tut.
.....Bersambung.....
mohon maaf yaa readers cerita episode ini sampai disni aja dulu ya 🙏🙏
Mau tau kelanjutan ceritanya???ayok terus baca sampai akhir biar ngak ketinggalan berita tentang bella.
#novelromantis
#cinta manis
__ADS_1
#petualangan
#advanture