Gadis Cantik Yang Dingin

Gadis Cantik Yang Dingin
Aldo soswettt


__ADS_3

Satu bulan telah berlalu, kini dua pasang calon suami istri, sedang dalam perjalanan menuju butik Rina, yaitu Tante Aldo sendiri, di memang tadi mamah Salma yang menyuruh mereka segera memilih gaun dan jas yang akan mereka pakai di hari pernikahan nya yang 3 hari lagi


hening, itu lah yang di rasakan mereka, ingin mengobrol tapi gengsi, ingin basa basi, tapi tak tau harus ngomong apa


"Aldo"panggil Salma yang memang sudah bosan dengan suasana hening


"hmmm"jawab nya sambil fokus menyetir


"kok lu mau aja sih jadi suami gue?"tanya Salma, pertanyaan macam apa itu, jelas jelas mereka di jodohin, dan Aldo, sudah mulai membuka hati nya kepada Salma


"Ini permintaan mamah sama papah ga mungkin gue nolak"Jawab Aldo dengan tegas


"iya juga si, tapi lu tenang aja do, 1 tahun kemudian kita bakalan cerai"Ucap Salma dengan Santai


DEGGGG...

__ADS_1


Aldo tidak menyangka Salma akan berbicara seperti itu, di saat perasaan nya sudah muncul, hati nya sangat sakit mendengar perkataan Salma, cerai? ga mungkin, Aldo ga akan biarin itu terjadi


"Lo emang segitunya ya ga mau jadi istri Gus, terus selama nya di samping gue"tanya Aldo yang memang sudah penasaran bangat


"iya"jawab Salma santai


seketika muka Aldo murka mendengar nya, ia menghentikan mobil nya, lalu menakutkan nya di ujung jalan


"Lah ko berhenti disini?"tanya Salma kaget, padahal mereka belum nyampe


jantung gue kenapa deg deg an gini si"batin Salma


cup


Aldo mencium Bibir Salma, Salma terbelalak melihat tingkah Aldo, karena tak ada perlawanan dari Salma, Aldo terus menikmati bibir Salma dengan kasar, nafsu nya sudah tidak bisa di kontrol

__ADS_1


"eughhh Aldo"panggil Salma sesak nafas, tetapi tidak di dengar oleh Aldo iya tetap ******* abis bibir Calon istrinya ini, Salma yang melihat sikap Agresif Aldo mulai menintikan air mata nya


Aldo melihat Salma yang menangis, seketika ia menghentikan ciuman nya, hati nya sakit melihat Salma nangis terisak tanpa suara, ia langsung memeluk Salma, dan mengelus rambut nya


nyaman, itu lah yang di rasakan Salma sekarang, perlahan tangisan nya berhenti, tapi ia seperti tidak rela melepaskan pelukan nya


"maaf"ucap Aldo lirih, sambil mengecup kening Salma, yang membuat wajah Salma merona menahan malu


"maafin aku ya, aku udah kasar sama kamu, aku janji ga akan ngerusak kamu sebelum halal"Ucap Aldo masih dengan mengelus rambut Salma


"aku marah gara gara kamu ga Sudi punya suami kaya aku, emang nya aku kurang sempurna ya? hati ku sakit mendengar nya Salma, sampai kapan pun, aku akan selalu melindungi dan menjagamu"kata Aldo lagi dengan nada lembut


"bukk...bukkk..an gi-"ucap Salma terpotong karena jari telunjuk Aldo ada di bibir nya


"aku ngerti kamu belum cinta sama aku, begitu pun aku, tapi percaya lah seiring berjalan nya waktu kita pasti akan bahagia, dan saling mencintai, aku yakin itu"ucap Aldo meyakinkan Salma

__ADS_1


seketika Salma terharu dengan ucapan Aldo, di tambah lagi jantung nya yang berdegup kencang dari tadi


__ADS_2