
Sudah seminggu Nika pergi dari rumah,tapi nggak ada tanda - tanda ada yang mencari dia..dia memainkan ponselnya tapi cuma Intan,Dewa dan Amar yang bingung nyariin dia,sedangkan keluarganya nggak ada yang peduli lalu dia mematikan ponselnya lagi.Nika beranjak dari tempat tidur nya setelah mendengar motor bang Andi pulang.dia bergegas ke dapur untuk membuatkan kopi untuknya
" Udah pulang bang,ini kopinya bang "
"Makasih ka,Arman kemana ?
" Tadi bos nya telpon bang lalu dia berangkat tergesa - gesa"
"Kamu udah makan ?
" Belum bang,beras nya habis Nika nggak tau harus beli dimana bang tadi di warung pojok situ nggak jual beras "
"Adanya di pasar ka.
" Nika nggak tu arah pasar bang,sejak disini Nika nggak pernah keluar jadi nggak tau bang"
"Kamu mau abang ajak jalan - jalan biar tau daerah sini? sekalian belanja
" Tapi kalau Arman marah gimana bang?" Ujar nika
"Nggak bakalan marah,abang jamin deh,udah sana kamu ganti baju dulu"
Setelah Nika bersiap mereka pun akhirnya berangkat jalan - jalan..tetangga Andi,teman Andi yang bertemu mereka pun saling bertanya siapa yang dibonceng Andi,cewek cantik mau -maunya sama preman seperti Andi..
Sesampai di pasar Andi mengantar Nika masuk kedalam pasar untuk membawakan belanjaan Nika,para pedagang pasar satu pun nggak ada yang mau dibayar dan nika pun menjadi bertanya - tanya kenapa nggak ada yang mau dibayar,kenapa mereka gratiskan belanjaannya semua,nika bertanya dalam batinnya.Sedangkan asli nya para pedagang takut meminta bayaran karena Andi terkenal dengan preman yang beringas,
" An,ini istrimu atau calon istrimu ?" Ujar salah satu pedagang pasar
" ini adik gua,kenapa emang nya ?"
"Adik lo cantik An.."
"Berani macem - macem ke adik gue,gue patahin leher lo.." lalu pedagang itu memberikan belanjaan yang dipesan Nika secara gratis.
Andi dan Nika selesai berbelanja untuk beberapa hari ke depan..lalu mereka beranjak untuk pulang,
Sesampai di rumah,Nika mulai memasak setelah semua matang dia menyuruh Abang untuk makan
"Bang udah matang tuh nasi dan lauk nya.abang makan dulu sana" Ujar Nika
__ADS_1
"Kamu udah makan ?
" Nanti bang aku nunggu kak Arman dulu bang "
"Ya udah abang juga nunggu Arman sekalian aja "
Setelah menunggu hampir 2jam Arman pun pulang juga lalu mereka bertiga makan bersama - sama.
"Sayuran kan habis,kenapa menu masakannya komplit? di kulkas juga masih ada stok " Ujar Arman
"Tadi aku ke pasar diantar bang andi kak,Semua pedagang nggak ada yang mau dibayar man"
"Kenapa nggak tunggu aku dulu ? " Ujar Arman
"Nika ingin tahu jalan ke pasar jadi abang antar man,oh ya abang pergi dulu ya,ini ada panggilan dari bos" Ujar Andi yang tahu adiknya memendam marah
Setelah makan malam selesai Arman mendekati Nika untuk sekedar mengobrol,mereka bercanda di depan tv,
"Kak,kenapa ya orang tuaku belum nyariin aku ?"
tanya Nika tiba - tiba
"Paling udah nyariin tapi kamu nya kan disini jadi mereka nggak tahu"
DIRUMAH INTAN
Intan sangat risau hari itu,Nika tiada kabar berita semenjak pergi.Dewa dan Amar diminta Intan untuk datang ke rumahnya
"Udah aku kirim pesan berkali - kali bahkan tiap hari tapi Nika sama sekali nggak balas kak" Ujar Intan
"Orang tuanya gimana ?" tanya Amar
"Mereka tidak menghubungi aku kak"
"Mungkin Nika sudah pulang kali makanya orangtuanya nggak nyariin "
"Apa kita ke rumah Nika aja kak,kita cek dia di rumah nggak ?" Ujar Intan yang tambah risau.
"Oke,ayo kesana sekarang aja ,kalau Nika belum pulang kita ke rumah tante nya aja besok hari minggu" Ujar Dewa
__ADS_1
"Ayo "
Lalu mereka pun pergi ke rumah Nika,sesampai di rumah Nika ,Intan mengetuk pintu tak lama kemudian Ibu nya Nika keluar
"Bu ,Nika ada ?
" Bukankah Nika di rumah kamu ? "jawab Ibu Nika pura - pura nggak tahu
" Udah seminggu lebih kami nggak ketemu Nika bu "
"Apa di rumah tantenya ya,karena dia nggak pamit sama ibu " Ujar ibu
Lalu mereka bertiga pun berpamitan.mereka menuju taman yang biasa Nika datangi
"Orang Tua Nika aja cuek gitu ya,anak nggak pulang aja nggak bingung nyariin,bener Nika kalau dia memilih kabur " Ujar Dewa
" Terus Nika dimana kak " Ujar nika sambil menitikkan air mata
"Udah besok minggu kita cari aja di rumah tante nya,ayo sekarang kita pulang "
***
DIRUMAH ARMAN
"Ka,cowok kamu nggak nyariin kamu ?" ujar Arman bertanya
"Nika nggak punya pacar kak"
"Beneran ? cewek secantik kamu belum punya cowok ?
" Bener kak ,mana ada yang mau sama gadis tomboy macam nika ini " Ujar nika
"Kalau ada yang suka sama kamu ,kamu mau nggak ?" ujar Arman tapi dia takut mengutarakan kalau dia mencintai Nika,
Ya Arman menyukai Nika..dia jatuh cinta sama Nika semenjak pandangan pertama.
"Ya lihat dulu siapa yang suka sama Nika,klau Nika suka ya Nika ambil" jawab Nika sambil tertawa
Dan mereka pun tidak menyadari kalau pembicaraan mereka didengar oleh Andi.
__ADS_1
"ternyata mereka nggak pacaran.aku masih punya kesempatan nih deketin Nika ,Nika gadis cantik idamanku" Ujar Andi bicara sendiri
Andi dan Arman dua kakak beradik yang suka dengan Nika .htapi Nika belum memikirkan soal cinta..