
hai guys sebenernya kemarin aku udah ada up ceritanya, tapi ga tau kenapa ga ke kirim-kirim dan di situ aku udah capek banget udah ngulang dan salin beberapa kali juga tetap ga ke kirim-kirim huft rasanya aku ga mau up lagi gara-gara itu tapi yauda si semoga aja yang ini ke up yak :)
.
..
...
HAPPY READING ❣️
______________________________________________________
REY POV:
pria itu sekarang tengah mengerjakan pekerjaan yang belum sempat terselesaikan saat di kantor tadi, dan di temani secangkir kopi untuk menghilangkan ngantuk nya
hah tidak tau kenapa terlintas di pikirannya tentang wanita yang akhir-akhir ini selalu menghantui pikirannya
'rara'
"sedang apa dia?" tanya dirinya kepada diri sendiri
lalu ia mengeluarkan handphone dan mengecek apakah gadis itu masih online apa offline
"ah dia sedang tidur mungkin"
lalu ia beralih ke laman Instagram dan melihat notifikasi di sana dan ia terdiam karena mendapatkan notifikasi
bahwa baru saja tadi sore gadis itu memposting postingan baru nya ...
"gila apa-apaan ini, dia ingin mempamerkan paha nya? ck ga tahu malu"
lalu tangan Rey membuka semua komentar yang tertera pada postingan tersebut ....
"ya ampun cantik banget sih, mama nya ngidam apa sih dulu biar anaknya secantik ini"
"gila sih badan aku menangis melihat ini"
"eh mau ga aku kenalin ke mama aku, mau nyari calon nih"
"ck bener-bener yaa ga bisa di kasi pelajaran apa ni anak, liat saja kalau dia sudah jadi istri ku, aku hukum habis-habisan🌚"
lalu Rey mengomentari postingan tersebut
"baju nya kurang bahan mba?"
dan ia tersenyum puas lalu meletakkan hp nya ke saku celana nya
.
.
.
RARA POV:
gadis itu sedang asyik dengan laptop nya ya sedari tadi ia sedang menonton live streaming sambil mengunyah makanan ringan yang ada di samping bantal nya tersebut
lalu bunyi notifikasi hp nya memecahkan tatapan nya dari layar laptop tersebut ke hp nya yang ada di meja samping tempat tidur nya itu sontak ia menoleh dan langsung mengambil ponsel nya Tersebut..
@unknown(?) mengomentari postingan anda
"gile siapa ni ga ada akhlak malah gue ga kenal lagi nih siapa, ck ck"
lalu ia melihat apa yang telah orang itu komentari, lalu mata nya melotot seketika
"*****, suka-suka gue lah mau pakek baju kurang bahan kek apa kek ngurusin banget si tu orang"
"bodo ah mending gue tidur lagian besok sekolah"
lalu ia mematikan hp nya dan langsung pergi ke dalam mimpinya ....
pukul 23:12 am
Rara terbangun dari tidurnya dan melihat jam ".... baru jam segini kol gue kebangun sih" lalu ia beranjak ke kamar mandi untuk mencuci mukanya dan pergi ke tempat tidur lalu mengecek kembali headphone nya
"Rey?.... ngapain dia nelpon gue 10 panggilan tak terjawab lagi"
"eh wait ada pesan...."
lalu ia membuka pesan tersebut dan ..
"turun Lo sekarang gue di depan rumah lo, gue tunggu di Deket teras rumah lo... ga ada penolakan"
pesan itu telah terkirim 20 menit yang lalu hampir setengah jam
"buset 20 menit yang lalu lagi, ngapain coba dia kemari kurang kerjaan apa?ck... keluar ga ya ... em. emang dia masih di luar? tau ah cek aja coba"
lalu ia beranjak keluar kamar dan membuka pintu utama, rumah Rara saat ini nampak sunyi karena semua orang sudah terlelap ...
"ckrek..." (suara pintu terbuka)
lalu ia melihat sekeliling tidak ada orang karena tau tidak ada orang ia membalikan badan ingin masuk kembali ke dalam, tapi sayang nya tiba-tiba tangan nya di tarik oleh seseorang
"AAAK----EMMMM" sontak ia pun teriak tapi mulutnya di tutup oleh seseorang yang tak lain adalah Rey
__ADS_1
"shut diem jangan teriak ini gue" sambil melepaskan tangannya
"Lo ngapain sih ke sini ud--" tangan Rara di tarik menjauh dari pintu utama agak menjauh
"jangan berisik ngapa nanti bokap nyokap Lo bangun"
"is lepesin tau, Lo ngapain sih ke sini malem-malem"
tanya gadis itu
"gue mau tanya sama lo..."
"nanya apa ribet amat tinggal ngomong aja susah"
"Lo bisa ga si jangan motong, gue lagi mau tanya"
"ck apaan "
"Lo ngapain posting foto pamer paha kek gitu"
"....." gadis itu menoleh ke arah Rey dan langsung menyeritkan alisnya
"lah suka-suka gue lah kan yang make gue apa masalahnya Sama Lo"
"aku ga suka kamu pakek baju kurang bahan kek gitu, mau baju nya aku bakar?!"ucap Rey penuh penekanan
"WHAT DIA NGOMONG APA BARUSAN AKU KAMU? GA SALAH DENGER AKU?"batin Rara
"d-dih serah serah gua". ucap Rara nyolot
"kamu tuh harus denger apa yang aku bilang"
"dih paan sih Rey ngomongnya biasa aja tau jangan pakek aku kamu, geli tau"
"ck yaudah gue mau pulang, dan inget awas aja sampe gue liat Lo pakek baju kek gitu"
"yaudah kalau Lo liat aja kan selagi Lo ga liat gue aman dong"
"GA POKOKNYA GA BOLE"
"ck paan si"ucap Rara kesal sambil masuk ke dalam rumah nya kembali
.
.
.
.
.
Rara dan Chika pergi menuju ke kantin yang telah ada banyak siswa siswi yang berkumpul
Rara sedari tadi berjalan memegangi perut nya ...
"eh Lo ngapa pucet amet tu muka? pakek bedak berapa kilo Lo" tanya Chika
"idih apaan si lo, Lo kira gue adonan gitu? gue sakit perut ni dari tadi----"
"OOH JANGAN-JANGAN YANG KENTUT DI KELAS TADI ITU ELO YA... GA MAU NGAKU LAGI UDAH BAU BANGET"nyolot Chika
"hellow Jan asal buat cerita gajelas ngapa sih lo, orang gue belom selesai ngomong juga, gue sakit perut tu gegara gue baru Dateng, makanya sakit banget nih perut"
"oo bilang kek yaudah cepetan nanti ga kebagian tempat duduk lagi"ucap Chika sambil menarik lengan Rara
.
.
.
.
"nih pesenan Lo"
"ADUHH CAPEK BANGET LAGI HUHU"
"paan sih lu Cik lebay tau"
"idih sa ae Lo Maemunah"
tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri meja Rara dan Chika
"WOI!"
"eh ayam ayam" grutu Chika
"dih Jan teriak-teriak ngapa si rick"
"hehe sorry woi ga sengaja" jawab Erick
"heh lu mah kebiasaan"
"hehe gue bolehh gabung kan"
__ADS_1
"hm"
"Li nagapa sih Chik pakek teriak ayam-ayam segala.. ayam ga salah apa-apa Lo panggil nanti keselek dia ogeb"canda Erick
"WOI LU GA TAU APA! AYAM GUE JATOH **** GARA-GARA LO TADI DATANG-DATANG MAIN DOR DOR AJA, GUE GA MAU TAU LO HARUS GANTI TU AYAM!"
"dih kan elo yang jatuhin Jan nyalahin gue dong"
"HEH ELU YA BENER-BENER..."
"woi bisa diam kaga? malu woi di liatin satu kantin"ucap Rara
"yauda Cik nanti gue ganti Jan marah-marah nanti ga cepet tua dan kalau udah begitu ga ada yang mau sama Lo"
"dih awas Lo ye"
"eh Ra nanti Lo mau ga jalan jalan sama gue?"tanya Erick
"ah ...."
bum sempat ngomong sudah di potong sama Chika
"gausah to Ra kita pigi dari sini tiba-tiba udaranya jadi panas"
.
.
.
.
.
"Cik lepesin dulu ..."
"aih paan?"
"gimana gue terima aja tawaran Erick tadi?"
"dih dah gila Lo ya? Lo ga tau kalau dia play boy?"
"kalau itu mah gue tau Cik, cuma gue mau manfaat in dia buat manas manasin Rey, gue mau liat kalau Rey itu punya rasa ga sama gue"
"maksud Lo buat Rey cemburu gitu?"
"ha gitu pinter juga Lo"
"yauda Sono samperin Erick nya ..."
Rara pun pergi mencari Erick
.
.
mereka janjian di cafe sehabis pulang sekolah
Rara tengah duduk menunggu kedatangan Erick sambil di temani secangkir latte
"eh sorry Ra gue telat.. ban gue bocor tadi"
"ah iya gapapa"
"udah lama nunggu gue ya?"
"sedikit"
"hehe maaf"
Rara mencari-cari keberadaan seorang Rey yang biasanya makan siang nya selalu di cafe ini, lalu tatapannya berhenti karena orang yang ia cari cari sudah ada di tepat matanya
"oke kita mulai" ucap Rara simrik
.
.
.
.
.
TO NEXT BE CONTINUE ✨
JANGAN LUPA BUAT ❣️
LIKE
KOMEN
VOTE
THANK YOU 💙
__ADS_1