
Rizky,Dimas dan Arya kalang kabut mencari keberadaan Rara..
"ky..dari GPS menunjukkan Rara dibawa ke laut..!!"
"loe benar..sepertinya mau menuju ke sebuah pulau.."
"benar..kita cari tau,,disekitar kapal itu pulau mana yang paling dekat..."
"iya..loe bener dim...!!Will kerjakan tugasmu..."
"ok.."Willy langsung mencari tau dan ada dua pulau yang terdekat..
"gimana..?udah dapat belum??"
"udah..yang satu pulau pribadimu,,dan yang satu pulau yang bulan lalu dibeli tuan Riko dalam pelelangan..."
"udah jelas..berarti penculiknya adalah Riko...sial,gue kecolongan...!umpat Rizky
"kak Dimas..apa kita akan langsung menuju ke pulau itu??"
"lebih baik begitu..kita bisa bersiap-siap menyambut Riko..."
"tapi kak...gue khawatir dengan Rara..dia sangat trauma dengan lautan...apalagi sekarang dia berada ditengah laut..."
"aaahh..sit,,gue melupakan hal itu...!!semoga dia baik-baik saja..."
"apa maksud loe..??"tanya Rizky
"Rara masih trauma dengan lautan,,setelah penculikan masa kecilnya dulu.."
"tapi saat tiba di sini gue jalan-jalan ditepi pantai..dan dia baik-baik saja..."
"benarkah?? tapi itu tak menjamin dia akan baik-baik saja saat berada ditengah lautan luas...apa lagi kondisinya juga sama-sama diculik...ini seperti mengulang kembali masa kelam itu..."
"be*ngs*ek...gue g akan mengampuni Riko...!!" berteriak dengan amarah yang membuncah...
"kita bagi tugas aja..gue dan loe menuju ke kapal Riko,,biar Willy dan Arya menuju ke pulau dan menyiapkan jebakan untuknya.."
"ok..itu pilihan yang bagus..."
mereka langsung pergi ke tujuan masing-masing..
"dim..gue sangat khawatirkan mu2Q..kalau dia kenapa-kenapa gimana...??"
"tenanglah..Rara akan baik-baik saja...loe tau kan..dia itu sangat cerdas..dan juga sedikit licik.."
"tapi traumanya...gue khawatir dia sangat ketakutan disana...!!" mengusap wajahnya kasar..
"sudahlaaah..kita do'akan saja..semoga Rara baik-baik saja...Tuhan selalu bersama orang-orang yang baik ky..percaya pada gue..tenangkan dirimu..kita akan hadapi dia sama-sama...ok..!!"
__ADS_1
"ok..!" dengan menarik nafas dalam-dalam dan membuangnya perlahan untuk menenangkan hatinya yang lagi gundah-gulana...
tak butuh waktu lama..Rizky dan Dimas udah sampai di kapal Riko..mereka naik dengan diam-diam dan melumpuhkan satu persatu pengawal Riko..hingga tersisa segelintir saja..dan berhasil melapor ke Riko..
"tok-tok-tok tuan..."
"ada apa..??"marah karena tidurnya terganggu..
"ada penyusup tuan.. sepertinya akan menyelamatkan Sandra kita.."
"sial..itu Asti Rizky..berapa orang yang datang..??"
"hanya dua tuan,,tapi mereka mampu melumpuhkan semua pengawal dengan cepat.."
"dia memang Rizky..keahlian bela dirinya tidak perlu diragukan lagi..tapi siapa yang satunya...??"
"yang satunya tuan Dimas.."
"apa...??kenapa bisa Dimas..??" gue g akan bisa kalahkan mereka kalau udah bersama seperti itu...gue harus menyandra Rara..
Rara yang tak bisa tidur hanya harap-harap cemas..dan sangat kaget saat Riko masuk ke kamarnya dengan tergesa-gesa...dan menyeret tangan rara
"eehh..ada apa ini tuan..."
"diamlah...gue akan menjadikanmu Sandra,,ternyata Rizky benar-benar datang menyelamatkan mu..dia sangat serakah..tidak mau melepasmu dan tetap menikah dengan putri dari keluarga Nugroho itu...
"lepaskan saya tuan...ini sakit..!!" meringis kesakitan karena tangannya dicengkeram erat oleh Riko..dan membekas merah dipergelangan tangannya yang putih..
"tidak akan pernah..loe terlalu serakah ky.."
"maksud loe serakah apa..??"
"loe g mau lepasin Rara..tapi loe tetap mau nikah dengan putri dari keluarga Nugroho itu..lalu Rara mau loe jadikan apa..??lepaskan dia dan biarkan dia bersama ku..."
"jangan mimpi...bahkan loe belum tidur...!! gue g akan pernah lepasin mu2Q untuk siapapun..termasuk loe..
disaat perdebatan itu..Rara langsung menginjak kaki Riko dengan keras,,dan mencoba melepaskan diri..
"jangan berontak sayaaank ini akan sangat menyakitimu..dan gue g mau itu terjadi...Riko semakin erat memegang Rara,,dan dia menyuntikkan sesuatu dilengan Rara..
"apa yang kau suntikkan pada ku...??"ketakutan
"itu obat perangsang sayaaank..kita akan melakukannya sekarang..sambil menyeret Rara..
"tidaaak...!!"
Rizky yang mendengar itu langsung menghajar Riko dengan brutal..tanpa ampun..Dimas yang baru datang karena tadi masih hadapin beberapa pengawal Riko langsung membantu Rizky melumpuhkan Riko dan mengikatnya...jadi satu dengan pengawal-pengawal nya yang sudah tak berdaya...
"dim..kita ke pulau pribadi gue..loe hubungi Willy dan arya..dan loe harus tau..Rara diberi obat perangsang oleh Riko gue g tau Rara bisa bertahan sampai kapan menahannya...kita harus gimana...??"mereka menuju pulau pribadi Rizky dengan cepat
__ADS_1
"apaa..?? bener-bener gila...!!"Dimas menjambak rambutnya frustasi...dia bingung...dan tak terasa mereka udah sampai ke risort pribadi Rizky.. dan Rara langsung digendong Rizky masuk ke kamarnya..dan menguncinya dari luar..
"kita harus gimana dim...??"
"gue juga g tau..ky..loe lakuin aja sekarang..loe kan calon suaminya..1minggu lagi loe akan nikah sama Rara..gue percaya sama loe..ini untuk menolong Rara...ky!!"
"g dim..gue g mau mengecewakannya..."bingung.. mondar-mandir didepan pintu kamar..
"lalu kita harus gimana...??"
"gue tau,,semoga ini berhasil...!!cepat loe cari es batu sebanyak-banyaknya...!!"
"buat apa ky...loe jangan konyol..Rara pasti saat ini sangat tersiksa..."Dimas marah dengan sikap Rizky
"gue tau dim..gue lebih tersiksa lagi...cepatlaaah..lakuin yan gue suruh..!!" Dimas langsung mencari es batu sebanyak mungkin meski dengan sangat kesal..
"nih..udah satu ember penuh..mau loe apain..??"
"gue buat rendam Rara.."Rizky beranjak meninggalkan Dimas..tapi Dimas menahannya..
"apa...??Lo jangan gila ky..adik gue bisa beku..!!"
"ini satu-satunya cara dim..bahkan gue ga tau seberapa banyak dosis yang diberikan Riko pada mu2Q...gue akan ikut berendam dengannya dim..gue g mungkin tega nyakitin mu2Q kalau ada cara lainnya dim.."
tangan Dimas merenggang,Rizky langsung membuka pintu kamar dan menguncinya dari dalam..dia menuju kamar mandi menyiapkan air es untuk berendam nya Rara dan dirinya..
Rizky melihat Rara diatas tempat tidur dengan menahan pengaruh obat yang diberikan Riko padanya..tapi tetap tak bisa,,bahkan keringat sudah bermunculan di badannya..pakaiannya sudah hampir terlepas semua.. rambutnya berantakan..tapi justru itu terlihat sangat seksi dan menggairahkan...bahkan juniornya sudah meronta ingin keluar dari sarangnya..apa lagi Rara langsung berhambur memeluk Rizky dengan agresif,menciuminya dan mel*ma*nya..tangannya meraba dada bidang Rizky...
"kak aku menginginkanmu..."suara Rara serak dan terdengar seksi..
"jangan sekarang sayaaank.."
"kenapaa..apa Rara tidak seksi..??"
"sangat seksi..tapi ini waktunya tidak tepat,,kak Bimbim g mau kamu nyesel..sekarang kita berendam aja.." Rizky langsung menggendong Rara dan memasukkannya ke bathtub bersama dengannya..yang juga sudah menegang...
"sangat nyaman..."gumam Rara...
"maafkan kak Bimbim sayaaank..belum bisa jagain kamu dengan baik..."sesal Rizky sambil memeluk Rara erat dari belakang..
"ini bukan salah kak Bimbim..ini hanya musibah.."mencoba menenangkan Rizky..
"apa mu2Q udah merasa mendingan...??"masih tetap mendekap perut Rara dan menaruh dagunya di tengkuk leher Rara..
"lumayan...udah sedikit mereda..!! terima kasih kak Bimbim..I love you.."sambil mencium bibir Rizky..
"jangan menggodaku sayaang..posisi kita saat ini sangat intim..bahkan bajumu sudah tak lengkap lagi..."
"Rara tersenyum malu-malu...!!"
__ADS_1
"kalau mu2Q udah baik-baik saja..kak Bimbim keluar dulu...biar g keterusan..😅😅"
"he'eh.."ucap Rara sambil menganggukkan kepalanya..dan Rizky pun keluar dari kamar mandi dan berganti pakaian,,karena pakaiannya udah basah saat berendam bersama Rara tadi...