
ga pernah di ambil pusing,apapun yang terjadi aku nangis.
...happy reading ✨...
waktu terus berlalu kini pernikahan aca sudah berjalan 3 bulan, dan bersyukur nya aca karena ayah nya aiden sudah menerima dia dengan baik.
"ayah bundaaa"lari aca menuju dua orang paruh baya yang ada di depan pintu,itu adalah ayah dan bunda nya aiden.
"bagaimana keadaan mu dan cucu bunda"tanya bunda nya aiden,ya benar aca tengah hamil anak aiden usia kandungan nya baru memasuki 3 minggu.
"harus banyak istirahat ya aca"lanjut ayah nya aiden dan mengelus rambut aca dia mulai menyayangi aca semenjak aca hamil cucu nya.
"mari masuk ayah,bunda"aca mempersilahkan kedua mertua nya itu masuk untuk sarapan bersama.
di rumah ini ada 4 pembantu dengan masing-masing tugas nya jadi aca tidak perlu repot-repot membereskan apa-apa kehidupan an aca sangat membaik setelah menikah dengan aiden.
"aiden kemana?"tanya bunda nya aiden karena sedari tadi tidak melihat putra nya
"ada bunda sedang bersiap-siap"jawab aca tadi saat dia membantu aiden di kamar bersiap-siap untuk berangkat ke kantor ada bunda nya aiden sampai jadi dia tinggalkan aiden.
"pagi semua"sapa seorang lelaki tampan dengan tubuh atletis yang baru keluar dari kamar nya,itu adalah aiden sendiri.
"pagi sayang"sapa balik bunda nya aidenn dan berdiri lalu memeluk anak nya itu dia sudah tiga mingguu baru bertemu lagi, terakhir ketemu waktu mengantar aca kerumah sakit untuk check up
"sarapan dulu mas"lanjut aca dan mengambilkan sarapan untuk aiden.
"lebih fresh ya sekarang"ledek ayah nya aiden yang langsung di tanggapi gelak tawa dari semua.
"tentu ayah,ayah akan mendapat cucu dan aku akan mendapatkan gelar ayah beserta aiden junior" jawab nya dia sangat beruntung bisa memiliki aca sekarang.
mereka berbincang-bincang dan bercanda sambil sarapan sangat bahagia pagi ini,batin aiden.
__ADS_1
setelah sarapan aiden berpamitan pada ayah,bunda dan tentu istri nya untuk berangkat ke kantor nya.
"hati hati mas"ucap aca setelah aiden berpamitan pada nya
"tentu sayang"jawab aiden lalu mencium kening aca dan mengelus rambut istri nya itu.
"sudah-sudah nanti saja bermesraan nya jika sudah pulang bekerja"ledek bundanya aiden bukan gimana gimana hanya saja bunda juga ingin di belai seperti itu tapi ayah nya aiden sudah tidak se peka dulu,haha.
aiden pergi setelah berpamitan melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang,setelah aiden tidak terlihat dari jalanan baru lah mereka bertiga masuk ke dalam rumah.
mereka ber tiga berbincang bincang layak nya orang tua dengan anak,aca juga sudah tidak canggung lagi dengan orang tua aiden.
setelah sekitar satu jam aca menemani mertua nya mengobrol dia haus dan ingin minum sebentar.
"aca ke dapur sebentar bun,haus"bunda meng iya kan saja dari pada menantu dan cucu nya dehidrasi kan repot ya.
pranggg...
"ACAAA"teriak bunda nya aiden saat melihat aca di dapur sudah duduk lemas dan gelas yang sudah pecah berantakan di lantai.
"ada apa nak kamu kenapaaa,kontraksi?ayo kita ke rumah sakit sekarang aca"panik bunda nya aiden melihat wajah aca yang mulai pucat.
"ayah akan siapkan mobil"lanjut ayah nya aiden tapi belum sempat dia pergi aca sudah berbicara.
"aiden"lalu dia menangis yang tentu membuat orang tua aiden semakin panik
"ada apa dengan aiden,ada apaa"tanya bundanya aiden pada aca.
"mobil yang di kendarai aiden jatuh kejurang timsar sedang mencari aiden tapi mengapa yang di temukan hanya mobil nya saja,kemana suami aca bundaaa kemana aidenn"histeris aca menangis baru saja mereka tertawa bersama sama tadi pagi sekarang semuanya sudah berubah jadi tangisan.
"kamu tenang sekarang kita ke tkp"ucap ayah nya aiden dan memberikan isyarat pada istri nya itu agar menenangkan aca dan mengajak nya untuk ketempat kejadian aiden terjatuh bersama sama.
__ADS_1
...----------------...
sudah dua jam aca dan orang tua aiden mencari aiden di dasar jurang ini, polisi mengklaim kecelakaan aiden adalah pembunuh an berencana.
"mas jangan tinggalin aca,bagaimana bisa aca membesar kan anak kita sendirian"tangis aca pecah di sini,dia tidak mau kehilangan orang yang dia sayang lagi,rasanya sudah cukup tuhan mengambil orang tua dan nenek aca,jangan ambil aiden.
"silahkan bapa dan ibu pulang saja ke rumah,hari sudah larut kami dari pihak kepolisian dan tim sar akan menjadi tuan aiden lebih maksimal lagi,permisi" ucap posisi itu dan pergi meninggalkan mereka bertiga
orang tua aiden memutuskan untuk mengajak aca pulang,jika mereka terus memikirkan aidenn bagaimana nasib cucu nya.
"pulang ya nak,bunda akan temani kamu di rumah agar tidak sendiri"ajak bunda aiden agar aca mau di ajak pulang
"tapi bagaimana dengan suami ku bundaa"aca masih menangis dia benar benar tidak menyangka akan mengalami hal seperti ini,apa orang yang bersama nya akan terkena sial seperti diri nya,pikir aca.
"Tim SAR dan pihak kepolisian yang akan mencari aiden jadi mari kita pulang saja"lanjut bunda nya aiden mencoba meyakinkan aca sampai aca mau di ajak pulang ke rumah.
sepanjang jalan aca terus menangis bunda nya sudah berusaha menenangkan tapi tidak bisa di pungkiri dalam hati dia pun sedih dan ingin menangis tapi jika dia menangis itu hanya akan memperburuk suasana apalagi sekarang aca sedang hamil.
setelah sampai di rumah bunda nya aiden mengantar aca ke kamar nya untuk istirahat.
"puaskan lah menangis dan setelah itu berhenti,jangan egois tidak bisa di pungkiri bunda pun sama sedih,ibu mana yang tidak sedih melihat putra nya hilang seperti ini, pikirkan juga kondisi anak yang kamu kandung"ucap bunda nya aca dengan lembut dan mengelus rambut aca sebelum pergi ke luar kamar aca
aca yang paham maksud bunda nya aiden pun mulai berhenti menangis,kasihan anak nya.
"mas cepat lah kembali dan temani aku mengurus anak kita,semoga kamu cepat di temukan"ucap aca sebelum dia terlelap dari tidur nya.
menangis hingga tertidur,mata aca sudah sembab karena menangisi aiden,dia tidak menyangka akan terjadi hal yang tidak di inginkan seperti ini.
bagaimana nasib aca jika aiden tidak di temukan?dan siapa pelaku pembunuh an berencana itu?
jangan lupa tinggalkan jejak 🌟
__ADS_1