
jujur aku benci dengan caramu sekarang,tapi aku rindu cara mu saat ingin mendapat ku dulu.
...happy reading ✨...
aiden kini sedang mengendarai mobil nya menuju rumah lizzy,atau yaa bisa di sebut juga rumah ke dua nya.
saat aiden sampai di depan pintu rumah nya dia langsung di sambut oleh lizzy dan meira.
"baru ingat pulang mas?" tegur lizzy dengan nada dingin nya
"ayah kemana saja meira semalam an menunggu ayah" ucap meira dan memegang tangan aiden
"ayah semalam menginap di rumah kenzo,saudara mu juga sayang"jawab aiden memberitahu meira
"ayah tidak boleh menginap di sana lagi,dan kenzo bukan saudara ku!"
"jika ayah berani menginap di sana lagi,aku tidak akan mau makan dan tidak mau melihat ayah lagi!'' teriak meira dan pergi menuju kamar nya,kebetulan sekarang adalah hari minggu jadi meira tentu saja ada di rumah
"dengar kan mas apa yang putri mu ucap kan"ketus lizzy tapi tetap menyiap kan sarapan untuk aiden
"ya ya ya terserah kalian" jawab Aiden malas dan mengambil roti yang sudah Lizzy buat
"jangan kamu berani menginap di rumah aca lagi,putri ku tidak menyukai nya"Lizzy marah selain dia cemburu dengan aca dia juga tidak mau melihat putri nya sedih
"Kenzo juga putra ku,aku sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun bersama kau dan meira,sedang kan kenzo?bagaimana jika meira yang ada di posisi kenzo?"skak Lizzy terdiam sebentar sebelum akhirnya dia menjawab lagi
"terserah kamu mas,intinya aku tidak mau dengar kamu menginap di sana lagi"
"aku akan mengurus surat perceraian kita" ucap aiden yang membuat lizzy langsung menghenti kan sarapan nya
"apa mas?cerai?" syok Lizzy mendengar aiden berbicara seperti itu pada nya
"ya" jawab aiden singkat dan dingin tanpa menatap Lizzy sedikit pun,dia tetap fokus dengan roti nya,mungkin bagi aiden roti lebih menarik di banding Lizzy 🤭
__ADS_1
"ga,aku ga mau,gimana nasib meira,dia pasti akan di buli di sekolah jika berita itu tersebar"ucap Lizzy dan menghampiri aiden
"A K U T I D A K M E N C I N T A I M U" ucap aiden dengan setiap kata yang di tekan nya mempertegas ucapan nya pada Lizzy
lalu aiden pergi menuju kamar nya meninggal Lizzy sendirian di meja makan
"AIDEN"teriak Lizzy dan berlari menyusul aiden di kamar
"mau kemana kamu" ucap Lizzy setelah sampai di kamar nya dan melihat aiden yang sedang mengemasi barang-barang nya ke koper
"bertemu anak dan istri kesayangan ku" jawab Aiden enteng tanpa memikirkan perasaan Lizzy yang sekarang dia sedang menangis
"apa kamu lupa akan ucapan ayah ku,dan apa kamu lupa jika hati yang ada di dalam tubuh mu adalah hati ayah ku" aiden terdiam dan kemudian dia mengeluarkan ponsel nya,lalu...
"sudah ku kirim untuk bayar biaya hati dan operasi ku,apa 50 milyar cukup?jika kurang akan ku tambah nanti" saat aiden akan pergi lizzy memegang kaki aiden dia memohon agar aiden tidak meninggalkan nya dan meira
"tolong jangan tinggalkan aku,aku tidak membutuhkan uang mu aiden" mohon Lizzy masih memegang kaki aiden
"ini semua adalah salah mu dan kemauan mu karena sudah merusak rumah tangga ku" aiden menghempaskan tubuh Lizzy hingga dia tersungkur ke lantai
"cantik sekali bunda kamar ini,bunda sangat pandai menghias" puji Kenzo pada bunda nya.
seling beberapa menit bel rumah aca berbunyi
"itu pasti ayah" beo kenzo excited dan langsung berlari
"AYAHHHHHH" sambut kenzo dan langsung berlari menghampiri aiden dan memeluk nya.
"mas" sapa aca dan aiden tersenyum lalu mengelus rambut aca
dia juga di sambut oleh kedua orang tua nya yang sedari tadi ada di sini.
__ADS_1
"bunda dan ayah ada di sini juga" ucap aiden saat melihat ayah dan bunda nya
"kenapa?tidak boleh kah" tanya bunda aiden meledek
"boleh lah bunda,setiap jam menit detik bunda boleh ke sini,selalu boleh,iya kan sayang?"ucap aiden pada aca yang langsung membuat pipi aca merah menahan salting
"ayo ayah juga ke kamal,bunda dan kenzo dan kakek nenek sudah menghias Kamal kita" Kenzo menarik jari jari aiden dia sangat bersemangat ayah nya akan tinggal di sini
...----------------...
malam pun tiba mereka semua ber istirahat setelah selesai bermain,orang tua aiden juga ada di sini menginap.
kenzo sudah tertidur lelap,dia sangat menginginkan kehangatan keluarga seperti ini,tidur di tengah tengah ayah dan bunda nya.
"putra kita sangat tampan ya ca"
"iya mas,dia juga sangat kuat dan tegar"
"ca"panggil aiden saat aca yang masih sibuk bergutat dengan laptop nya, sedang menyelesaikan sisa pekerjaan nya
"iya mas kenapaa"
"esok aku akan mengurus surat perceraian,kamu bisa membantu?"
"jika sedang tidak sibuk aku mau mau saja mas"
"ya sudah sekarang kamu tidur,agar esok tidak mengantuk"
"baik mas"
aca tertidur lelap,aiden sangat beruntung memiliki istri dan anak seperti mereka,Kenzo dan aca adalah dua malaikat nya.
"aku sangat menyayangi kalian" ucap aiden sebeelum dia juga berakhir terlelap seperti yang lain
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak 🌟