
sesuai dengan isi pesan yang Indra kirim melalui ponselnya.kini, Niki menunggu kedatangannya di restoran miliknya.setelah beberapa menit menunggu Indra pun datang tersenyum bahagia.Dia menghampiri Niki dan memeluknya begitu erat.niki yang memperhatikan tingkah laku Indra ada yang berbeda pun mulai bertanya.
"Ada apa mas tumben kamu mengajak ku bertemu di restoran,?"ucap Niki memulai percakapan.
"Aku ada kabar bahagia,untuk mu,Nisa positif hamil,?!jelas Indra.
Niki pun tersenyum masam mendengar kabar yang Indra sampaikan.Dia masih terdiam sesaat.
"Kalau begitu selamat mas kamu akan menjadi seorang ayah",.
"Terima kasih,kamu juga akan menjadi seorang ibu,."
Indra memperhatikan mimik wajah Niki yang nampak biasa saja,tak ada rasa bahagia yang ada malah raut kesedihan yang Indra temukan.
"kenapa kamu diam?apa kamu tak bahagia mendengar berita ini,"tanya Indra pada Niki.
"Entahlah mas aku bingung dengan semua ini,"Aku senang kamu akan menjadi seorang ayah,hal yang kau inginkan selama ini di pernikahan kita,namun aku sedih bukan aku yang mengandung anakmu,kamu tau sendiri kan aku sama sekali belum mengenal madu ku,bagaimana reaksi istri baru mu jika mengetahui status mu sebelumnya.
"Mas.....panggil Niki,bisakah kamu mempertemukan kami berdua"?
"Mas akan usahakan namun, sebelumya mas akan jujur dengan ya tentang hubungan kita,.!"
"Mas yakin dia akan menerima ku..aku tak ingin menyakiti hatinya..cukup aku yang merasakannya,"batin Niki.
"Nisa wanita yang baik,mas yakin ia akan mengerti?"jelas Indra.
"Aku akan mengalah jika ia menginginkan dirimu seutuhnya mas"batin Niki yang tak ia ucapkan.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu mas atur saja pertemuannya"?
"Mas pamit dulu,balik kantor jam istirahat sudah mau habis."pamit Indra.
setelah kepergian indra, Niki masih termenung dengan keputusan yang akan ia ambil selanjutnya.
setelah puas dengan lamunannya, Niki melangkah kan kakinya keluar restoran menuju mobilnya,ia mengendarai mobilnya membelah keramaian ibu kota menuju taman Bu kota.
setelah sampai ia menuju kursi yang kosong,ia duduk sambil melihat anak-anak yang bermain dengan riang.Dia tersenyum.Tiba tiba ada bola yang mengarah ke tempat ia duduk.Seorang anak pun datang menghampiri.
"Maaf tante,itu bola milik ku,"?ucap seorang anak kecil.
"oh iya sini ambilah anak ganteng,sapa Niki."
"siapa namamu?,"tanya Niki.
"kamu dengan siapa datang ke taman ini"?tanya Niki lembut.
"Aku kesini dengan nenek tante,dia ada di sana"tunjuk Dimas.
Widya nama nenek Dimas,seorang wanita yang berusia 50 tahun, keseharian nya ia lakukan dengan menemani sang cucu.semenjak Ibu Dimas meninggal sebab melahirkannya,sejak itu Bu Widya menemani sang putra merawat cucunya.
Widya yang baru menyadari sang cucu lepas dari pengawasannya pun bingung, khawatir mencari keberadaan sang cucu kesana kemari.Dia pun nampak jelas melihat seorang wanita muda cantik duduk di bangku pinggir taman,dengan seorang anak kecil,ia yakin itu Dimas cucunya.
Widya langsung menghampiri mereka.Dia memeluk cucunya erat dan berucap "kamu kemana saja,nenek sangat khawatir sayang,"?
"Lain kali jangan jauh-jauh dari pandangan nenek,apa kamu mau nenek kena amukan ayahmu"Jika kau hilang?
__ADS_1
Dimas pun menghela napas pelan cukup ia yang mendengar."nenek maafkan Dimas,bukan maksud ku membuat nenek khawatir",tadi aku hanya mengambil bola yang tertendang keluar lapangan"lirih dimas takut.
"Hari ini nenek maafkan,tapi tidak jika terulang lagi,"ucap Widya tersenyum.
"Dimas menganggukkan kepalanya tanda setuju"
Niki yang melihat nenek Dimas memandangnya,menuntut penjelasan pun mengerti.
Niki menyodorkan tangannya."Kenalkan tante nama ku Niki"sapa Niki
"saya Widya nenek Dimas"menyambut uluran tangan Niki
setelah selesai sesi perkenalan merekapun beranjak dari taman menuju cafe,untuk melanjutkan obrolan mereka yang tertunda.
...Bersambung........
SAMPAI SINI DULU YA....
KALAU SUKA LIKE,
KALAU BERKESAN VOTE,
KALAU MAU MEMBERIKAN IDE KOMEN.
PILIH MANA YANG SESUAI DENGAN KEIKHLASAN TEMAN DAN SAHABAT-SAHABAT SEMUA.
...MAKASIH.....,...
__ADS_1