Gadis SMA Milik Psikopat

Gadis SMA Milik Psikopat
episode 5


__ADS_3

"hah, emangnya boleh kita kan baru kenal"ucap ku


"kan kita bisa lebih kenal lebih dalam dalam waktu 3 bulan"ucap Lim


"hmm, iya juga ya"ucap ku


"kalau boleh jujur aku kurang bingung kayak Mana ngomong sama temen baru sendiri, karena sejak orang tua ku meninggal aku jadi kesepian "ucap Lim yang pura menunjukkan ekspresi sedih


"kan masih bisa belajar perlahan lahan dulu, apa Lim tau kalau aku sama kayak Lim orang tua kita sama sama meninggal "ucap ku


"maaf ya kalau buat kamu sedih okta,aku gak tau kalau orang tua kamu sudah meninggal juga "ucap Lim


"iya gak papa kok Lim aku udah biasa aja "ucap ku


Okta dan Lim pun ngomong sampai ke asyik kan bakal mereka udah terasa lebih akrab antara satu sama lain, padahal baru bertemu pertama kali udah terasa akrab aja nih orang.


setelah berbicara begitu lama okta memutuskan untuk izin pulang


"Lim aku pulang ya, ini udah larut malam banget "ucap ku


"iya, sini sekalian aja aku antar pulang "ucap Lim


"gak usah nanti repot pula lagi "ucap ku


"gak repot kok kita kan sekarang teman "ucap Lim


"hmm,baik lah"ucap ku


Okta pun diam antar pulang sama Lim


skip depan rumah okta


"ini rumah kamu"ucap Lim

__ADS_1


"iya ini rumah ku"ucap ku


"kalau gitu, boleh gak minta nomor kamu biar kita dapat ngomong melalui chat aku"ucap Lim


"boleh,nih"ucap ku sambil membacakan nomornya


"kalau gitu terima kasih cantik"ucap Lim


"iya sama sama, hati hati di jalan ya"ucap ku


"iya"ucap Lim


setelah itu Lim pun pergi pulang ke rumahnya


"hah,ku sangka orangnya ganteng dan lembut juga"ucap ku sambil rebahan


tiba-tiba aja notifikasi muncul di hp ku


"hai Lim, gimana udah sampai rumah kan"tulis ku karena khawatir terjadi apa apa di jalan


"udah"tulis Lim


"Ooo bagus lah"tulis ku


"udah tidur dulu Sana udah malam tau besok kan sekolah"tulis Lim


"iya"tulis ku


mengapa Lim tau okta masih sekolah karena tadi okta menceritakan tentang dirinya semua karena dari Dulu dia berharap ada yang mau mendengarkan ceritanya itu.


keesokan harinya


notifikasi hp Okta pun muncul

__ADS_1


"Okta"tulis Lim


"iya"tulis ku


"sepertinya aku harus pergi deh"tulis Lim


"pergi, emangnya mau ke mana"tulis ku


"ini ada urusan pekerjaan"tulis Lim


"Ooo, semangatnya"tulis ku


"iya, jadi sekarang kita gak bisa ketemu lagi di cafe hanya bisa chat doang "tulis Lim


"gak papa kok kan masih bisa chat atau video call"tulis ku


"kalau gitu jalan lupa berangkat sekolah cantik "tulis Lim


"iya "tulis ku


"bay bay 👋"tulis Lim


"bay bay juga 👋"tulis ku


setelah notifikasi hp Okta itu Okta pun bersiap siap berpakaian buat berangkat ke sekolah.


"hah, gak aku sangka kalau dirimu harus bersikap lembut ke gadis SMA"ucap teman Lim


"diam kau Rion, aku bukan kayak loh yang langsung mencuri gadis yang kau cintai itu sampai kau kurang dia di kamar sambil di ikat "ucap Lim


"hahaha, dia sendiri yang mau melarikan diri setiap harinya jadi aku ikat aja "ucap Rion


siapa sangka Rion ini orang yang begitu mencintai gadis tapi mengunakan caranya salah (tapi memang harus sih karena kan dia psikopat)

__ADS_1


__ADS_2