Gadis SMA Milik Psikopat

Gadis SMA Milik Psikopat
episode 4


__ADS_3

"maksudnya gini okta, walaupun mereka gak mirip buaya wajahnya tapi kata katanya itu malah mirip buaya darat yang menggoda para cewek"ucap Lala


"tapi kan buaya gak bisa bicara lala"ucap ku


"itu lah kesalahannya okta karena kebanyakan menggoda para cewek jadi mereka bisa bicara itu lah para buaya darat"ucap dyah


"oh gitu toh, sungguh laki laki gak tau diri itu"ucap ku


"benar ana"ucap Rahma


"eh, kalian para cewek jangan ngomong kayak gitu dong di depan okta kan harga diri kami jadinya "ucap sabka


"benar,kami kan bukan buaya darat kalau di depan okta"ucap Leon


"alah diam kaum kaum Adam"ucap Sasa


setelah debat pun siapa sangka pulang lebih awal


"woi teman teman kita hari ini pulang cepat karena para guru rapat"ucap Samuel


"yess"ucap semuanya sambil mengambil tasnya masing masing


semua murid berlarian buat pulang ke rumah


sedangkan okta terpaksa piket sendirian hanya gara gara teman piket yang kabur.

__ADS_1


begitu sepi lingkungan sekolah tanpa ada satu manusia pun kecuali okta di sana.


"hah,bisa bisanya mereka kabur hanya perkara pulang cepat bakal sampai lupa kalau hari ini mereka piket"ucap ku


setelah beberapa menit kemudian okta pun keluar dari kls untuk menuju ke gerbang depan sekolah.


kemana para guru, guru rapat buat di lingkungan sekolah karena para guru biasanya membicarakan hal yang lebih penting buat persiapan yang tidak terduga jadi di sekolah itu gak ada satu pun satpam karena satpam biasanya datang sekitar menjelang malam jadi kayak horor aja gitu.


saat Okta di depan gerbang okta merasa kayak di tatap oleh seseorang , tapi okta malah tidak peduli karena menurut dia itu pasti kucing jadi santai aja.


"cantik"ucap seseorang dari balik semak semak


setelah ini okta pun pulang ke rumahnya, okta hanya tinggal sendiri karena orang tuanya meninggal dunia 4 tahun yang lalu dan dia hanya anak satu-satunya dari kedua orang tuanya.


"hah,bosan ke cafe lah"ucap ku


skip cafe


setelah memesan minuman Okta pun melihat pemandangan yang indah dari cafe tersebut namun pada saat itu juga seseorang mendekati meja okta tersebut.


"hai, apa kamu sendirian aja"ucap seorang cowok yang berbeda beberapa tahun dari dirinya


"hai juga kak, iya nih karena tadi gak sempet buat aja teman ku tadi"ucap ku


"Ooo kalau gitu boleh kan saya duduk , di sini"ucap cowok tersebut

__ADS_1


"boleh"ucap ku


setelah seorang cowok itu duduk di nanya


"kalau boleh tau nama kamu siapa ya"ucap cowok tersebut


"nama ku oktaviana orang biasanya memanggil ku ana atau okta"ucap ku sambil senyum


"manisnya senyumnya"batin cowok


"kenali nama ku Lim"ucap cowok tersebut


"hai Lim"ucap ku


"hai juga okta"ucap Lim sambil tersenyum


"Lim di sini hanya sendirian"ucap ku


"iya"ucap Lim


"Ooo, Lim kayak usia kamu itu 21 tahun karena kamu kelihatan dewasa banget gitu"ucap ku


"kamu benar banget bakal aku 3 bulan lagi mau ulang tahun ke 21 tahun "ucap Lim


"wah, selamat ya"ucap ku

__ADS_1


"masih 3 bulan lagi Okta , gimana kalau pas aku ulang tahun ku okta datang ke rumah "ucap Lim,wah sungguh cowok yang berani banget ya, padahal baru kenal loh


__ADS_2