
tring .,,,
bunyi bel masuk kelas
Reta yg sudah selesai makan segera memanggil pelayan.
pelayan pun menghampiri meja Reta.
"mana bil nya mbak "tanya Reta ke pada pelayan itu. sebelum mengasih nya ke arah Reta. NathAn segera mengambilnya dan melihat berapa harga yg tertera di bil tersebut.
"biar aku yg byar smuanya "ucap NathAn dan mengambil bil nya.
"gak ,usah biar aku aja lagian yg makan kan kami bukan kamu "ucap Reta kearah NathAn.
NathAn tidak memperdulikan Reta dan mengeluarkan kartu black cart nya ,dan memberikan ke pada pelayan itu untuk membayar makanan yg Reta dan teman²nya pesan,
Reta yg tidak di hiraukan sama NathAn jadi kesal dan menarik tangan QiQi dan segera pergi tanpa mengucapkan terima kacih kepada NathAn.
NathAn yg melihat itu hanya tersenyum dan mengambil kembali kartu nya, dan segera menyusul Reta ke kelas nya karna memang bel sudah berbunyi,
Diana yg melihat perhatian NathAn begtu akrab ke pada Reta jadi kesal sendiri.
dan langsung keluar kantin menuju kelasnya
di dalam kelas semuanya sudah duduk di tempatnya, masing² dan hanya menunggu pelajaran selanjut nya
drettt
bunyi ponsel seseorang di dalam kelas terdengar, itu sebelum dosen datang, bunyi tersebut berasal dari tas nya amel
amel yg menyadari ponselnya bergetar langsung mengangkat ponsel itu dan melihat siapa yg menghubunginya,
"halo, pa ,ada apa, tumben nelpon aku "ucap amel yg sudah menjawab sambungan tersebut
"kamu pulang sekarang, minta izin pada kepala sekolah sekarang.. ."sahud surya dari sebrang sana dengan begtu marah nya
amel yg di suruh pulang jadi bingung, kenapa harus pulang menurut nya,
"kenapa, pa, apa ada masalah "tanya amel bingung
"jangan, banyak tanya cepat pulang sekarang"sahut surya yg berteriak karna sudah begitu marah.
amel pun segera pergi menuju ke ruang guru kepala sekolah untuk izin pulang.
30 menit berlalu akhir nya amel sampai di kediaman nya.
amel segera memasuki rumah nya.
dan mendapatkan orang tua nya yg berada di ruang keluarga, amel yg melihat raut wajah papA nya ,sedikit takut ,karna begitu keliatan ekspresinya yg begitu marah ,entah apa penyebab papa nya marah.
sesampainya di ruang keluarga amel segera mengahampiri mama papa nya.
"ada apa ,pa, kok aku di suruh pulang "tanya amel yg sudah duduk di sebelah mamanya
__ADS_1
"apa kamu pernah berbuat sesuatu di kampus mu. "ucap surya dengan nada yg begitu dingin kepada amel.
amel yg mendengar hal itu pun jadi gugup karna amel pernah melakukan hal yg membahayakan nyawa seseorang meskipun tidak ada yg tau ,karna yg tau hanyalah sahabatnya, jadi bagaimana bisa papa nya ,menanyakan hal itu.
"ma... maksud papa apa ,aku, Gak ngerti. "jawab amel yg begitu gugup karna takut dengan kemarahan papa nya
"JANGAN PURA² GK TAU KAMU AMEL... APA BENAR KAMU SUDAH MELAKUKAN HAL BURUK DI KAMPUS MU... JAWAB... "ucap surya penuh penekanan dan begitu sangat marah.
karna surya sudah mendapat kan informasi dari suruhan nya yg menyelidiki soal penurunan saham nya dengan tiba²
"pa... papa tau dari mana, karna yg aku lakukan itu bukan kepada keluarga terpandang tapi kepada siswi miskin kok jadi kenapa papa begitu marah "ucap amel menundukkan kepala nya tapi berusaha untuk tidak gugup
"siapa yg kamu singgung di kampus mu "tanya surya berusaha menahan emosi nya, agar tidak menyakiti anak kesayangan nya itu
"namanya, Clarreta ,pa ,tpi d!a murid dari keluarga sederhana mungkin d!a masuk karna beasiswa, aja ,jadi aku tidak begitu khawatir padanya. "sahud Amel memberanikan diri mengucapkan itu
"apa ,ada lagi, selain d!a yg kamu singgung. "tanya surya
"em, oiya ada, pa ,teman Reta yg punya mobil mewah nama nya kalau gk salah felysia inez deh "ucap amel yg sudah mengingat soal mobil yg di kendarai ke 4 gadis itu
"apa kah benar itu "tanya Surya sekali lgi
"iya pa "saud amel.
"memang, kenapa ,pa ,kok kayak nya papa begitu marah soal itu "sambung amel kembAli bertanya
"em, tidak apa² ya sudah sana pergi ke kamar kamu istirahat" ucap surya
DI KAMPUS
setelah selesai dengan tugas nya yg di berikan pak arnold semua murid berhamburan keluar kelas untuk pulang.
Reta dan juga sahabatnya pun segera menuju parkiran untuk pulang
"Ret, kamu mau pulang naik apa "tanya fely
"aku dan QIQI naik taxi aja fel "jawab Reta
"apa perlu aku yg mengantarnya "sambung fely lgi
"gak usah ,fel, kamu pulang aja gak papa kok aku dan adik ku pulang s3ndiri saja "saud Reta
winda hanya Diam mendengarkan percakapan kedua sahabat nya itu
"ya sudah aku duluan ya "ucap fely dan melajukan mobilnya keluar kampus.
"kamu, naik apa kak win "tanya QIQI kearah winda karna dari tadi hanya diam.
"ah.. aku naik kendaraan umum saja "ucap winda dan tersenyum ke arah ke dua gadis itu
setelah mengucapkan itu winda segera pergi karna sudah melihat kendaraan umum yg kebetulan berhenti di depAn kampus.
sekarang hanya tinggallah, ke dua gadis itu di parkiran, menunggu taxi online ,datang selang beberapa menit kemudian taxi yg di pesan pun datang, Reta dan QIQI segera masuk kedalam taxi dan mengucapkan alamat tempat yg mereka tuju.
__ADS_1
"pak antarkan kami ke alamat
GRESYTONE BEVERLY HILLS ya pak "ucap Reta ke pada supir taxi itu.
supir yg mendengar alamat itu jadi bingung karna alamat itu tempat mansion terelit di negara ini. sedangkan sang penumpang berpenampilan sederhana meskipun sangat cantik, tapi ,menurut supir taxi itu bukan urusan nya, dan segera melajukan taxi nya menuju alamat yg di berikan penumpangnya.
"baik non "sahut sang supir dan segera melajukan taxi nya
setelah 45 menit akhir nya Reta dan QIQI sampai di depan gerbang mension, segera turun dari taxi dan memberikan beberapa lembar uang untuk membayar ongkos taxi itu
Reta segera menekan bel gerbang itu.
setelah terbuka Reta dan QIQI masuk menuju pintu utama mansion semua penjaga menunduk hormat kepada nona muda mereka,
"aku pulang!!!!. ."ucap QIQI berteriak.
Reta yg mendengar teriakan adik nya hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum
sania yg berada di ruang keluarga jadi terkejut dengan suara putri bungsu nya itu
"sayang, jangan berteriak seperti itu nanti tenggorokan mu sakit "ucap sania
"hehe, maaf ma "sahut QIQI cengengesan dan duduk di sebelah mama nya di ikuti Reta.
"ma. papa, dimana, kok gak keliatan ,biasanya kan selalu menempel kepada mama seperti perangko "ucap Reta dan sedikit menggoda sang mama
sania yg mendengar ucapan putri nya ,sedikit menggoda nya hanya tersenyum.. tapi sebelum menjawab ucapan putri nya ,tiba² terdengar suara dari arah tangga
"siapa yg menempel seperti perangko "saud indra yg mendengar ucapan sang
putri sulung nya.
Reta hanya tersenyum ,melihat papa nya sudah ada di sebelahnya.
"apa, papa, di undang pihak kampus untuk hadir di pesta ulang tahun kampus"tanya Reta
"ya papa di undang karna papa donatur dan investor terbesar di kampus itu sayang, tapi bukan hanya papa yg hadir tapi juga pengusaha² lain nya juga di undang "jawab Indra tersenyum ke arah Reta dan mengusap kepala Reta dengan sayang
"memang ,nya kenapa sayang "sambung indra lagi
"gak apa , tapi nanti kalau papa hadir di sana pura² gak kenal ya, sama Aku QIQI dan juga fely ,ya pa "ucap, Reta memohon
"kenapa, memangnya, kok papa harus pura² gk kenal sama putri papa sendri. "sahud indra yg begitu heran dengan sikap putri nya yg sangat aneh
"bukan begitu, pa ,Reta kan kalau di kampus di kenal dengan keluarga sederhana "ucap Reta dan cemberut
"baiklah, kalau gitu sekarang kalian pergi kemar masing² dan istirahat"ucap indra.
MARCEL ALDERO SANJAYA papa NathAn
GLADISTA ISELLA SANJAYA MAMA NATHAN
HAPPY READING,,,,,!!!!
__ADS_1