
Kini 12 tahun telah berlalu, Cinta yang cantik imut ceria dan lucu ini masih tetap pribadi yang sama. Kini Cinta telah menjadi gadis yang sangat cantik dan mempesona. Dia bahkan menyelesaikan kuliahnya dengan predikat yang sangat baik. Dia bahkan di berikan beasiswa oleh Hotel Babylon di jenjang S2 tapi sayangnya Cinta menolak dan ingin fokus bekerja saja dan merawat ayahnya.
Sekarang dia telah bekerja di sekolah swasta yang ada di pusat kota. Sekolah kalangan atas di antaranya anak pejabat dan pengusaha. Cinta sebagai guru TK yang sangat ceria dan baik hati. Bahkan murid-muridnya pun sangat menyukai dia.
Tapi itu tidak bertahan lama, karena ayahnya sudah bertamba tua, dan sakitnya sudah bertambah kini dia sering tidak hadir di sekolah, dan pihak sekolah memutuskan kontrak kerja dengannya.
Betapa sedihnya Cinta pada saat itu, dia harus memulai kembali dari awal. Di tamba lagi ayahnya harus di rawat di rumah sakit itu membutuhkan biaya.
Setelah 1 bulan berlalu, cinta masih sibuk mencari pekerjaan. Dia bertemu dengan dosen pembimbingnya. Disana dosennya mengajak untuk mengobrol sambil minum teh di kafe.
Bu dosen "Sekarang kamu kerja dimana?
Cinta " Saya masih mencari pekerjaan bu"
Bu dosen "Bukannya kamu dapat beasiswa waktu itu? Kenapa di tolak? Kan sayang sekali loh. Kamu itu mahasiswa berprestasi loh"
Cinta " Iya bu, niat saya mau kerja dulu sambil mengurus ayah saya, saya juga sempat mengajar di TK"
Bu dosen " Oh begitu, ada temanku yang minta carikan babysister sekaligus jadi guru privat anaknya. Kamu mau? Kalau soal gaji saya yakin memuaskan"
Cinta "Iya bu, nanti coba saya pertimbangkan dulu"
Suara handphone berbunyi, ternyata hp nya bu dosen.
Bu dosen "Iya betul dengan saya sendiri" oh...!!!
Iya iya baik saya akan segera kesana yah baik"
Bu Dosen " Cinta, ibu harus pergi, ada urusan yang harus saya selesaikan. Kalau kamu mau terima kamu bisa hubungi saya. Saya masih pakai nomor tlp yang dulu. Dahhh!!
Cinta pun tidak sama sekali berniat untuk jadi babysister sekaligus guru privat. Dia masih berusaha mencari pekerjaan yang bisa membagi waktu untuk kerja dan rawat ayahnya.
Tapi mencari pekerjaan yang sesuai dengan keinginannya tidak mudah.
Hari berganti hari malam berganti malam. Cinta masih belum dapat pekerjaan dan uang simpanan dia sudah hampir habis. Dia terhening sedang memikirkan semuanya sampai dia teringat kembali tawaran bu dosen yang waktu itu.
Dia segera mengambil Hp nya dan menghubungi bu dosen.
Cinta "Halo, selamat malam bu, ini saya Cinta"
Bu dosen " Oh iya cinta kenapa yah? "
Cinta " Bu, apa tawaran pekerjaan ibu yang waktu itu masih berlaku?
Bu dosen "oh yah, tunggu yah nanti ibu tanyakan dulu. Nanti ibu hubungi kamu lagi"
Cinta "Iya bu terima kasih, maaf telah menganggu.
__ADS_1
Bu dosen langsung mematikan teleponya dan langsung menghubungi sabahatnya itu Junior.
Bu dosen namanya Lisa.
Lisa " Ey brader, kamu dimana? Ketemu yuk?
Yahhh tempat biasa nongkrong saja.
Oke siap meluncur see you....
Lisa langsung mempersiapkan diri untuk pergi karena lisa sudah sangat lama suka sama Junior
Setelah tiba di tempat biasa mereka nongkrong, lisa terkejut karena ada Alex. Alex adalah sabahat Junior dan lisa waktu di inggris.
Lisa "Sialan, kenapa kamu bisa disini? Perasaan saya tidak ajak kamu? lah kok bisa?"
Alex " Yahhh bisalahhh hahahha" Alex sambil keluar lidah
Junior " Itu saya yang calling alex, karena sudah berapa kali alex ajak kesini selalu aku tolak karena pekerjaan yang menumpuk makanya mumpung kesini, ku ajak saja sekalian reuinian hehehehe
Lisa "Iya iya terserah lahhhh btw, aku ajak ketemu mau tanya. Apa kamu masih cari babysister untuk lady? Aku punya 1 kandidat hehehe
Junior " Masih kok, entah sudah berapa banyak babysister yang saya tolak karena tidak sesuai dengan standart saya. Semoga saja orang pilihanmu itu masuk dalam standart saya yahhh"
Lisa "Saya yakin masuk, saya sudah lama mengenal kamu Jun. Apa sih yang saya tidak tau tentang kamu hehehhe bercanda...
Tapi ini mantan mahasiswa saya loh, orangnya pekerja keras kok saya yakin kamu bakal suka.
Lisa pun tersipu malu saat Junior mengatakannya
dan si alex pun ikut mengombalinya.
Setelah mereka selesai nonkrong, lisa sangat mabuk dan junior mengantarnya pulang. Setelah sampai di rumahnya lisa, lisa mengajak junior masuk ke dalam rumah untuk minum teh tapi junior menolak.
Junior "Kamu masuk saja"
Lisa " Tidak, kamu adalah tamu. Sebelum kamu pergi aku akan tetap berdiri disini"
Karena lisa sangat mabuk dan hampir jatuh ke tanah, dengan cepatnya juniar memapah lisa sampai ke dalam rumah dan membaringkan lisa di sofa. Berselang beberapa menit lisa pun duduk dan menarik junior dan berkata.
Lisa "Jun, apakah kau ada perasaan kepadaku selama ini?
Junior hanya terseyum dan berkata.
Junior" Sudahlah jangan bercerita lagi, kamu ini sangat mabuk aisshhh"
Lisa "Please jun, jawab saja pertanyaanku. Kenapa kamu sangat baik padaku selama ini jun? "
__ADS_1
Junior "Lisa, kamu adalah sahabat terbaik aku"
Lisa "itu saja? "
Junior "Maafkan aku lisa, aki tidak pernah sedikitpun atau memikirkan untuk menyukaimu. Karena kamu telah ku anggap sebagai adik"
Lisa pun meneteskan air mata karena cintanya di tolak. Bertahun-tahun dia menolak ajakan-ajakan pria di luar sana hanya untuk menunggu junior. Dan kini junior menolak cintanya.
Junior pun pergi meninggalkan lisa di rumahnya dan kembali ke mobil. Di mobil junior teringat akan almarhum istrinya yang sangat dia cintai, dia tidak ingin seorang pun yang boleh menggantikan sisi istrinya di hatinya.
Junior kembali menghubungi Alex untuk mengobrol.
Junior " Lex, dimna kamu? Ketemua lagi yuk? "
Alex "Widihhh, ada apa ini? Masih kangen sama aku? "
Junior " Serius lex, please jangan bercanda"
Alex "Kenapa emangnya? Kamu sudah jadian dengan lisa? "
Junior "Nah!! justru itu aku telepon kamu ajak ketemu bro"
Alex " Kemari saja di apartemenku, nanti aku text alamat lengkap. "
Junior " Sekarang! "
Alex " Iya bawel......
Sudah aku shareloc"
Junior" Oke. On the way. Dah"
Junior langsung gas menuju tempat tinggal alex. Sesampainya junior menekan Bel pintu Alex.
Tintung... Tingtung... Tingtung...
Alex membukakan pintu
Alex "Bagaimana bro? Sukses? "
Junior "Sukses apaan? Saya ini mau bilang si lisa nyatakan perasaannya ke saya. "
Alex " Lah terus? "
Junior "Terus saya bilamg saya sudah anggap dia adik. Itu saja"
Alex " Astaga, sebenarnya lisa itu sudah dari dulu suka sama kamu jun, dari kita masih di inggris dulu sampe sebelum kamu married.
__ADS_1
Junior " Lah itu, aku tidak bisa lex, saya belum bisa menerima orang baru. Saya tidak mau lagi memulai dari awal lagi. Saya hanya akan fokus sama pekerjaan. "
Alex " Kamu tau mana yang terbaik untukmu brader. Aku akan selalu mendukungmu apapun itu. Tenang saja! "