
setelah mereka makan siang mereka semua pergi kekamarnya viola.mereka semua merasa senang sekali bermain dirumahnya viola.canda tawa selalu menyelimuti mereka semua.tiba-tiba Bella mengajak semua sahabatnya itu nonton bareng.karena kebetulan juga bella membawa laptop.
"guys,kebetulan banget nih gue bawa laptop.yuk!nonton bareng daripada kita bercanda ngak ada topik pembicaraan juga.mending kita nonton film,"ajak Bella yang semangat sekali mengajak sahabat-sahabatnya itu menonton film.
"betul juga lho bel,dari tadi gue tertawa sampai perut gue sakit banget.mending kita nonton film ajha,"sintya setuju dengan ajakan bella.
"cepet ambil laptop lho bell,gue ngk sabar lihat film Drakor,"setelah najwa mendengar ajakan bella untuk nonton film.najwa langsung teringat dengan film favoritnya itu.
"dasar Najwa,Drakor mulu yang ada dipikirannya,"Rossa yang bosan mendengar sahabatnya itu.karena dia selalu menyebut film kesukaannya yaitu drakor.
"okey guys,gue ambil dulu di tas.tunggu sebentar ya!,"Bella segera mengambil laptop yang ada di tasnya.
setelah 1 menit Bella segera kembali kekamarnya viola.
"sudah siap nih laptop,"Bella segera membuka file Vidio yang banyak sekali film didalamnya.ternyata tidak disangka file tersebut banyak sekali film dewasa.
"bel lho gila ya,ba-banyak se-sekali file Vidio de-dewasa,emang lho ya-yakin ingin menonton vi-vidio itu,"ucap viola yang kaget melihat isi file laptop Bella penuh dengan Vidio dewasa.
"guys tenang dulu jangan tegang!sekali-kali lah kita nonton film dewasa,gue bosen drakor Mulu yang gue lihat,"Bella sengaja menyindir sahabatnya najwa.
"udah lah benar tuh katanya Bella,sekali-kali kita nonton film dewasa,"sintya mulai penasaran dengan film tersebut.
Bella segera membuka file tersebut.semua sahabat-sahabatnya itu menjadi tegang dengan kelakuannya bella.setelah tau apa isi Vidio itu,mereka mulai berfikir yang aneh-aneh karena mereka semua masih polos.
tiba-tiba kakaknya viola datang.mereka semua kaget dan berkeringat dingin. terutama viola jika kakaknya tahu apa yang sedang dilakukan viola dan sahabat-sahabatnya itu pasti kak Stevani akan marah.
"guys,kak Stevani u-udah pulang,gue ta-takut ji-jika kak Stevani tahu apa yang ki-kita lakukan pasti di-dia marah,"viola sangat tegang dan takut jika kakaknya melihat apa yang sedang dia lakukan.
"udah bell matikan laptop lho,gue takut jika kakaknya viola melihat ulah lho karena Vidio ini,"sintya menyuruh Bella mematikan laptopnya itu.
"iya guys,gue matikan laptopnya.tapi ingat jangan ketagihan ya karena gue bawa laptop hanya sekali saja,"gombal viola kepada sahabat-sahabatnya itu.
setelah laptop dimatikan mereka lanjut menonton televisi.tiba-tiba kakaknya viola datang dan membuka pintu kamar viola.
__ADS_1
"bibi apa dirumah ini ada orang selain viola dan bibi,perasaan rame banget di kamarnya viola?,"Stevani penasaran karena dia merasa dirumahnya ada orang lagi.
"iya nona Stevani,tadi nona viola mengajak teman-temanya bermain kerumah,tadi juga bibi disuruh masak makanan yang banyak untuk teman-temanya nona viola,"
"oh gitu ya bi,makasi ya,"Stevani mulai mendekati kamar viola.
ceklek.....kak Stevani mencoba membuka kamar viola dan menyapa sahabat-sahabatnya.
"hai semua,kalian temenya viola,"ucap kak Stevani sambil tersenyum ramah.
"ka-kakak,udah pulang?,"viola seketika kaget melihat kakaknya tiba-tiba membuka pintu.
"eh kak Stevani,perkenalkan kita sahabat-sahabatnya viola,kita sengaja bermain kerumah viola karena ada sesuatu yang harus kita diskusikan bersama.selain itu kita juga libur sekolah kak,"Rossa menyapa balik kakaknya viola.dan menjelaskan kenapa mereka semua bermain kerumah viola.
"iya Vi kakak susah pulang,kebetulan hari ini jadwal kuliah kakak banyak yang free,"jawab kak Stevani kepada viola.
"iya tanang ajha semua,lagi pula ini juga hari libur kalian kan.jadi kalian bisa bermain sepuanya dirumah viola,"Stevani tidak lagi meragukan mereka justru kak Stevani menyuruh mereka menghabiskan waktu libur ini dirumahnya viola agar vila tidak kesepian.akhir-akhir ini viola selalu dirumah sendiri ketika libur sekolah.
"Makasih kak Stevani,salam kenal dari kita semua ya,"sintya mencoba berterima kasih dengan kakaknya viola.karena telah membolehkan mereka bermain kerumahnya.
"guys ve-verrel nelpon gue,gi-gimana nih?,"viola gugup melihat nama verrel yang mencoba menghubunginya.
"udah cepetan angkat ajha Vi!,"Najwa menyuruh bila mengangkat handphone nya.
"oh iya,jangan lupa dispeker ya biar kita semua dengar,"gombal Rossa yang menggoda viola.
"hih nyebelin,o-okey gue nyalain spe-spekernya,"ucap biola yang merasa kesal dengan gombalan sahabatnya itu.
"halo,a-ada apa verrel?,"viola lagi-lagi berkeringat dingin karena mengangkat telpon dari verrel.
"viola,lho besok ada rencana pergi sama orang ngak?,"verrel mulai bertanya kepada viola.
"besok gue ngak a-ada re-rencana,emang ke-kenapa?,"viola penasaran dengan pertanyaan verrel.karena verrel tiba-tiba verrel bertanya seperti itu.
__ADS_1
"lho mau kan nemenin gue besok malam keperusahaanya papa gue,karena besok gue disuruh bawa teman cewek.tapi gue bingung harus mengajak siapa,akhirnya gue ngajak lho ajha karena sebagai tanda terima kasih gue ke lho karena kejadian waktu itu disekolah,"ternyata verrel mengajak viola untuk pergi keperusahaan papanya.karena papanya ingin verrel membawa teman cewek.
"ta-tapi emang ha-harus gue yang lho a-ajak rel,bukanya te-teman cewek lho banyak,gue ngk ma-mau.kan papa lho ngak kenal gue,"viola merasa tidak nyaman dengan ajakan verrel.karena meski bagaimanapun papanya verrel ajha tidak kenal viola.
"please Vi!gue mohon ya,karena papa gue ingin melihatkan perusahaanya sebelum gue kuliah.salah satu syaratnya gue harus bawa teman cewek meskipun itu tidak pacar tapi harus temen cewek yang gue kenal,"verrel mencoba menjelaskan kepada viola.
"okey.baiklah gu-gue akan ikut lho.tapi dengan satu syarat,"viola mulai menyetujui ajakan verrel tapi harus dengan syarat.
"apa syaratnya?,"verrel merasa lega karena viola akhirnya viola setuju dengan ajakanya meskipun harus menerima syarat dari viola.
"jangan pe-pernah lho bi-bilang kalau gu-gue pacar lho,"viola sengaja memberikan syarat itu kepada viola.
"iya,gue setuju dengan syarat lho,"verrel merasa kesal karena harus menerima syarat itu.
"okey ba-baiklah,sampai ju-jumpa besok,"viola merasa senang karena verrel telah menerima syarat yang dia berikan.
verrel tersenyum kesal.
"syaratnya dia bikin gue kesel.padahal gue kan ingin berbohong kepada papa,kalau viola adalah pacar gue,"
batin verrel dalam hati.
"enak banget lho Vi,bisa diajak jalan sama cowok ganteng,gagah,pinter,kaya.apalagi ya.pokoknya beruntung banget lho Vi,"Najwa memuji-muji sahabatnya itu.
********
ketika sore hari keempat sahabatnya viola pamit untuk pulang.
"viola kak Stevani dimana,kita mau pamit dulu,"Bella mencari kak viola karena mereka semua harus pamit pulang.
"kak Stevani ma-mandi guys,nanti gu-gue salamin ke ka-kakak,"ucap viola.
"okey kita pulang dulu ya Vi,see you next time,"ucap rossa sambil melambaikan tangan di dalam mobil kearah viola.
__ADS_1
"okey gu-guys,hati-hati ya!,"viola juga merespond lambaian tangan sahabatnya itu.