
Hi guys 🤗🖤
Cerita nya udah up nih😍
Jangan lupa di vote dan komen yah😉
Kalau ada typo maaf yak🙂
HAPPY READING 🥰
________________________________________________
angin berhembus kencang membuat udara menjadi dingin di saat yang sama Rara yang merasa kedinginan mulai menggosok ²kan tangannya.rey yang melihat itu pun langsung melepas jas nya lalu memberikannya kepada Rara agar tidak kediginan.
"...terimakasih"ucap Rara sambil tersenyum
Rey hanya membalas senyuman Rara
"Ini sudah malam kau tidak pulang?"tanya Rey
".....aku akan pulang"ucap Rara sambil berdiri hendak meninggal kan Rey
Tapi belum sempat keluar dari balkon itu Rey menarik tangan Rara hingga jatuh kedekapannya
DEGDEGDEG
"Aku akan menghantar mu"sahut Rey
"Hm"gumam Rara karena tidak tahu harus jawab apa
Rey mulai menyalakan mobil nya dan ia heran kenapa Rara masi berdiri dan tidak masuk ke dalam mobilnya
"Masuklah"ucap Rey
"Tapi orangtua ku bagaimana?"tanya Rara
"Kabarkan saja nanti kalau kau sudah pulang bersama ku"ucap Rey
"Hm ya"jwb Rara
Skip esok nya----
Ting Ting tig...
Rara yang baru siap mandi itu pun mengambil handphone nya karena ada yg menelpon nya
"Halo?.."ucap Rara yang baru selesai mandi itu
"Ra kau dimana?"tanya Cika
"Ya di rumah la ini kan masi pagi"jelas Rara
"APA!?PAGI?INI UDAH MAU SIANG TAUU RAA!!"teriak Cika
"ADUHH..Cik jangan teriak² dong sakit ni kuping gue dengarnya"ucap Rara bete
"Hehe maaf,aku ingin mengajak mu keluar bentar,kita hang out bareng gitu"jelas Cika
"Hm kau kerumah ku,aku sedang malas menyetir mobil"jawab Rara sambil menyisir rambutnya
"Ya kau tunggu di situ aku hampir Samapi"jelas Cika
"Hampir sampai?"tanya Rara binggung
"Iya tadi aku habis membeli barang,makannya aku bilang hampir sampai soalnya jarak super market sangat dekat dgn rumah mu"jelas Cika panjang lebar
"Hm"gumam Rara
TUTT----
Call end
Rara sedang menunggu Cika di depan gerbang rumah nya itu sambil mengotak Atik hp nya tiba²
TRITTIT
"Aduhh cikaaaa Jagan main klakson² gue ga budeg!"ucap Rara kesal sambil menutup kupingnya
__ADS_1
"Ayo masuk"suru Cika
Rara pun masuk ke dalam mobil cika-
Pov setelah sampai di mall mereka pun langsung pergi ke bioskop untuk menonton film horror.
Tapi tiba² Rara menatap seseorang pria yang tak asing di wajah nya itu
"Eh Cik,coba kau liat itukan andre"ucap Rara masi menatap pria itu
"Andre mana? Orang yang pernah dekat dengan mu itu tapi ga jadian²?ucap Cika ceplosnya
"Iih kau ini,dia sama siapa itu?apa kau kenal dengan cewek di sampingnya itu?mereka kelihatan akrab"tanya Rara
"Hm dia adik kelas kita"ucap Cika
"Adik kelas?kenapa aku tidak pernah melihatnya?siapa namanya?"tanya Rara
"Namanya Luna"ucap Cika
"Ah sudahlah ayo kita beli popcorn"ajak Cika
"Hm ayo"jwb Rara
Rara menjadi penasaran degan cewek yang bersama Andre itu,ya dulu Rara dan Andre pernah saling suka tapi entah kenapa akhir2 ini mereka terlihat biasa saja,karena penasaran Rara pun menghampiri Andre*
"Andre.."ucap Rara sambil tersenyum
"Ee hi ra?"ucap Andre gugup
"Siapa dia?"tanya Rara to the point
"Dia Luna pacar ku"jawab Andre
"Apa pacar!?"batin Rara kaget sekali jadi selama ini dia hanya dianggap sebagai teman gitu!? *Batinnya
"Oh langgeng ya"ucap Rara dgn wajah datar
"Makasih kak"ucap Luna tersenyum lebar
Cika yang melihat Rara tidak ada di sampingnya pun mulai melempar pandangan ke selilignya
"Astaga anak ini kenapa dia malah menghampiri andr sih aduhh bikin repot saja"ucap Cika sambil menyusul Rara
"Ra ayo buruan kita masuk ke teater "ucap Luna sambil menarik tangan sahabat nya itu
Rasa kecewa yang mendalam sangat terdapat di hati Rara,dada nya terasa sesak melihat Andre dengan Luna tadi
"Huh"menghembuskan nafas kasarnya
"Kenapa?"tanya Cika
"Kita tidak usah nonton kita pulang saja mood ku hilang"ucap Rara kpd Cika
"Is padahal film nya udah mulai loh sayang tau"ucap nya jengkel
"Lain kali sajalah mood ku ancur banget"ucap Rara tak bersemangat
Cika hanya menekuk mukanya dan menuruti apa kata rara
"Cik kau pulang saja dulu aku masi ada urusan"sahut Rara
"Urusan apa?,"tanya Cika
"Ada yg harus ku urus"jwb Rara
"Hm baiklah aku akan pulang dulu bye Ra"jawab Cika
POV Rara
"Aku sangat tidak suka kalau Andre jadian dengan cewek itu huh ..susah sekali melupakan kata kata manis nya itu ..kalau tau begini aku seharusnya tidak membuka hati untuk nya percuma saja"ucap Rara,ia berjalan ke arah toko tas
"Mending aku beli tas yang dari kemarin menjadi whislist ku itu"
Rara memasuki tempat toko tas itu dan membeli tas yang dia mau dari kemarin
Setelah membeli tas itu dia hendak keluar dari toko tersebut tapi jalannya terhenti ia melihat Rey berjalan bergandengan degan seorang wanita
__ADS_1
"Cih ternyata semua pria itu sama saja tidak ada yang dapat di percaya,kenapa aku harus di jodohkan dengan pria itu,dia kan seorang CEO dan pastinya mempunyai banyak wanita ...hm aku ikuti mereka saja lah aku ingin mengumpulkan bukti kalau dia sedang bersama wanita lain"
Rara kemudian mengikuti Rey .kemudian ia berhenti karena Rey masuk ke dalam sebuah tokoh perhiasan.tapi Rara tak peduli ia juga ikutan masuk tapi pastinya harus sampai tidak ketahuan Rey
Rara mendengar mereka berbincang
"Sayang aku mau kalung yang ini"ucap wanita yg di samping Rey dengan manja
"Hm baiklah bungkuskan ini"ucap Rey meminta karyawan itu membungkus kan kalung itu
"Cih sayang² jijik gue dengar nya"gumam Rara jijik
"Selamat siang nona ada yang bisa saya bantu?"ucap karyawan sambil membusungkan tubuhnya ke Rara
"Ah tidak tidak perlu"ucap Rara sambil berbisik² takut suaranya terdengar oleh Rey
"Aku akan pergi"ucap Rara
Ketika hendak berjalan Rara baru ingat kalau dirinya tidak membawa mobil seketika mukanya pucat
"ADUHH aku tidak membawa mobil lagii"ucap Rara cemberut
"Hmm gimana inii!!"ucapnya lagi
Kemudian terdengar suara klakson mobil
"Is bisa tidak si Jagan klakson² sakit telinga gue tau!"jelas Rara
"Eh Andre!?"ucap Rara kaget
"Ada apa kau kemari,mana cewek mu itu?"ucap Rara dingin
"Aku sudah mengantar dia pulang,kami tidak jadi nonton bioskop"jelas Andre
"Kau sendiri saja?mau ku antar pulang?"tanya Andre sambil menatap wajah Rara
"Tidak perlu!"ucap nya jutek
"Serius tidak mau?"tanya Andre
"Hm tapi kalau aku menolak Andre aku akan naik taxi dong hmm"batin Rara
"Ah baiklah aku ikut dengan mu"ucap Rara
Andre pun tersenyum lalu mempersilahkan ia masuk
Dari kejauhan ada yang memperhatikan mereka,ia menggepal kan tanganya
"Sayang kau kenapa?"tanya seorang wanita
"Cepatlah kita harus segera pulang!"meninggalkan wanita itu
..............
.
..
...
....
.....
......
.......
........
.........
........ .
Hi semua ya Jagan lupa komen yah ❤️
Jagan lupa vote juga oke☺️
__ADS_1