
Sembari menangis", suatu saat ketika aku bebas, apakah aku akan mendapatkan ketenangan, sebenarnya aku dari lama sangat ingin mati, tetapi aku tidak tahu bagaimana caranya, aku selalu bertambah sombong seiring waktu, ketika aku kuat, aku merendahkan orang lain, tetapi ketika aku kalah aku selalu melampiaskan amarahku ke seseorang, sebenarnya aku sudah lama ada di tubuh dewa Artorius yang asli, tetapi dia bisa selalu berkonsentrasi di kehidupan nya, pastinya orang lain akan berpikir, kenapa tidak di musnah kan, tetapi dia berbeda, dia membiarkan aku hidup, akulah yang telah melepaskan dewa Zeus, saat dia berusia 245, dewa Artorius yang asli memberikan tubuhnya padaku, dia bilang kau menginginkan apa?, saat itu aku kebingungan, sebenarnya awalnya aku berpikir agar orang yang dulu mengejek ku mati, aku memilih agar bisa hidup, tetapi aku ingin seperti dewa Artorius yang asli, jika saja aku berhasil melenyapkan Zeus aku pasti akan melakukan hal yang sama, seperti yang dewa Artorius lakukan,
__ADS_1
Suatu hari, ada seorang anak yang bernama Smith, dia adalah anak dari seseorang yang kaya, dia adalah anak yang sombong,"suatu hari", ketika Smith sedang bermain catur dengan seorang anak, dari pembantu di keluarga nya, pertandingan berakhir seperti janji Smith tadi dia bilang akan memberikan uang, tetapi dia malah marah dan melemparkan emas batangan, dan dia menyuruh anak itu di penjara, saat malam itu ayahnya bertanya, mengapa kau memenjarakan dia?, Smith mengatakan, kalau mereka tidak pantas hidup, dia hanya anak miskin, bukannya menegur putranya layaknya seorang ayah, dia malah membunuh anaknya dengan membelah perutnya, dan dia berkata, kau bukanlah anak kandung ku, kau hanya reinkarnasi, sebenarnya aku ingin anak ku yang dulu bisa hidup kembali, tetapi ternyata gagal, maafkan aku, aku mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan aku langsung ke tubuh dewa Artorius, aku mempelajari banyak hal.
__ADS_1
Anak yang bernama Sonzius itu masih kepikiran dengan mimpinya yang tadi malam, ada seseorang menepuk pundaknya, hei ada apa Sonzius,"dia hanya terdiam", temannya menyiram dengan air, Sonzius marah, apa yang kau lakukan dasar ba**s*t, temannya kebingungan, ada apa dengan kau Sonzius, Sonzius pun meminta maaf, maafkan aku Raya, ngomong ngomong, untuk apa kita berlayar, Raya kebingungan, bukan kah kemarin sudah di kasih tau, faksi Feder akan menyerang, jangan bilang kau hilang ingatan, Sonzius menjawab yah, Feder kebingungan, aduhh...., baiklah akan aku jelaskan baik baik, sebenarnya kita ini hidup di zaman yang ada 13 faksi, dan kita lahir di faksi Arter, kita hanyalah warga biasa, dan prajurit biasanya menggunakan pedang dan panah sebagai senjata, lalu alasan mengapa terjadi perang adalah karena seseorang di sebuah organisasi Dark Emblem, dia memprovokasi beberapa faksi untuk saling berperang antara satu sama lain, dan kita adalah anak yatim, orang tua ku adalah prajurit yang mati dalam perang, sedangkan kau, kau di temukan di sebuah sumur oleh seorang warga, lalu akhirnya kau di rawat di panti asuhan
__ADS_1