GADIS MUDA & CEO DUDA TAMPAN

GADIS MUDA & CEO DUDA TAMPAN
Bab 11


__ADS_3

Kondisi kasandra saat ini sedang tidak baik, dia hanya berbaring terus menerus di tempat tidurnya. Tak lama kemudian handphonenya bergetar.


Bip..bipp...


Kasandra langsung melihat handphone dengan terkejut, ternyata junior telah mengirimkan pesangon untuk kasandra karena sudah bekerja di golden house begitu lama.


Lalu kasandra berguman sendiri " Apa?, pesangonku sudah dikirim, jadi saya tidak bisa lagi kembali bekerja di golden house.


Junior ingin saya menerima uang ini dan pergi begitu saja? Hahhhh!! astaga saya tidak bisa menerima ini.


Tak lama kemudian, kasandra berangkat ke kampung halamannya untuk menenangkan pikiran. Di sana ada ibu kasandra yang sudah lama menjanda...


Sesampainya di rumah ibunya, ibunya sangat terkejut bahagia merasa seperti mimpi karena sudah bertahun-tahun putrinya tidak pulang. Ibunya tersenyum dengan meneteskan air mata.


Ibunya "Oh yah Tuhan, putriku ini. Sudah lama sekali kamu tidak pulang nak. Ayo masuk! Sini ibu bawakan tas kamu".


Kasandra hanya terdiam dengan ekspresi wajah sedih. Kasandra langsung masuk dan duduk di sofa, tak lama kemudian ibunya langsung sibuk membereskan kamar kasandra dulu dan memasak makanan kesukaanya.


Ibunya " Nak, ibu akan masakan makanan kesukaan kamu ya?"


Kasandra tidak menjawab dan hanya melamun.


Setelah ibunya selesai memasak, dia buatkan air hangat untuk kasandra mandi, lalu menyuruh putrinya pergi mandi. Setelah selesai mandi mereka pun beranjak ke meja makan, saat ibunya membuka tutup saji, kasandra yang melihat itu langsung merasa jijik dan munta-munta. Lalu ibunya berkata "Ada apa ? Kamu sakit?"


Kasandra " Tidak apa-apa bu, saya merasa jijik dan mual melihat makanan itu?. Cinta masih dengan keadaan munta.


Ibunya " Astaga, inikan makanan kesukaan kamu dari kecil. Mungkin kamu masuk angin saat perjalanan kemari atau mungkin saja karena sudah lama tidak makan kamu mulai merasa tidak suka ya nak?.


Jadi ibu harus buatkan makanan apa untuk kamu makan?


Kasandra " Bu, belikan saja soto sapi yang banyak lidahnya"


Ibunya pun terkejut mendengarnya.


Ibunya ", Hah? Soto? Kamu yakin? Itu kan makanan yang paling tidak kamu suka dari kecil, apalagi lidah sapi".


Kasandra " Saya tidak tau bu, tapi sekarang saya hanya ingin makan soto"


Ibunya " Baiklah ibu pergi dulu beli soto untukmu, tunggu ya!"


Ibunya langsung bergegas mengambil mantel dan dompetnya pergi keluar membeli soto.


Dalam perjalanan ibunya bertemu tentangganya lalu tetangga itu berkata " Eh, mau kemana malam-malam begini?" jawabnya "Iya, saya mau pergi beli soto. Anak saya lagi disini dan mau makanan soto jadi saya pergi belikan hehehe"


Tetangga "Oh yah? Anak kamu kasandra disini? Astaga sudah lama sekali ya. Pasti dia sudah sangat cantik hahahha"


Ibunya "Iya, putriku sangat cantik. Aduh saya harus pergi dulu yah takutnya soto pak mur habis "


Tetangga "Iya hati-hati di jalan yah. Nanti kalau saya senggang, saya mampir ke rumahmu mau sapa kasandra hehehe"


Ibunya "Iya iya baik. Dahh..!"

__ADS_1


Ibunya langsung pergi membeli soto dan langsung pulang ke rumah.


Suara pintu di buka, ibunya masuk ke dalam rumah langsung memanggil "Kasandra, kasandra ayo makan! Ini sotonya ibu sudah belikan" Kasandra yang mendengar itu langsung cepat-cepat keluar dari kamar karena dia sudah sangat ingin makan soto.


Ibunya "Makanlah nak!.


Kasandra langsung sigap memakan makannya dengan lahap sampai tersendak-sendak. Setelah itu dia kenyang dan kembali ke kamarnya untuk tidur.


......................


Junior mengajak cinta berkencan, mereka pergi makan malam bersama di restoran pilihan cinta. Mereka mengobrol seperti biasanya.


Cinta " Selama ini kita lebih sering bertemu di rumah dan taman. Rasanya agak aneh melihatmu disini berdua saja".


Junior hanya tersenyum.


Cinta " Ini kencan resmi pertama kita"


Junior " Apa yang ingin kamu lakukan?"


Cinta " Saya ingin melakukan beberapa hal dengan pacarku. Mau saya beritahu?"


Junior tersenyum lagi dan mengangukkan kepala.


Cinta "Pergi nonton bioskop sambil bergandengan tangan, berkemah, dan piknik di pinggiran danau sambil makan ayam goreng, serta makan ice cream ber..sama..."


Belum selesai cinta bercerita tiba-tiba ada pria yang lewat dan melihat junior.


Junior langsung menoleh dan melihat ke samping siapa orang yang memanggilnya.


Kevin "Eh beneran Juniorkan? Ini saya kevin teman SMA kamu dulu".


Junior langsung berdiri dan bersalaman dengannya.


Junior "Oh iya benar, Senang bertemu denganmu".


Kevin langsung menatap cinta dan bertanya pada junior " Siapa dia? Keponakanmu?


Junior terlihat salah tingkah dan tak bisa mengelak...


Istri kevin lalu memanggilnya untuk segera duduk.


Kevin "Istriku sudah menunggu, tapi senang bisa bertemu denganmu, selamat menikmati yah. Sambil menepuk pundak junior.


Junior " Sampai jumpa"


Kevin lagsung pergi duduk dengan istrinya, wajah cinta pun langsung terlihat datar.


Junior " Maaf ya cinta, saya belum bisa mengakuimu sebagai pacar di depan orang"


Cinta "Sejujurnya saya tidak apa-apa, itu kan sudah perjanjian kita dari awal"

__ADS_1


Junior " Benar, makanlah!"


Mereka pun melanjutkan makan malam.


Setelah mereka selesai makan mereka beranjak pergi dari situ.


Mereka memasuki lift untuk turun, setelah mereka masuk beberapa orang pun masuk mengikuti untuk masuk ke dalam lift.


Terdengar suara teriakan "Tunggu!"...


yah benar itu suara kevin mencoba untuk masuk. Suami-istri itu lansung masuk, mereka tidak melihat cinta dan junior yang berdiri di paling belakang. Suami-istri itu bergosip di dalam lift. Dan si kevin berkata " Kalau di pikir-pikir, saya yakin dia pasti bukan keponakannya".


Istrinya " Eh itu sudah saya sudah tau, dia itu bukan keponakannya".


Kevin "yang saya dengar istrinya sudah meninggal beberapa tahun lalu. Jika perempuan tadi bukan keponakannya, yah baguslah dia bersama gadis muda!" Bicara dengan nada kasihan.


Istrinya " Yang kudengar dia duda satu anak, kamu tau kenapa gadis-gadis muda mencari pria yang lebih tua apalagi yang sudah punya anak?. Banyak diluar sana gadis nakal yang rela melakukan apapun demi uang. Saya yakin gadis itu hanya menyukainya karena dia kaya"


Lift terbuka dan suami-istri langsung keluar.


Junior yang melihat raut wajah cinta begitu sedih dengan apa yang mereka katakan barusan, junior marah dan mencoba untuk mengejar suami-istri itu, tapi cinta menahan tangannya untuk tidak pergi. Cinta megisyaratkan untuk jangan, lalu cinta menggenggam tangan junior dan pergi masuk ke mobil.


Setelah cinta di rumahnya bersiap untuk tidur, dia beguman dengan nafas panjang " Saya tidak akan lagi menyembunyikan perasaanku hanya karena omongan orang lain. Junior memang pria yang baik dan saya tidak malu dengan perasaanku padanya" Cinta bertekad dengan menghibur dirinya lalu tidur.


Junior yang masih banyak pikiran itu langsung gengajak alex bertemu untuk curhat.


Alex " Apa ada masalah dengan pacar yang lebih muda itu?"


Junior hanya menatap alex dengan raut wajah bingung


Alex " Jun, saya tau kamu membicarakan dirimu sendiri. Kamu tidak perlu lagi menyembunyikan dariku".


Junior " Benar, saya membicarakan diriku sendiri hari itu, bukan temanku."


Alex " Kenapa usia terus menjadi masalah dalam hubungan?"


Junior " Bukan begitu, saya takut nanti akan menyakitinya. Tentu saja saya sudah berpikir sampai sejauh itu. Tapi kalau itu terjadi, saya akan terus merasa bersalah dan mencemaskannya".


Alex " Yah, mendengar ceritamu. Pasti kalian punya masalah kan?.


Saat dua orang dari status berbeda berpacaran, itu juga sudah biasa terjadi pada orang di dunia yang sama jun. Jadi , kenapa kamu harus mencemaskan masalah itu?. Tetaplah bersamanya jika memang kamu menyukainya".


Junior " Apa itu mungkin?"


Alex " Astaga, apa ada yang bisa menghentikan pria hebat seperti pimpinan junior ini?"


Junior merasa terhibur dan tersenyum "Terima kasi teman baikku"


Mereka melanjutkan minum wine mereka.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2