
asisten rian pun pergi membeli pakaian untuk bos nya dan wanita yang baru di temuinya itu entah kenapa dia merasa wanita itu cocok untuk bos nya.
...........................................................................
Back To Story
Tak berselang lama asister rian membawa dua paper bag untuk bosnya dan wanita itu. asisten rian pergi ke toilet tersebut dan melihat bos nya yang tengah bersandar di dinding toilet yang tidak memakai baju sedangkan cwek mabuk tadi masih pingsan di tempat semula dan baju masih terkena muntah.
asisten rian: "ini bos"(sambil asisten rian memberikan satu paper bag kepada bos nya sedangkan satu nya lagi masih di pegangnya dan mulai menghapiri cwek mabuk tadi).
rangga: "ehhh ngapain kamu"(tanya rangga karena asisten rian menghapiri cwek mabuk tadi dan rangga merasa tidak suka).
asisten rian: "mau membereskan cwek ini bos"(jawab asisten rian karena bos nya ini pasti tidak akan mau menyentuh wanita apalagi mengantikan pakaiannya yang terkena muntah).
rangga: "ngak bisa. lo keluar aja biar gw yang memebereskannya"(ujar rangga karena rangga tidak suka cwek itu di sentuh orang lain walaupun itu asisten rian).
asisten rian yang mendengar ucapan langka bos nya itu mendadak terbengong dan diam di tempat dengan wajah bingung seperti orang bodoh.
rangga: "gw ngak suka ngomong dua kali"(ujar rangga kembali dengan kesal karena melihat asistennya itu masih berdiri disana dengan wajah bingung).
asisten rian: "eh iya bos"(jawab asisten rian karena bos nya sudah kesal dan dia segera keluar dari toilet serta menunggu bosnya di depan toilet).
sedangkan di dalam kamar mandi rangga sedang menganti baju cwek yang tak di kenalnya itu dengan mata tertutup dan cwek itu di baringkan di alasi dengan kertas paper bag setelah itu dia me lap muka cwek itu dengan kain basah.
rangga: "fuhhh. Gini amat nasib gw. dulu gw jijik dekat cwek kok dekat cwek ini ngak yaa.malahan gw ngak suka dia di sentuh cwok lain"(Tanya rangga pada diri sendiri karen dia binggung ada apa dengan dirinya).
setelah selesai rangga keluar dari toilet sambil mengendong cwek yang tak di kenal nya itu. sedangkan asisten rian yang melihat pemandangan langka itu di buat melonggo dengan tingkah bos nya itu sampai dia tak sadar telah di panggil atasannya.
rangga: "ayo kita pergi dari sini"(perintahnya).
rangga: " woiii ayok "(teriak rangga lagi karena asistennya itu tak mendengarkannya malahan benggong kayak orang bodoh).
asisten rian: "ehh ayok bos"(kata rian kaget sekaligus takut dengan ekspresi bos nya itu yang telah brubah).
mereka pun langsung berjalan keluar bar itu dengan rangga yang masih mengendong bella dan diikuti dengan asisten rian di belakangnya. setibanya di parkiran asisten rian segera membukakan pintu belakang agar bosnya itu bisa meletakkan cwek itu di sana.
__ADS_1
rangga dan bella duduk di belakang dengan posisi berdampingan.sedangkan asisten rian mengemudikan mobilya. mobil itu pun melesat meninggalkan bar itu.
rangga: "hei hei dimana rumah kamu"(tanya rangga dengan menepuk nepuk pipi bella namun bella tak bereaksi dan bergerak berulangkali pun hasilnya tetap sama).
rangga: "ke apartemen aja"(perintah rian siangkat ke asisten rian).
asisten rian: "baik bos"
disisi lain anggora Ros Black sibuk mencari ketua gang mereka yang tidak kembali dari toilet dari tadi.mereka berpencar mencari namun tak menemukannya.
anggota 1: "apakah kalian sudah menemukan ketua?"(tanya nya panik).
anggota 2: "tidak gw udah cari kemna mana sama yang lain tapi ngak ketemu"(jawabnya mewakilkan anggota yang lain).
setelah sejam mereka mencari namun mereka tak juga menemukan dan sudah berkali kali mereka menelfon ketuanya itu tapi tak hp nya tak diangkat tapi terakhir kali nya telfon nya di angkat.
anggota bella: "hallo bella kamu dimana,kok kamu ngak balik balik lagi. kamu ngak papa kan"(tanya anggota bella itu beruntun dengan nada cemas).
....: "hallo. dia baik baik aja. ini siapa ya"(tanyaa orang itu lagi).
...: "hallo"(tanya orang yang mengangkat hape bella kerena tak mendengar jawaban dia pun mematikan telfon itu secara sepihak.
sisi lain rangga telah sampai di apartemennya dan membaringkan bella di ranjang apartemennya sedangkan asisten rian telah pulang.
rangga yang terganggu dengan hp bella terus berdering dan mengangkatnya orang itu terdengar khawatir dengan bella namun setelah tau dengan siapa dia berbicara orang itu terdiam dan rangga mematikan panggilan namun si empunya masih nyaman dengan tidurnya.rangga menatap bella yang lagi tidur.
rangga: "jadi namanya bella"(ucap rangga dalam hati).
rangga: "Cantik"(ucap rangga tanpa sadar sambil tersenyum dan mengusap pipi bella dengan lembut seketika jantung rangga berdetak kencang).
rangga: "duh gw kanapa sih,kenapa tiba tiba gw kayak gini sama tu cwek"(tanya rangga kepada dirinya sendiri dengan frustasi).
rangga melangkahkan kakinya ke sofa dan tidur disana.
Matahari telah manembus jendela tapi dua insan yang tidur di tempat terpisah itu pun masih terlelap dengan tidurnya.
__ADS_1
jam sudah menunjukkan jam 10 pagi bella mengerjab ngerjabkan mata nya setelah nyawanya terkumpul sempurna bella merasakan kepalanya sangat berat dan mau ngambil minum di meja samping tempat tidur seketika mata bella membulat sempurna dan melihat ke sekeliling.
bella: "WHAT. aku dimana sekerang"(teriak bella dan langsung menutup mulutnya).
bella melihat bajunya yang telah berbeda seketika bella syok dan menatap sekeliling lalu dia melihat seorang laki laki yang tengah tertidur di sofa dengan pulas.
bella: "apa dia melakukan sesuatu kepadaku semalam ya"(tanya bella pada dirinya sendiri sambil menatap laki laki itu).
bella: "tapi badanku tidak sakit den aku tidak lelah cuma kepalaku saja yang pusing"(jawab bella pada dirinya sendiri lagi).
bella: "arghhh"(gumam bella frustasi sambil mengacak ngacak rambutnya dan menatap wajah laki laki itu dengan intens).
bella: "Tampan"(suara laknat itu tak tanpa sadar bella mengucapkannya dan tersenyum).
bella: "tidak tidak boleh. oppa ku lebih tampan dari nya"(ucap bella setelah sadar dengan apa yang di ucapkannya sambil memukul pelan kepalanya).
bella: "aku harus pergi dari sini tanpa sepengetahuan dia"(gumam bella).
bella pelan pelan turun dari tempat tidur dan melewati laki laki itu yang tengah tidur pulas.
sampai didepan pintu bella memutar gangang pintu dengan pelan untung nya pintu itu tidak terkunci dan bisa langsung terbuka bella pun melangkahkan kakinya untuk meninggalkan apartemen tersebut dan pergi kerumahnya.
..Bersambung..
mohon maaf yaa readers cerita episode ini sampai disni aja dulu ya ππ
Mau tau kelanjutan ceritanya???ayok terus baca sampai akhir biar ngak ketinggalan berita tentang bella.
#novelromantis
#cinta manis
#petualangan
#advanture
__ADS_1