
"ceklek..." pintu ruangan Rizky terbuka...Rara masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu...dan dia mendapati Rizky yang sedang di peluk oleh Vira dari belakang....
Rizky dan Vira menengok ke belakang,melihat siapa yang masuk tanpa mengetuk pintu...dan Rizky sangat terkejut..
"maaf sudah mengganggu aktivitas kalian..."mencoba menetralkan suaranya yang bergetar karena menahan emosi...
"sayaaaaank...ini tidak seperti yang terlihat...jangan salah faham..."Rizky melepas pelukan Vira dengan sangat kasar,hingga membuat Vira terjatuh kelantai...dan mendekat ke arah Rara..
"stop..jangan mendekat tuan...lebih baik anda selesaikan dulu urusan anda..saya permisi dulu,..!!" enak beranjak dari tempat itu,tapi tangannya ditahan oleh Rizky,,dan menariknya ke pelukannya..
"sayaaank..jangan begitu..ini cuma salah faham,,percaya padaku..."mendekap erat tubuh Rara..
"lepas...bahkan parfum gadismu itu masih menempel di badanmu,,dan kau bisa-bisanya sekarang memelukku.."sambil mencoba melepaskan diri dari pelukan Rizky..
"maafkan aku...dia yang memelukku..aku juga tak membalasnya...bahkan aku mencoba melepaskan diri dari pelukannya.." mencoba membela diri..
"oya...tapi kamu menikmatinya...!!" dengan tatapan sinis...dan Vira hanya menjadi penonton disana..
"sapa bilang...aku hanya menikmati pelukan darimu...ayollaaah..jangan begini...!! dan loe...(menunjuk kearah Vira) cepat pergi dari sini..sebelum gue panggilkan keamanan...(menatap Vira dengan tajam..)..Vira pun langsung pergi dari ruangan Rizky..
"kenapa kau suruh wanitamu itu yang pergi...??harusnya aku kan yang pergi...!!lepas pelukanmu..ini sangat tak nyaman.."
"g akan ku lepas..."sambil menggendong Rara menuju ruang pribadinya,dan menjatuhkan Rara diranjang yang ada didalam ruangan itu...
"apa..yang kau lakukan...??" gugup
"melakukan apa yang seharusnya ku lakukan..." tersenyum
"jangan keterlaluan...jauhkan badanmu dari ku..parfum wanitamu itu sangat mengganggu penciumanku..."
__ADS_1
"kalau gitu...mandikan aku..!!"
"enak aja...pergi sana aku g mau dekat-dekat denganmu...dasar tak tau malu.. !!" jengkel dan menggembungkan pipinya..
"sayaaaaank...bagaimana aku bisa tergoda dengan wanita lain...bahkan pesonamu tak pernah hilang dari fikiranku..."sambil berbaring disamping Rara dan memeluknya dari belakang..
"g usah ngegombal..g akan ngaruh..."
"sayaaaaank..udah dong ngambeknya..aku g akan sanggup hadapi kemarahanmu..."dengan terus mendusel-dusel tengkuk Rara...dan menciuminya..
"jangan seperti ini..."mencoba menjauhkan diri dari Rizky...karena merasa risih,geli dan bulu-bulu halus ditubuhnya mulai berdiri...
"kenapaaa...bahkan aku sangat menyukai posisi seperti ini..membuatku sangat nyaman..."sama sekali tak mengendorkan pelukannya..bahkan saat berbicara nafasnya yang terhembus mengenai telinga Rara..yang membuat Rara panas dingin dibuatnya..
"lepaskan kak...ini sangat mengganggu ku..."
"aakhh..kak Bimbim,jangan begini...!!"dan berbalik menghadap Rizky,niatnya ingin mendorongnya..agar bisa terlepas dari pelukannya..tapi malah Rizky mengambil kesempatan dengan ******* bibir mungil Rara yang sedikit basah itu..memperdalam ciuman panasnya..dan Rara mulai terbawa suasana dan membalas ciuman dari Rizky..bahkan tangan Rizky yang biasanya hanya memeluk pinggang Rara kini sudah mulai nakal mencari-cari tempat favoritnya...saat mencoba membuka kancing baju Rara..
"hentikan kak..."Rara menahan tangan Rizky..
"sebentar saja sayaaank....aku sangat menginginkannya..!!" dengan suara yang sudah berubah serak karena menahan hasratnya...
"bersabarlah..sampai bulan depan.."sambil mengelus lembut rambut Rizky..
"aarrghh...kau sengaja menggodaku sayaaank...!!lihatlah..bahkan juniorku sudah terbangun...!!" mendengus kesal
"kak Bimbim yang mulai duluan...lagian itu hukuman setelah kak Bimbim biarkan wanita lain memeluk tubuhmu..."menahan senyumnya..
"huuffh... sayaaank ini bener-bener sangat menyiksa...!! mu2Q temenin kak Bimbim aja yaach..nuntasin ini dikamar mandi..!!"
__ADS_1
"g akan pernah..makanya jangan coba-coba buat masalah dengan Rara. ."
"siiiaaall...awas loe vir..gue akan buat peringan sama loe..karena udah bikin gue kena masalah yang serius dengan mu2Q..." teriak Rizky jengkel..dan Rara,,tentu saja dia tertawa terbahak-bahak...
setelah menidurkan juniornya dengan mandi air dingin dan solo karier..Rizky keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk putih yang dililitkan di pinggangnya..dan bertelanjang dada..
"blush..Rara yang melihat itu langsung merona pipinya.."
"apa kekasihku ini sedang blushing karena melihatku bertelanjang dada...??"
"g laah.."elak Rara..
"benarkah...??sayang sekali..padahal aku sengaja memamerkan tubuh atletisku pada mu sayang.." sambil memegang jari Rara dan meletakkannya di dada bidangnya..
"Rara hanya bisa mengalihkan pandangannya ke sembarang arah..dan menggigit bibir bawahnya.."
"jangan lakuin ini sayang...yang boleh menggigit bibirmu..hanya aku..." sambil mengelus lembut bibir Rara dengan ibu jarinya..
"heemmh..lebih baik kak Bimbim cepat pakai baju.."Rara mencoba mengalihkan pembicaraannya
"ok..sebentar.."Rizky langsung mengambil baju dan menggantinya di depan Rara..
"astagaa..kak..jangan ganti disini...gantilah dikamar mandi..."sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya...
"hahaha..kau lucu sekali sayaaank...biasakanlah melihat ini..karena satu bulan lagi tiap hari kau harus melihat dan menghadapinya..."
"kak..berhentilah berkata vulgar dan ambigu seperti itu..kau telah menodai mata suciku.."
"sayaang..kau harus banyak latihan untuk membiasakan diri..agar tidak terkena serangan jantung saat melihat juniorku nanti..."hahaha Rizky tertawa,karena berhasil menggoda Rara
__ADS_1